Genjot Hilirisasi Tembakau Lokal, Produk Cerutu Jember Tembus 45 Negara

surabayapagi.com
Bupati Jember Muhammad Fawait (kanan) meninjau berbagai produk ekspor yang dijual PT Bin Cigar jember. SP/ JBR

SURABAYAPAGI.com, Jember - Guna mengukuhkan diri sebagai daerah pengisi pasar ekspor cerutu terbesar di Indonesia, Bupati Jember Muhammad Fawait menyebut bahwa produk cerutu Kabupaten Jember, Jawa Timur dapat menembus sebanyak 45 negara. Oleh karenanya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus menggenjot hilirisasi komoditas tembakau lokal untuk meningkatkan nilai tambah serta daya saing ekspor kawasan.

"Produk kami sudah menembus hampir 45 negara, termasuk pengiriman terbaru ke Amerika Serikat, Timur Tengah, Eropa seperti Yunani dan Jerman hingga Tiongkok serta kawasan ASEAN," katanya, Senin (21/09/2026).

Baca juga: Tumbuh Pesat hingga 32,36 Persen, PAD Jember Tertinggi di Jawa Timur

Lebih lanjut, Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu mengatakan bahwa Jember kini menaungi sedikitnya enam pabrikan cerutu. Dari total produksi yang dihasilkan, sekitar 90 persen di antaranya difokuskan untuk pasar luar negeri. Sehingga, selain ekspor reguler, lanjut dia, produk cerutu asal Jember juga telah memasok toko bebas bea di sekitar 10 negara, sehingga pencapaian itu membuktikan bahwa hilirisasi tembakau di Jember berhasil mengubah komoditas mentah menjadi produk bernilai jual tinggi.

Baca juga: Pemkab Jember Matangkan Skema Parkir Berlangganan Terintegrasi Samsat

"Selain sektor tembakau dan cerutu, Jember juga mengandalkan pelbagai komoditas penyumbang devisa lainnya, seperti kopi, edamame, cokelat, serta beragam produk kerajinan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Baca juga: Bupati Gus Fawait Terus Pantau Pasokan dan Distribusi BBM seluruh SPBU

Ia mengatakan Pemkab Jember bertekad untuk terus mendampingi serta memfasilitasi ekspansi pasar bagi seluruh komoditas unggulan tersebut. Sementara itu, cerutu BIN Cigar Jember berhasil menembus pasar di 14 negara yang mencakup wilayah penting seperti Eropa, Amerika, Asia Timur, dan Timur Tengah, sehingga ekspansi pasar itu membuktikan daya saing produk cerutu Indonesia di kancah global. jr-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru