SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai upaya memprioritaskan penanganan banjir, perbaikan jalan rusak, normalisasi saluran, dan pembenahan pengelolaan sampah di Kecamatan Tulangan, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo, meminta seluruh pihak berkoordinasi untuk mempercepat penyelesaian persoalan infrastruktur dan lingkungan di wilayah tersebut.
"Normalisasi masih berlangsung. Namun persoalan jalan, dan sampah juga perlu menjadi perhatian," jelas Bupati Sidoarjo Subandi, Rabu (21/10/2026).
Baca juga: Antisipasi Banjir Musim Hujan, Pemkab Bangkalan Gerak Cepat Normalisasi Aliran Sungai
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Sidoarjo Muhammad Makhmud menyebutkan sejumlah saluran yang menjadi prioritas normalisasi, yakni Afvoer Gedek di Desa Gelang, Afvoer Anak Sidokare di Desa Modong, serta Afvoer Kedungguling di Desa Singopadu dan Grabagan.
Baca juga: Dorong Budaya Membaca dan Menulis, Pemkab Sidoarjo Hadirnya Perpustakaan Digital Sekolah
Ia menjelaskan normalisasi dilakukan untuk memperlancar aliran air sekaligus mengantisipasi potensi banjir, sehingga koordinasi antara dinas, kecamatan, dan pemerintah desa diperlukan agar penanganan sesuai dengan kondisi lapangan.
Selain infrastruktur, Makhmud menyebut pembenahan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) juga menjadi perhatian untuk memastikan sampah tertangani dengan baik dan tidak menimbulkan persoalan lingkungan di kawasan permukiman.
Baca juga: Digitalisasi Parkir Segera Diberlakukan demi Menekan Kebocoran Parkir
Sementara itu, Pemkab juga berencana meningkatkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) merupakan dukungan pemerintah kabupaten untuk membantu pembangunan desa sesuai kebutuhan dan prioritas masing-masing wilayah, sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Sidoarjo, yakni menata desa dan membangun kota menuju Sidoarjo metropolitan yang inklusif dan berkelanjutan, dengan 346 desa di kabupaten itu, termasuk 22 desa di Kecamatan Tulangan. sd-03/dsy
Editor : Redaksi