SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui aplikasi "Bapenda Online" yang dapat diakses 24 jam oleh masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, berkomitmen mempermudah layanan administrasi perpajakan tanpa harus datang ke kantor pelayanan. Selain itu, pengoperasian sistem digital ini juga memberikan dampak efisiensi anggaran yang signifikan bagi Pemkab Banyuwangi.
Diketahui, Bapenda Online terintegrasi dengan basis data kependudukan daerah setempat, yakni B-One ID di aplikasi Smart Kampung, sehingga data wajib pajak yang sudah terdaftar akan terverifikasi secara otomatis oleh sistem yang mencakup dua fungsi utama, yaitu portal informasi (official web) dan portal layanan publik digital.
Baca juga: Lewat Agenda BIG Downhill, Pemkab Banyuwangi Genjot Wisata Olahraga
"Ini bagian dari upaya kami memberi kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus administrasi perpajakan secara mandiri, tidak lagi harus didatangi petugas ke rumah-rumah, tetapi bisa mengurus pajak apa pun pajak itu, dengan Bapenda Online. Masing-masing menyajikan data capaian pajak daerah secara live setiap hari, informasi kewajiban perpajakan, fitur interaktif chatbot, hingga portal pendaftaran magang bagi mahasiswa," ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Senin (28/09/2026).
Baca juga: Tingkatkan Kompetensi Guru, Pemkab Banyuwangi Gencarkan Seminar Pendidikan
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Banyuwangi, Samsudin, mengemukakan dalam setiap hari Bapenda melayani sekitar 150 hingga 200 permohonan layanan di berbagai titik, mulai dari Kantor Bapenda, Mall Pelayanan Publik, hingga Pasar Pelayanan Publik.
Baca juga: BPPD Optimis Perolehan Pajak PBB 2026 Bakal Melebihi Target
"Berawal dari konsep work from anywhere, dengan sistem ini pelayanan tidak terbatas oleh waktu dan bisa dilakukan di manapun. Melalui Bapenda Online, masyarakat kini bisa mengakses layanan 24 jam. Dengan Bapenda Online, Insya-Allah secara tahunan Bapenda dapat melakukan penghematan anggaran belanja rutin minimal Rp900 juta per tahun. Ke depan, potensi penghematan akan terus kami optimalkan," katanya. by-01/dsy
Editor : Redaksi