Perkuat Layanan, Petro Graha Medika Gandeng Rumah Sakit di Singapura

Reporter : M. Aidid Koresponden Gresik
Direktur Keuangan dan SDM PT Petro Graha Medika Karina Sari dan Mr Benjamin Neo selaku Country Manager of Indonesia, International Marketing - IHH Healthcare Singapore saat penyerahan plakat kerjasama

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Petro Graha Medika (PGM) terus memperkuat kualitas layanan kesehatan sekaligus merespons perkembangan dunia medis yang semakin dinamis. Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui pembangunan jejaring internasional bersama IHH Healthcare Singapore (IHH SG).

Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PGM dan IHH SG. Kolaborasi tersebut mencakup penguatan pelayanan kesehatan, rujukan medis internasional, hingga pertukaran pengetahuan dan pengalaman antar-dokter spesialis.

Baca juga: Inovasi Petrokimia Gresik Tembus Forum PBB, Bawa Isu Petani dan Talenta Hijau ke New York

PGM yang membawahi RS Petrokimia Gresik, RS Grha Husada, dan RSPG Driyorejo, dalam kerja sama ini menggandeng sejumlah rumah sakit yang dikelola IHH SG di Singapura, yakni Gleneagles Hospital, Mount Elizabeth Hospital (Orchard), Mount Elizabeth Novena Hospital, serta Parkway East Hospital.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya PGM membangun ekosistem layanan kesehatan yang semakin komprehensif. Tidak hanya berorientasi pada penguatan pelayanan di tingkat regional, PGM juga membuka akses terhadap jejaring dan pengetahuan medis yang berkembang di tingkat internasional.

Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Petro Graha Medika, Karina Sari, SH. LLM. M.Comm, mengatakan kerja sama dengan IHH SG merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan dengan keselamatan pasien sebagai salah satu prioritas utama.

“Sinergi bersama IHH SG membuka ruang yang luas bagi dokter-dokter kami untuk bertukar wawasan dengan pakar medis internasional. Fokus utama kami adalah memastikan setiap pasien mendapatkan kepastian diagnostik, akses tindakan medis terbaik, serta kesinambungan perawatan yang aman dan terkoordinasi,” ujar Karina, Jumat (2/10/2026).

Menurutnya, kolaborasi tersebut tidak sekadar berkaitan dengan rujukan pasien ke luar negeri. Lebih jauh, kerja sama diarahkan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia medis melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman klinis.

Salah satu pilar utama kerja sama tersebut adalah diskusi studi kasus medis kompleks. Dokter spesialis dari PGM dan IHH SG dapat saling bertukar pandangan serta memberikan rekomendasi klinis dalam mendukung proses diagnosis maupun tata laksana pengobatan pasien.

“PGM dan IHH SG memfasilitasi diskusi studi kasus medis yang kompleks, di mana para spesialis dari kedua pihak saling memberikan pandangan dan rekomendasi klinis terbaik bagi diagnosis maupun tata laksana pengobatan pasien,” jelasnya.

Baca juga: Petrokimia Gresik Sulap Produk Samping Jadi Penyaring Belerang, Raih Paten Inovasi Silika

Selain diskusi kasus, kerja sama juga membuka kesempatan bagi dokter spesialis PGM untuk meningkatkan keahlian melalui program pengamatan dan pembelajaran langsung di Singapura.

Para dokter spesialis PGM mendapatkan kesempatan berdiskusi dengan pakar medis IHH SG sekaligus melihat secara langsung praktik pelayanan dan penanganan medis di rumah sakit yang berada dalam jejaring IHH Healthcare Singapore.

Manfaat lain yang menjadi perhatian dalam kerja sama tersebut adalah kesinambungan perawatan pasien lintas negara atau Continuity of Care.

PGM dan IHH SG berupaya memberikan kepastian serta kenyamanan bagi pasien yang membutuhkan penanganan medis khusus dan memerlukan rujukan antar-fasilitas kesehatan di Indonesia dan Singapura.

“Pasien yang membutuhkan tindakan medis khusus dapat dirujuk ke jaringan rumah sakit IHH SG di Singapura dengan koordinasi penanganan yang terstruktur,” terang Karina.

Baca juga: Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Dengan pola koordinasi tersebut, proses rujukan pasien diharapkan tidak berhenti ketika pasien mendapatkan tindakan medis di Singapura. Setelah menyelesaikan perawatan atau tindakan medis yang diperlukan, pasien dapat kembali melanjutkan perawatan di jaringan rumah sakit PGM di Indonesia.

“Transisi ini didukung oleh laporan medis lengkap serta rencana perawatan terintegrasi antardokter perujuk dan dokter penerima,” imbuhnya.

Melalui kolaborasi tersebut, PGM semakin memperkuat komitmennya dalam membangun layanan kesehatan yang terintegrasi, mulai dari peningkatan kompetensi tenaga medis, akses terhadap jejaring rumah sakit internasional, hingga kesinambungan perawatan pasien.

Kerja sama PGM dan IHH SG sekaligus menjadi langkah strategis dalam menghadirkan layanan kesehatan yang terpercaya, komprehensif, dan berorientasi pada keselamatan pasien dengan perspektif standar medis internasional. did

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru