Semeru Kembali Erupsi hingga Cuaca Hujan Rintik, Pendakian Ditutup Total

surabayapagi.com
Ilustrasi Gunung Semeru erupsi. SP/MLG

SURABAYAPAGI.com, Malang - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan aktivitas Gunung Semeru kembali erupsi dan saat ini masih berada pada Level III atau Siaga. Bahkan, dalam sepekan terakhir, aktivitas erupsi Semeru juga masih berulang. Kondisi tersebut menjadi perhatian bagi masyarakat dan pendaki. Jalur pendakian Semeru masih ditutup total, karena berpotensi awan panas, guguran lava dan lahar.

Sementara itu, cuaca di sejumlah gunung Malang dan sekitarnya pada Kamis juga tidak sepenuhnya bersahabat. Bromo, Arjuno, Welirang dan Kawi-Butak berpotensi mengalami hujan rintik pada periode tertentu, Kamis (08/10/2026).

Baca juga: Gunung Semeru Alami 6 Kali Erupsi dengan Letusan hingga Capai 900 Meter

PVMBG mengimbau tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.

Baca juga: Warga Lumajang Diimbau Patuhi Zona Bahaya Gunung Semeru Level III Siaga

Dengan kondisi tersebut, pendakian tidak direkomendasikan dan jalur pendakian masih ditutup. Selain itu, PVMBG melarang aktivitas masyarakat maupun pengunjung di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga 13 kilometer dari puncak.

Di luar radius tersebut, masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai sepanjang Besuk Kobokan. Kawasan tersebut berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak. Selain itu, pendaki juga perlu memperhatikan kondisi jalur setelah hujan. Jika hujan berkembang menjadi lebat atau disertai petir, perjalanan sebaiknya dihentikan sementara di lokasi yang aman.

Baca juga: Karhutla: TNBTS Tutup Total Gunung Semeru, Ribuan Pendaki Gagal Mendaki

Untuk pendaki, prakiraan cuaca bukan satu-satunya acuan. Status gunung, status jalur, rekomendasi PVMBG dan informasi pengelola kawasan harus menjadi pertimbangan utama. Apalagi untuk Semeru. Erupsi kembali terjadi pada 8 Oktober, status masih Siaga dan pendakian masih ditutup. Karena itu, pendaki sebaiknya tidak mencoba memasuki jalur sebelum ada keputusan resmi pembukaan. ml-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru