SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sasana Petarung Bebas Madiun matangkan persiapan menjelang keikutsertaan dalam turnamen tarung bebas dan boxing “MABOX x Shaduk Jotosh” yang akan digelar di GOR Ki Mageti, Kabupaten Magetan, pada 31 Mei 2026.
Dalam ajang tersebut, Petarung Bebas Madiun akan menurunkan sejumlah atlet terbaiknya untuk bertanding di kelas boxing maupun kickboxing. Turnamen ini diikuti peserta umum dari berbagai daerah seperti Madiun, Kediri, Tulungagung, Bojonegoro, Tuban hingga wilayah Karisidenan Madiun.
Baca juga: Jake Paul Sesumbar, Mike Tyson Senyumin
Pembina Petarung Bebas, Eko Gali, mengatakan keikutsertaan para atlet dalam turnamen tersebut menjadi wadah positif bagi anak-anak muda untuk menyalurkan bakat dan kemampuan mereka di jalur prestasi.
“Daripada tarung di jalanan tanpa arah, lebih baik kami wadahi di ring. Di atas ring kita bertanding, di bawah tetap seduluran. Ini supaya anak-anak muda punya kegiatan positif dan tidak terjerumus perkelahian jalanan ataupun geng motor,” ujarnya Senin (11/5/2026).
Menurutnya, olahraga yang dilakukan secara resmi memiliki aturan, pengawasan dan tanggung jawab yang jelas terhadap keselamatan atlet.
“Kalau di ring itu ada pembinaan, ada prestasi, ada yang bertanggung jawab kalau terjadi cedera,” tambahnya.
Baca juga: Mike Tyson Kembali ke Ring, Hadapi Petinju 31 Tahun Lebih Muda Darinya
Sementara itu, pelatih Petarung Bebas Madiun, Lamijo, menyebut pihaknya akan menurunkan enam atlet dalam turnamen tersebut. Meski belum menurunkan seluruh atlet yang dimiliki, ia optimistis mampu meraih hasil maksimal.
“Targetnya tentu ingin juara satu semua. Atlet yang kami turunkan ini yang persiapannya paling matang,” katanya.
Lamijo menjelaskan, sasana Petarung Bebas saat ini memiliki sekitar 15 atlet aktif yang rutin menjalani latihan. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembinaan generasi muda agar tidak terlibat aksi kekerasan di jalan.
Baca juga: Berani Tantang Usyk, Fury Justru Pesimis Lawan Anthony Joshua
“Kami tampung anak-anak muda supaya bakatnya tersalurkan. Jangan berkelahi di jalanan, lebih baik bertanding di ring,” jelasnya.
Salah satu atlet Petarung Bebas, Tri Agung Setiawan, mengaku telah menjalani latihan intensif untuk menghadapi turnamen tersebut. Latihan dilakukan tiga kali dalam sepekan meliputi fisik, sparing hingga teknik bertanding.
“Semoga nanti semua berjalan lancar dan bisa juara satu semua,” ucapnya optimistis.mdn
Editor : Redaksi