Masjid Al-Millah Sidoarjo Menyalakan Obor Festival Dakwah 2 Non-Stop 24 Jam

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Masjid Al-Millah Sidoarjo menggelar acara gerakan memakmurkan masjid melalui ibadah mabit (bermalam di masjid) yang mengombinasikan ibadah, edukasi lintas, bakti sosial hingga menggerakkan UMKM sebagai basis ekonomi umat melalui pameran dan bazar.

Kegiatan religi terintegrasi di Masjid Al-Millah Sidoarjo ini bertitel Festival Dakwah 2, menjelang peringatan Hari Santri Nasional bertitel Menjelang peringatan Hari Santri Nasional, dengan mengusung filosofi pitutur luhur Jawa, “Sing Temen Tinemu” (siapa yang bersungguh-sungguh akan memetik hasil).

Baca juga: Favehotel Sidoarjo Hadirkan Family Room Akomodasi Spesial Untuk Tamu berkeluarga

Panitia Penyelenggara Festival Dakwah 2 menjelaskan bahwa kegiatan ini sengaja dikemas secara masif untuk menarik minat seluruh elemen keluarga, mulai dari anak-anak hingga lansia, agar kembali mencintai aktivitas di masjid.

"Tahun ini kami ingin menghadirkan atmosfer dakwah yang merangkul semua lini. Tema 'Sing Temen Tinemu' kami pilih sebagai pemantik semangat jemaah Sidoarjo, bahwa dengan kesungguhan dalam beribadah, menuntut ilmu, dan berikhtiar, insyaallah jalan kemenangan akan dibukakan," ujar perwakilan Panitia Festival Dakwah 2, Sabtu (17/10).

Panitia menambahkan, daya tarik utama festival kali ini adalah kehadiran para dai nasional serta pakar edukasi yang mengisi kajian spesifik sesuai segmentasi usia jemaah.

Baca juga: INVESTOR KOMITMEN WUJUDKAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DAN DUKUNG KEMAJUAN EKONOMI DAERAH

"Kami membagi kajian menjadi beberapa klaster. Ada Kajian Umum bersama Ustadz Hilmi Firdausi, Kajian Remaja bersama Ustadz Aditya Abdurrahman, hingga Kajian Kids yang dipandu oleh Kak Erlan menggunakan metode dongeng islami yang interaktif agar anak-anak betah di masjid," tambahnya.

Tidak hanya fokus pada siraman rohani, Festival Dakwah 2 ini juga menyediakan panggung kompetisi lewat Lomba Hafalan Al-Qur'an antar-TPQ sewilayah Sidoarjo, layanan Medical Check-up (pemeriksaan kesehatan) gratis bagi masyarakat umum, serta puluhan stan bazar kuliner dan produk muslim.

Baca juga: Aksi Demo Warga Mliriprowo Meluas ke Kantor Kecamatan Tarik, Desak Kades Mamok Segera Mundur

"Harapan besar kami, melalui momentum Mabit dan rangkaian kajian dari para asatidz seperti Ustadz Carlos Abu Hamzah, Ustadz Suhadi Fadjaray, hingga Ustadz Yunan Daris, Masjid Al-Millah tidak hanya menjadi tempat ibadah ritual saja, tetapi juga menjelma sebagai pusat peradaban, pendidikan, dan penguatan ekonomi umat di Sidoarjo," pungkas panitia dari balik sambungan telepon.

Seluruh rangkaian acara ini dibuka secara gratis untuk umum. Pihak takmir dan panitia juga telah menyiapkan fasilitas ruang mabit yang representatif serta logistik penunjang bagi para jemaah yang berkomitmen mengikuti jalannya acara hingga subuh berjamaah di masjid yang terletak di kompleks perumahan Pondok Jati Sidoarjo ini. (Hdk/hik)

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru