SURABAYAPAGI.com, Malang - Guna menjaga stabilitas pasokan pangan sekaligus menekan laju inflasi daerah menjelang akhir tahun 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menanam sekitar 4.000 bibit cabai di atas lahan seluas 6.000 meter persegi di Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru dengan kolaborasi bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sumber Rejeki.
Pemilihan tanaman cabai, lantaran komoditas tersebut memiliki pengaruh signifikan terhadap pergerakan inflasi. Oleh karena itu, gerakan penanaman ini menjadi langkah konkret pemerintah kota dalam mengantisipasi lonjakan harga di tingkat konsumen.
Baca juga: Tekan Inflasi, Pemkot Surabaya Gencarkan GPM Serentak di Wonokromo
“Gerakan menanam cabai ini kita lakukan dalam rangka pengendalian inflasi. Karena selain bahan pokok lain, cabai ini sangat berpengaruh terhadap inflasi. Kalau pas harganya melambung, tidak hanya ibu-ibu yang ngulek menjerit, bapak-bapak juga ikut menjerit,” ujar Pj Sekretaris Daerah Kota Malang, Dandung Djulharjanto, Kamis (22/10/2026).
Baca juga: Lewat Ngalam Seger dan Rijik, Pemkot Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon
Sedangkan alasan pemilihan lokasi di Merjosari didasarkan pada kesiapan sarana irigasi pendukung, seperti kolam penampungan air dan mesin pompa. Fasilitas tersebut memungkinkan para petani mengawali penanaman lebih cepat di musim kemarau tanpa perlu menunggu datangnya musim hujan. Dan untuk pola budidaya ini dinilai lebih efektif dan efisien karena perawatan tanaman cabai dapat dilakukan bersamaan dengan pemeliharaan pohon jeruk yang sudah ada.
“Lahan ini lahan lama, tumpangsari di sela-sela tanaman jeruk. Dengan demikian pemeliharaannya bisa lebih efektif, sekalian pemeliharaan jeruknya dan sekalian pemeliharaan untuk cabainya,” jelas Dandung.
Baca juga: Jaga Kelestarian Lingkungan, Pemkot Malang Fokuskan Kelola Sampah Berkelanjutan
“Penempatan di lokasi ini dengan berbagai pertimbangan, salah satunya ketersediaan air di kolam penampungan dan adanya mesin pompa untuk menarik air jika diperlukan. Ini penanaman awal yang secara bertahap akan kita perluas ke lokasi lain di Kota Malang,” tambah Dandung. ml-01/dsy
Editor : Redaksi