Ada Temuan Kasus ‘Flu Like Illness’, Dinkes Situbondo Ingatkan Pola Hidup Bersih

surabayapagi.com
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo Dwi Herman Susilo. SP/ STB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Menindaklanjuti adanya temuan sebanyak puluhan orang menderita influenza like illness (ILI), kini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Situbondo, mengingatkan kepada masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan rajin cuci tangan.

"Influenza like illness ini merupakan penyakit mirip flu yang ditandai dengan demam tinggi hingga mencapai 38 derajat Celsius dan disertai batuk," jelas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo Dwi Herman Susilo, Selasa (22/09/2026).

Baca juga: Pemkot Batu Gencarkan 41 Titik Screening TBC Massal Gratis, Target Eliminasi 2030

Dinkes juga mencatat hingga pertengahan September 2026 penyakit flu-like illness sebanyak 67 kasus yang tersebar di 10 kecamatan. Puluhan kasus flu-like illness itu, tersebar di 10 kecamatan, yakni Kecamatan Sumbermalang, Mlandingan, Banyuglugur, Bungatan, Kendit, Situbondo, Kapongan, Arjasa, Banyuputih, Besuki (Puskesmas Widoropayung). 

Baca juga: Lewat Posyandu ILP, Pemkot Kediri Perkuat Pendampingan Kesehatan Lansia

Dan dari 10 kecamatan penyebaran kasus flu-like illness itu, lanjutnya, tertinggi atau kasus terbanyak, yakni di Kecamatan Kendit sebanyak 14 kasus, disusul Kecamatan Kapongan 13 kasus. Oleh karenanya, pihaknya tegaskan mengajak masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, rajin mencuci tangan, menggunakan masker saat sakit serta menjaga daya tahan tubuh.

"Hingga minggu ke-36, petugas kesehatan di puskesmas maupun rumah sakit menemukan ada 67 kasus ILI, akumulasi kasus hingga pertengahan September 2026," Dwi Herman.

Baca juga: Gencarkan Pemeriksaan di Puskesmas, Dinkes Malang Kejar Target Capaian CKG

Meski demikian, Dwi juga memastikan bahwa di Situbondo, belum ditemukan kasus super flu yang gejalanya juga mirip dengan influenza-like illness, dan petugas kesehatan setempat terus melakukan pembaharuan data dari puskesmas maupun rumah sakit untuk mengetahui perkembangan kasus ILI. st-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru