SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Masih dalam rangkaian semarak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Infaq dan Sedekah (BAZNAS ) Lamongan, menyalurkan paket sembako kepada komunitas pengayuh becak di Kabupaten Lamongan, Sabtu (24/10/2026) sore.
Baca juga: MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras
Penyerahan paket sembako dilakukan secara simbolis oleh Ketua PCNU Lamongan, Gus Syahrul Munir, kepada perwakilan pengayuh becak. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus komitmen NU untuk terus hadir dan membersamai masyarakat dari berbagai kalangan.
Gus Syahrul Munir menyampaikan, pemberian bantuan sembako tersebut masih dalam rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional 2026. Momentum Hari Santri tidak hanya dimaknai sebagai peringatan sejarah perjuangan santri dan ulama, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kepedulian terhadap masyarakat.
Menurutnya, komitmen NU untuk membersamai masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung, termasuk oleh komunitas pengayuh becak yang setiap hari bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
“Pemberian sembako ini masih dalam rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional 2026. Ini juga merupakan bagian dari komitmen NU untuk terus membersamai masyarakat, salah satunya komunitas pengayuh becak di Kabupaten Lamongan,” demikian inti pesan yang disampaikan Gus Syahrul Munir.
Baca juga: Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU
Ia berharap, kegiatan sosial semacam ini dapat mempererat hubungan antara NU dan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat berbagi serta gotong royong di tengah kehidupan sosial.
Hari Santri, Momentum Pengabdian kepada Masyarakat
Peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh setiap 22 Oktober menjadi pengingat atas kontribusi santri dan ulama dalam perjalanan sejarah bangsa. Semangat perjuangan tersebut perlu terus dilanjutkan melalui berbagai kegiatan yang membawa manfaat bagi masyarakat.
Baca juga: 60 Kepala Sekolah Madrasah Ma’arif NU Lamongan Dilantik, Didorong Cetak Kader NU Masa Depan
Bagi PCNU Lamongan, penyaluran sembako kepada pengayuh becak menjadi salah satu bentuk penerjemahan nilai-nilai keislaman dan ke-NU-an dalam kehidupan sehari-hari. Kepedulian kepada masyarakat kecil menjadi bagian penting dari pengabdian organisasi di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, PCNU Lamongan berharap semangat Hari Santri 2026 tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi juga tumbuh menjadi gerakan sosial yang memperkuat solidaritas, kepedulian, dan kebersamaan.
Dengan terus membersamai masyarakat, NU diharapkan semakin dekat dengan berbagai lapisan warga dan mampu menghadirkan manfaat dalam kehidupan sosial, ekonomi, keagamaan, maupun kemasyarakatan.jir
Editor : Redaksi