SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Halal Bihalal yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lamongan di Pondok Pesantren Annur Lopang, Kecamatan Kembangbahu, pada Kamis (16/4/2026), tidak sekadar menjadi tradisi pasca-Idul Fitri, tetapi juga ajang strategis konsolidasi jam’iyyah dan tingkatkan sinergitas dengan semua pihak, dalam memperkuat peran keumatan dan kebangsaan.
Kegiatan selain diikuti jajaran pengurus, badan otonom, lembaga se PCNU Lamongan, juga dihadiri oleh Bupati, Wabup, Kapolres, Perwakilan Kodim 0812, dan Kepala Kemenag berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Momentum saling bermanfaat menjadi simbol penguatan ukhuwah di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
Baca juga: Polres Blitar dan Polres Blitar Kota, Gelar Silaturahmi/Halal Bihalal Bersama PKDI se Blitar Raya
Rais Syuriah PCNU Lamongan, KH. Salim Ashar mengatakan pentingnya Sinergitas, kerjasama yang baik antara ulama dan umara, dalam memperkuat peran keumatan dan kebangsaan.
“Jaga kekompakan, persatuan dan keikhlasan adalah kekuatan utama NU. Dengan kebersamaan, kita akan mampu menjawab tantangan zaman dan tetap menjalin hubungan antara ulama dan umara" pintanya.
Hal senada disampaikan oleh Ketua PCNU Lamongan, Syahrul Munir, bahwa Halal Bihalal harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan. “Ini adalah momentum untuk merajut kembali kebersamaan, memperkuat soliditas organisasi, dan meneguhkan komitmen kita dalam berkhidmah kepada umat serta menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah,” ujarnya.
Selain itu, PCNU juga terus menguatkan sinergitas dengan semua pihak, salah satunya dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan, melalui Dinas Perpustakaan Daerah, Dinas Kesehatan dan BPBD.
Untuk dinas Perpustakaan, pihaknya akan menaruh buku-buku karangan kader-kader Nahdlatul Ulama. Karena ia melihat sangat ninim sekali buku-buku yang kaitan erat dengan sejarah dan ajaran Nahdlatul Ulama.
Baca juga: Fenomena Mudik dan Reuni: Mencari Qalbun Salim di Tengah Validasi Sosial
Begitu juga dengan Dinas Kesehatan yang terus bekerja sama dengan PCNU agar program dan target menjadi Kabupaten Sehat bisa tercapai, apalagi dengan BPBD juga sudah sering dilakukan. "Semua itu kami lakukan agar sinergitas dengan semua pihak masih tetap berjalan, dalam memperkuat peran keumatan dan kebangsaan," ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas peran strategis dan sinergitas Nahdlatul Ulama dalam mendukung berbagai kemajuan dan pembangunan daerah.
“NU memiliki peran besar dalam menjaga harmoni sosial sekaligus mendorong pembangunan berbasis nilai keagamaan. Kami berharap sinergi antara pemerintah Kabupaten Lamongan dan NU terus diperkuat, khususnya dalam bidang pendidikan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi umat,” ungkapnya.
Baca juga: Revitalisasi Khidmah Nahdlatul Ulama Menuju Abad Kedua
Dalam kesempatan itu, bupati menyanpaikan tentang situasi dan kondisi dunia, dengan perubahan iklim hedromtrologi bencana banjir, dan antisipasi dalam menghadapi musim kemarau yang diperkirakan cukup panjang.
Tidak hanya itu, kondisi keuangan yang kurang baik cukup berdampak pada efesiensi anggaran, namun demikian pembangunan jalan yang menjadi prioritas pemerintah akan tetap dilaksanakan dengan program Jamula Jalan mulus mantab Lamongan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, PCNU Lamongan diharapkan semakin kokoh sebagai pilar keumatan dan kebangsaan, serta mampu menjalankan program-program strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat.jir
Editor : Redaksi