SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Desa (Pemdes) Kedungbocok, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo terus berkomitmen meningkatkan infrastruktur pertanian di wilayahnya. Langkah nyata ini diambil demi mendongkrak kesejahteraan sekaligus mempermudah akses mobilitas bagi para petani lokal.
Saat ini, Pemdes Kedungbocok tengah memprioritaskan penyelesaian proyek betonisasi Jalan Usaha Tani (JUT). Proyek infrastruktur yang sangat dinantikan oleh warga tersebut difokuskan di kawasan persawahan Dusun Ngasem, khususnya di lingkungan RT 12 RW 06.
Baca juga: Layanan Uji KIR Drive True Dishub Sidoarjo Semakin Cepat Dan Praktis
Pembangunan akses jalan pertanian ini direncanakan memiliki volume panjang 250 meter dengan lebar 2,5 meter. Spesifikasi tersebut dinilai ideal untuk mempermudah lalu lintas alat mesin pertanian (alsintan) serta kendaraan pengangkut hasil bumi saat masa panen tiba.
Realisasi proyek vital bagi sektor agraris ini didukung penuh oleh anggaran stimulan sebesar Rp 250 juta. Seluruh sumber pendanaan pengerjaan jalan cor tersebut berasal dari program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Kepala Desa Kedungbocok, Hajah Khoirun Nisak, mengungkapkan bahwa pengerjaan fisik di lapangan terus dipacu agar segera rampung. Hingga saat ini, progres pembangunan jalan beton di Dusun Ngasem tersebut dilaporkan telah sukses mencapai angka 80 persen.
Meskipun kondisi proyek belum selesai 100 persen, Anisa memastikan seluruh tahapan pengecoran berjalan sesuai rencana. Pengawasan ketat terus dilakukan di lapangan guna menjaga ketahanan beton agar memenuhi standar kualitas yang telah ditentukan.
Dalam proses pengerjaannya, Pemdes Kedungbocok menerapkan sistem padat karya yang melibatkan partisipasi aktif warga setempat. Keterlibatan masyarakat sekitar dinilai krusial untuk menjaga transparansi sekaligus memberikan dampak ekonomi langsung bagi pekerja lokal.
"Saat ini kami terus memaksimalkan sisa pengerjaan bersama warga sekitar yang ikut bergotong royong. Kami berharap rampungnya proyek ini bisa meningkatkan perekonomian warga, khususnya petani, karena biaya angkut hasil panen nanti bisa lebih ditekan," ujar Kades Khoirun Nisak, saat ditemui dikantornya, Senin (5/10/2026).
Baca juga: Pengunjung Diajak Membatik Langsung di Fave Hotel Sidoarjo
Antusiasme tinggi juga disampaikan oleh Supardi, salah seorang petani sekaligus warga RT 12 Dusun Ngasem yang ikut serta dalam pengerjaan jalan tersebut. Ia mengaku sangat bersyukur karena selama bertahun-tahun para petani harus berjuang melewati jalan tanah yang berlumpur saat musim hujan.
"Dulu kalau habis hujan, motor pengangkut gabah sering ambles karena jalannya becek parah dan licin. Sekarang setelah selesai dicor nanti, jalur ke sawah jadi mulus dan muatan bisa langsung dibawa keluar dengan cepat tanpa khawatir terjebak lumpur lagi," ungkap Supardi dengan sumringah. jum
Editor : Redaksi