SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus memperketat pengawasan operasional dan menegaskan komitmennya, terhadap keselamatan perjalanan kereta api (Perka).
Baca juga: KAI Daop 7 Madiun Catat Ribuan WNA Gunakan Layanan Kereta Api Sepanjang Januari - September 2026
Langkah konkret ini diwujudkan melalui serangkaian kegiatan inspeksi dan pengecekan lapangan (tilik) pada malam hari, di sejumlah titik Perlintasan yg Sebidang (JPL) di wilayah Daop 7 Madiun.
Pada Minggu dini hari (10/10/2026) dini hari , Vice President (VP) KAI Daop 7 Madiun, Ali Afandi memimpin langsung kegiatan tilik JPL di lintas Tulungagung – Kediri.
Dalam inspeksi tersebut, VP Daop 7 Madiun didampingi jajaran manajemen, yakni Manajer Pengamanan (PAM), Manajer Operasi, Manajer Sinyal, Telekomunikasi, dan Listrik (Sintel), Manajer Sarana, Manajer Humas, serta Manajer SDM dan Umum (SDMU).
Beberapa titik JPL yang menjadi fokus pemeriksaan langsung malam itu antara lain JPL 254, JPL 255, dan JPL 256. Pemeriksaan meliputi kelaikan sarana-prasarana perlintasan, penerapan standar keselamatan area kerja, hingga kesiapsiagaan petugas JPL yang sedang bertugas malam.
Di sela-sela peninjauan, VP Daop 7 Madiun memberikan pengarahan langsung dan pembinaan motivasi kepada para petugas, agar senantiasa menjaga kewaspadaan, disiplin penuh, dan selama menjalankan dinas.
Baca juga: HUT Ke-81, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Kualitas Layanan Transportasi Aman dan Nyaman
Melanjutkan upaya menjaga keselamatan perjalanan KA secara konsisten, pada waktu bersamaan, manajemen Daop 7 Madiun yang diwakili Manajer Angkutan Penumpang, Manajer IT, serta Manajer Unit Kesehatan turut melaksanakan inspeksi malam pada JPL lintas Kertosono – Kediri.
Pemeriksaan dilakukan di beberapa titik JPL strategis, yaitu JPL 297 (Papar), JPL 291 (Baye, Dishub), dan JPL 272 (Rembang, Ngadiluwih) dan beberapa JPL di wilayah Daop 7 Madiun.
Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari menegaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas yang tidak dapat ditawar.
"Kegiatan tilik perlintasan pada malam hari ini merupakan bentuk komitmen proaktif manajemen Daop 7 Madiun, dalam mengawal keselamatan perjalanan KA secara menyeluruh dan berkesinambungan, kita pastikan seluruh sarana keselamatan berfungsi optimal dan petugas di lapangan, khususnya para PJL, selalu dalam kondisi siap siaga serta menjalankan prosedur operasional secara disiplin," ujar Tohari dalam keterangan dikutip, Senen (12/10/2026).
Tohari menambahkan, dengan pengawasan yang intensif dan peninjauan langsung di lapangan, merupakan upaya meminimalisasi sekecil apa pun potensi bahaya serta meningkatkan kewaspadaan operasional.
Termasuk keselamatan para penumpang dan kelancaran perjalanan kereta api, dan meningkatkan budaya keselamatan (safety culture) di seluruh tingkatan operasional.
"Sekaligus memastikan setiap perjalanan kereta api dapat berlangsung aman, lancar, dan selamat sampai tujuan," Pungkas Tohari.Les
Editor : Redaksi