SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Guna memperkuat pelayanan kesehatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menghadirkan 19 pegawai negeri sipil (PNS) tenaga kesehatan terdiri atas tiga dokter spesialis, tujuh dokter umum, dua tenaga fungsional, dan tujuh apoteker. Pasalnya, kesehatan salah satu sektor yang menjadi prioritas dengan berbagai program telah digulirkan.
Salah satu sektor yang menjadi prioritas dalam pelayanan kesehatan diantaranya dengan menghadirkan para dokter spesialis melakukan pembinaan untuk meningkatkan kompetensi para tenaga kesehatan di puskesmas-puskesmas melalui program Puskesmas Asuhan Spesialistik (PAS).
Baca juga: Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkab Pamekasan Anggarkan Rp66 Miliar untuk Program UHC
"Dengan adanya tambahan tenaga dokter spesialis dan dokter umum serta tenaga kesehatan lainnya ini, bisa memperkuat pelayanan kesehatan pada masyarakat," jelas Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Kamis (13/08/2026).
Baca juga: Pantau Kasus Influenza A, Dinkes Ponorogo Perkuat Fasilitas Kesehatan dan SKDR
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Banyuwangi Ilzam Nuzuli menambahkan jumlah penerima SK PNS kali ini 79 orang. Para penerima SK tersebut merupakan CPNS formasi tahun 2024, dan total terdapat 81 orang yang lolos seleksi, dari jumlah tersebut sebanyak 79 orang telah mengikuti dan lulus latihan dasar di Pemprov Jawa Timur, sehingga berhak mendapatkan SK dari bupati.
Baca juga: Lewat Aksi Bergizi, Pemkab Pamekasan Dorong Pesantren Pelopori Kesehatan Masyarakat
"Mereka terdiri atas tiga dokter spesialis, tujuh dokter umum, dua fungsional kesehatan, tujuh apoteker, enam auditor, serta 54 fungsional teknis lainnya," katanya. by-01/dsy
Editor : Redaksi