SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Sidoarjo, khususnya di wilayah Sedati dan sekitarnya, pembangunan RSUD Sedati terus dikebut tanpa henti pengerjaannya hingga selesai tepat waktu dan mampu dioperasi tahun 2027 nanti.
Berdasarkan keterangan perwakilan Project Manajer PT Jaya Kirana Sakti (JKS), pelaksana pembangunan RSUD Sedati, saat ini progres fisik pembangunan bahkan melebihi target yakni sudah mencapai sekitar 25,471 persen. Angka tersebut disebut tiga persen lebih tinggi dibanding target rencana di angka 22,186 persen.
Baca juga: Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo
"Sehingga pekerjaan kita saat ini sudah melebihi target rencana, deviasinya surplus 3,285 persen," ujar Basyirul Fuad, Jumat (25/9).
Terkait pencapaian target pembangunan fisik tersebut, Ahmad Mukhlis, Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) ketika dikonfirmasi juga membenarkan informasi tersebut.
“Dari hasil evaluasi di lapangan yang kami lakukan bersama dengan tim pembangunan, capaian progres pembangunan melampaui dari target yang ditetapkan dalam kontrak kerja,” ujar Mukhlis.
Meski hasil evaluasi awal terdapat capaian yang cukup positif, namun Mukhlis berharap pihak rekanan atau kontraktor pelaksana bisa lebih cepat menyelesaikan semua progres pembangunan, “Prinsipnya lebih cepat lebih baik, karena bulan Desember progres pelaksanaan sudah harus mencapai 100 persen,” tandas Mukhlis.
Sebagai rumah sakit daerah yang digadang-gadang Pemkab Sidoarjo sebagai layanan unggulan di bidang kesehatan bagi masyarakat Sedati dan sekitarnya, Muklis yang juga pejabat PPKom pembangunan gedung senilai 42,82 miliar tersebut menyebutkan seluruh fasilitas pendukung operasional layanan harus lengkap.
Baca juga: Status Tanah Dipertanyakan Ahli Waris, Klaim PT Trijaya Kartika Bakal Berujung Gugatan
Mulai dari tempat ibadah (musala), ruang terbuka, tempat parkir, "Sedangkan untuk fasilitas kantin atau gerai makanan dan minuman karena kendala lahan yang terbatas maka rencananya menggandeng para pelaku UMKM gerai makanan yang selama ini sudah berjualan di depan gedung RSUD Sedati," papar Mukhlis.
Sementara itu saat Wakil Bupati Mimik Idayana mengadakan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi pekerjaan melihat langsung progres fisik pekerjaan telah memasuki sejumlah tahapan.
Puluhan pekerja terlihat sudah memasang batu bata ringan untuk dinding luar dan sekat ruangan yang hasilnya memenuhi standar dan sangat baik.
Baca juga: BPPD Optimis Perolehan Pajak PBB 2026 Bakal Melebihi Target
Sejumlah pekerja lain juga mulai mempabrikasi bahan material aluminium untuk pintu dan jendela, sisi pekerjaan mekanikal elektrikal (ME), serta pemasangan pipa gas dan instalasi kelengkapan lainnya.
Pada kesempatan tersebut Mimik Idayana menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas layanan kesehatan RSUD Sedati merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah Waru, Sedati, Gedangan, dan Buduran.
"Kami ingin RSUD Sedati menjadi rumah sakit yang dapat memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat Sidoarjo, khususnya di wilayah Sidoarjo Sedati dan sekitarnya," ujarnya. (hdk/hik)
Editor : Redaksi