SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya dalam mengurangi risiko banjir saat musim hujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, mengalokasikan anggaran Rp3,8 miliar yang akan digunakan untuk membenahi saluran air, membangun sudetan sungai, memperkuat konstruksi pengairan, hingga memasang bronjong di sejumlah titik rawan banjir dan longsor.
Anggaran penanganan tersebut bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp2,5 miliar dan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PAPBD) 2026 sebesar Rp1,3 miliar. Salah satu pekerjaan yang dilakukan adalah pembangunan dua sodetan di Desa Terung, Kecamatan Panekan, dan kawasan Kebun Buah Srogo, Kelurahan Tawanganom, Kecamatan Magetan. Kedua lokasi tersebut menjadi perhatian karena sebelumnya terdampak banjir kiriman.
Baca juga: Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026
“Total dari BTT gabungan Bina Marga dan Sumber Daya Air (SDA) ada Rp2,5 miliar. Itu untuk menangani beberapa lokasi yang terdampak banjir sebelumnya sekaligus mengantisipasi banjir susulan,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Magetan, Muhtar Wahid, Rabu (28/10/2026).
Baca juga: Pemkab Dukung Aksi Mewarnai Batik Pring Sedapur bagi Anak RA/TK se Magetan
Sementara itu, anggaran Perubahan APBD 2026 sebesar Rp1,3 miliar difokuskan untuk penanganan banjir di Desa Baleasri, Kecamatan Ngariboyo. Kawasan tersebut sebelumnya terdampak banjir kiriman sehingga kapasitas saluran air menjadi salah satu aspek yang diperbaiki.
Pekerjaan dilakukan dengan memperlebar saluran hingga kawasan depan SMP Negeri Ngariboyo. Saluran yang sebelumnya berupa tanah akan dibangun menggunakan pasangan cor beton agar aliran air lebih terkendali dan daya tampungnya meningkat. Di sisi lain, upaya mengurangi risiko longsor dan erosi juga dilakukan melalui pemasangan bronjong di sejumlah titik, antara lain wilayah Desa Selotinatah, Kecamatan Ngariboyo, serta ruas jalan Ngariboyo–Parang untuk membantu menahan tanah dari gerusan aliran air, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.
Baca juga: Fokus Atasi Banjir Kecamatan Tulangan, Pemkab Sidoarjo Percepat Infrastruktur
“Pekerjaannya menggunakan anggaran P-APBD untuk mengantisipasi banjir saat musim hujan. Untuk longsor, sementara kita tangani dengan membersihkan material dan menstabilkan tanah. Di beberapa lokasi juga sudah kita pasang bronjong untuk mengantisipasi longsor,” kata Muhtar. mg-02/dsy
Editor : Redaksi