SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Fasilitas pertanian modern berupa greenhouse budidaya melon di Desa Singkalan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, kini dalam kondisi memprihatinkan. Proyek yang awalnya digadang-gadang sebagai penguat ekonomi desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Singkalan, terpantau mangkrak dan beralih fungsi menjadi kandang kambing.
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, instalasi pertanian tersebut sudah tidak lagi menunjukkan aktivitas budidaya hortikultura. Bagian atap plastik yang seharusnya melindungi tanaman terpantau telah rusak berat, sobek, dan menyisakan kerangka yang mulai keropos.
Baca juga: Layanan Uji KIR Drive True Dishub Sidoarjo Semakin Cepat Dan Praktis
Alih-alih dipenuhi oleh melon premium bernilai jual tinggi, area bawah struktur bangunan ini justru dipasang jaring hitam pembatas dan dimanfaatkan menjadi kandang hewan ternak kambing. Bagian dalam struktur juga tampak dipenuhi semak liar yang tak terawat.
Mangkraknya fasilitas ini memicu tanda tanya terkait keberlanjutan manajemennya. Menurut penuturan salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya, greenhouse tersebut sebenarnya sempat beroperasi dengan sangat baik dan produktif saat masih ditangani oleh pengelola sebelumnya.
"Dulu waktu masih dikelola sama Pak Mantri, tempat ini aktif terus menanam melon. Hasilnya juga bagus," ujar salah satu warga Desa Singkalan, saat ditemui di sekitar lokasi, Senin (5/10/2026).
Baca juga: Geliatkan Ekonomi Petani, Pemdes Kedungbocok Kebut Betonisasi JUT
Namun kesuksesan tersebut tidak bertahan lama. Setelah pengelolaan oleh pihak terkait selesai atau berpindah tangan, fasilitas ini justru ditinggalkan begitu saja tanpa ada regenerasi pengurus yang melanjutkan perawatannya.
"Sekarang di tempat itu ada kandang kambing milik desa. Dan informasinya, Pak Mantri sendiri sekarang sudah menanam melon di tempat lain," imbuhnya.
Kondisi ini sangat disayangkan mengingat pada masa awal peluncurannya, budidaya melon golden di lahan desa ini sempat menorehkan cerita sukses dengan meraup keuntungan jutaan rupiah dalam sekali panen. Varietas melon premiumnya bahkan sempat diminati pasar karena kualitasnya yang unggul.
Baca juga: Pengunjung Diajak Membatik Langsung di Fave Hotel Sidoarjo
Warga berharap pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Singkalan maupun dinas terkait di Kabupaten Sidoarjo tidak menutup mata atas terbengkalainya aset ini. Diharapkan segera ada langkah evaluasi atau revitalisasi agar bangunan tersebut bisa kembali produktif bagi masyarakat dan tidak menjadi pemandangan kumuh di lingkungan desa.
Terkait hal ini, hingga berita ini ditayangkan, pihak Pemdes Singkalan belum dikonfirmasi terkait alasan mangkraknya fasilitas penunjang ketahanan pangan ini serta rencana tindak lanjut penataan aset desa ke depan. jum
Editor : Redaksi