Penuhi Persyaratan ULFO, Tol Prosiwangi Resmi Dibuka Gratis Selama 14 Hari

surabayapagi.com
Pembukaan jalan tol Prosiwangi ruas Gending – Simpang Susun (SS) Kraksaan – SS Paiton dibuka secara resmi. SP/ BYW

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pengoperasian ruas tol sepanjang 23,515 kilometer di Jalan Tol Probolinggo – Situbondo – Banyuwangi (Prosiwangi) segmen Gending – Simpang Susun (SS) Kraksaan – SS Paiton, kini resmi dibuka secara gratis selama 14 hari dan mulai dapat dilalui kendaraan setelah dinyatakan memenuhi persyaratan melalui Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO).

Sedangkan untuk ruas Gending – SS Kraksaan – SS Paiton terdiri atas Seksi 1 Gending – SS Kraksaan dan Seksi 2 SS Kraksaan – SS Paiton dengan dua gerbang tol, yakni Gerbang Tol Kraksaan dan Gerbang Tol Paiton.

Direktur Utama PT Jasamarga Group, Rivan Achmad Purwantono mengatakan, selama 14 hari pertama pengoperasian, masyarakat dapat melintas tanpa dikenakan tarif dan masa tersebut menjadi periode sosialisasi agar pengguna jalan mengenal akses, jalur, fasilitas hingga sistem transaksi di ruas tol. Meski masih gratis, pengguna jalan tetap diwajibkan melakukan tapping kartu uang elektronik saat melintas di gerbang tol.

"Masa sosialisasi selama 14 hari diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mencoba langsung ruas Tol Prosiwangi, khususnya akses Gending, SS Kraksaan dan SS Paiton. Alhamdulillah, hari ini kami menyelenggarakan tasyakuran sekaligus mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa Tol Prosiwangi, khususnya dari Gending, SS Kraksaan dan SS Paiton sudah mulai dapat digunakan,” jelasnya, Kamis (01/10/2026).

Selain Seksi 1 dan 2, pembangunan Prosiwangi juga berlanjut hingga Besuki. Seksi 3 saat ini telah memasuki tahap uji laik fungsi dan secara konstruksi telah mencapai 100 persen. Jasa Marga berharap izin pengoperasian dapat diperoleh pada November atau Desember 2026, bahkan lebih cepat. Sementara, pengoperasian Tol Gending – SS Kraksaan – SS Paiton merupakan momentum yang telah lama dinantikan masyarakat. Menurutnya, jalan itu bukan hanya sekadar jalan tol, tetapi juga jalan menuju kemakmuran masyarakat Probolinggo.

"Insya Allah keberadaannya akan memberikan dampak besar terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan sektor wisata di Kabupaten Probolinggo,” jelas Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto. by-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru