SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat, kali ini salurkan bantuan dari tim TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) sebesar Rp.445.075.000,- secara simbolis, yang di gelar di Aula Lantai 2 Kantor Daop 7 Madiun pada Sabtu 26 September 2026.
Kegiatan penyerahan yang dihadiri langsung oleh Vice President (VP) KAI Daop 7 Madiun, Ali Afandi beserta Tim TJSL yang diwakili Manager Keuangan Yuli Hartatik, Puji Widodo selaku Manager Kesehatan, serta Tim Humas, Tim Keuangan dan Tim PAM Daop 7 Madiun.
Baca juga: Peringati HUT Ke 81, PT KAI Daop 7 Madiun Obral Diskon hingga 19 Persen
Dalam kesempatan itu, Ali Afandi menegaskan bahwa kehadiran perusahaan tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan (profit-oriented), melainkan juga berkomitmen untuk memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi lingkungan sekitar.
Untuk itu para penerima bantuan juga diharapkan dapat saling bersinergi dan berperan aktif dalam menjaga keselamatan serta keamanan perjalanan dan jalur Kereta Api.
"Melalui sinergi yang terjalin dengan berbagai pihak, KAI Daop 7 Madiun berharap tercipta ekosistem transportasi perkeretaapian yang semakin aman dan kondusif." Kata Ali
Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran perjalanan kereta api sekaligus menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat dan pemangku kepentingan di sepanjang wilayah operasional Daop 7 Madiun.
Sedang rincian penyaluran bantuan Program Bina Lingkungan Alokasi Bantuan TJSL KAI Daop 7 Madiun di salurkan untuk :
Baca juga: Aksi Taruh Batu di Atas Rel Kereta Api Bakal ditindak Hukum PT KAI
-Rehabilitasi Ruang Kelas MTs Al Ittihadiyah Canggu (Dusun Canggu, Desa Canggu, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri) sebesar Rp 200.000.000.
-Pengadaan Sarana Kebersihan berupa motor sampah, gerobak, dan tempat sampah untuk Lazisnu Ranting Tawangrejo (Dusun Tawangrejo, Desa Mukuh, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri) sebesar Rp 113.000.000.
-Pengadaan Perangkat Komputer untuk MI Nurul Islam (Desa Mirigambar, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung) sebesar Rp 100.000.000.
-Pembangunan Fasilitas Fisik berupa toilet dan gudang untuk PERPENKA DPD 7 Madiun sebesar Rp 32.075.000.
Juga Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa program TJSL ini merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar jalur kereta api.
"Kami berharap bantuan TJSL dari KAI Daop 7 Madiun ini dapat memberikan dampak positif yang langsung dirasakan oleh masyarakat, baik di bidang pendidikan, kebersihan lingkungan, maupun fasilitas sosial. Lebih dari itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersama-sama menjaga keselamatan perjalanan kereta api karena menjadi tanggung jawab bersama." Ungkap Tohari. Les
Editor : Redaksi