Bertabur Seniman Kreatif, Festival Jaranan Trenggalek Terbuka ke-30 Masuk KEN 2026

surabayapagi.com
Kemeriahan Festival Jaranan Trenggalek Terbuka (FJTT) ke-30. SP/ TRG

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Selama 6 hari berturut-turut, Pemkab Trenggalek sukses menggelar Festival Jaranan Trenggalek Terbuka (FJTT) ke-30, dengan dimeriahkan sebanyak puluhan grup kesenian jaranan saling beradu kreasi di ajang tersebut, yang yang digelar di Alun-alun Trenggalek. Masing-masing grup telah berupaya keras untuk melakukan penataan tari dan musik yang apik, sehingga mampu memberikan penampilan terbaik.

Ketua Dewan Juri FJTT Trenggalek, Sukatno mengatakan perkembangan festival yang digelar selama 30 tahun menunjukkan tren yang positif. Kini peserta semakin variatif dan memiliki kreativitas yang mumpuni. Terlebih animo peserta dari luar kota juga semakin meningkat.

"Secara umum sudah sangat kompetitif, peserta dari luar kota sudah separuh lebih," kata Sukatno, Senin (28/09/2026).

Meski demikian pihaknya mengakui ada berapa catatan yang harus ditindaklanjuti, antara lain keperawatan untuk kategori Jaranan Turonggo Yakso harus lebih ditingkatkan, sehingga peminatnya semakin banyak. "Bagaimanapun caranya harus ditingkatkan. Kalau untuk non Turonggo Yakso sudah sangat kompetitif. Ada sebagian yang masih ngugemi tradisinya sehingga di even kompetitif seperti ini agak keteteran," jelasnya.

Pihaknya juga menyambut baik masuknya FJTT dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026. Dengan suksesi ini sebagai buktie bahwa even kesenian jaranan telah diakui di tingkat nasional.

Kementerian Kebudayaan turut mendukung pelaksanaan FJTT, salah satunya melalui pembiayaan. Pihaknya juga melihat ekosistem jaranan Trenggalek cukup berjalan, terbukti dari tingginya animo masyarakat. "Kita lihat antusias dari masyarakat sangat ramai. Masyarakat tentu sangat mengapresiasi," jelasnya. tr-03/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru