SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebuah kandang kambing di wilayah Ampel, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember baru saja terbakar, yang diduga akibat adanya pembakaran sampah. Sehingga, tidak hanya meluluhlantakkan bangunan kandang, tetapi juga merenggut nyawa belasan ekor ternak dan meninggalkan kerugian materiel yang ditaksir mencapai Rp30 juta.
Anggota Regu A Posko Pemadam Kebakaran (Damkar) Ambulu, Mohammad Nafik, mengungkapkan bahwa pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan darurat dari warga. “Laporan kami terima sekitar pukul 11.31 WIB. Armada langsung diberangkatkan satu menit berselang, tepatnya pukul 11.32 WIB, dan tiba di lokasi sekitar pukul 11.56 WIB,” ujarnya, Rabu (14/10/2026).
Baca juga: Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik
Namun, upaya memadamkan kobaran api bukan tanpa hambatan. Petugas Damkar harus berjibaku dengan medan yang menantang. Lokasi kandang yang berada lebih dari 100 meter dari jalan utama, ditambah akses jalan yang sempit serta berkelok-kelok, sempat menyulitkan armada menjangkau titik pusat api.
Baca juga: Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri
Meski demikian, kesigapan petugas mampu mencegah bencana yang lebih besar. Strategi pemadaman difokuskan untuk melokalisir api agar tidak merembet ke area sekitar.
Sementara itu, total kerugian akibat amukan api ini ditaksir menyentuh angka Rp30 juta, yang mencakup kerusakan bangunan kandang beserta ternak di dalamnya. Mengenai pemicu kebakaran, pihak berwenang masih melakukan pendalaman. Kendati demikian, muncul dugaan kuat bahwa api bermula dari aktivitas pembakaran sampah di lahan kosong yang berada tepat di dekat pagar kandang.
Baca juga: Gus Fawait Sampaikan Problem Jalan Rusak hingga Tambang Ilegal ke Komisi D DPRD Jatim
“Dugaan sementara mungkin berkaitan dengan aktivitas pembakaran sampah di lahan kosong dekat pagar kandang, tetapi hal itu masih belum bisa dipastikan secara mutlak,” pungkas Nafik. jr-01/dsy
Editor : Redaksi