<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
            xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
            xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
            xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
            xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
            xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"><channel>
                <title>surabayapagi.com - Telaah Berita Pilihan</title>
                <atom:link href="https://surabayapagi.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
                <link>https://surabayapagi.com/</link>
                <description>Berita Terkini Jawa Timur</description>
                <lastBuildDate>Fri, 31 Jul 2026 21:36:00 +0700</lastBuildDate>
                <language>id-ID</language>
                <generator>https://surabayapagi.com/</generator>
                <image>
                    <url>https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/logo/logo.png</url>
                    <title>surabayapagi.com - Telaah Berita Pilihan</title>
                    <link>https://surabayapagi.com/</link>
                </image><item>
                    <title><![CDATA[Dasco Diduga Jadi &#039;Makcomblang&#039; PWI dan Hotman Paris, IAW Tuding Ada Intervensi Hukum]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-269939-dasco-diduga-jadi-makcomblang-pwi-dan-hotman-paris-iaw-tuding-ada-intervensi-hukum</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-269939-dasco-diduga-jadi-makcomblang-pwi-dan-hotman-paris-iaw-tuding-ada-intervensi-hukum</guid>
                    <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 21:36:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYA PAGI, Jakarta- Indonesia Accountability Watch (IAW) melayangkan kritik tajam kepada Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Dasco disinyalir telah]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA PAGI, Jakarta-</strong> Indonesia Accountability Watch (IAW) melayangkan kritik tajam kepada Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Dasco disinyalir telah mengintervensi penegakan hukum setelah mempertemukan Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir dengan pengacara Hotman Paris Hutapea di kediamannya.&nbsp;</p>
<p>Buntut pertemuan itu, laporan PWI ke Polda Metro Jaya terhadap Hotman Paris resmi dicabut.</p>
<p>Direktur IAW, Drs. H. Hasan Basri, S.H, M.H menyebut langkah Dasco menciptakan preseden buruk bagi demokrasi dan hukum di Indonesia, Jumat (31/7/2026).</p>
<p>&ldquo;Dasco bisa dibilang telah mengintervensi penegakan hukum yang sedang berjalan di Polda Metro Jaya,&rdquo; kata Hasan kepada wartawan.</p>
<p>Menurut IAW, seorang pimpinan DPR RI dari Partai Gerindra tidak sepantasnya memanfaatkan kedekatan politik untuk "mendamaikan" kasus yang sudah masuk proses hukum.</p>
<p>&ldquo;Hukum itu berdiri sendiri. Tidak bisa dicampur aduk dengan kepentingan politik,&rdquo; tegas Hasan Basri.</p>
<p>IAW mempertanyakan urgensi peran Dasco sebagai 'makcomblang' dalam konflik PWI vs Hotman Paris.</p>
<p>&ldquo;Apa urgensinya seorang Wakil Ketua DPR RI ikut campur urusan laporan polisi antara PWI dan Hotman Paris? Patut diduga ada sesuatu di balik pertemuan tersebut,&rdquo; ujar Hasan.</p>
<p>Ia memperingatkan dampak serius jika politik masuk ke ranah hukum. &nbsp;</p>
<p>&ldquo;Kalau kepentingan politik sudah ikut bermain dalam proses hukum maka hancurlah penegakan hukum di negara ini. Tidak ada lagi penegakan hukum, tidak ada lagi keadilan,&rdquo; katanya.</p>
<p>Hasan menegaskan, lembaga legislatif tidak boleh masuk ke ranah penegakan hukum. Hukum harus berjalan tegak lurus tanpa intervensi.</p>
<p>Polemik bermula saat Hotman Paris diduga melecehkan profesi wartawan. Dalam jumpa pers di Kejaksaan Agung pekan lalu, Hotman melontarkan kalimat: &ldquo;Kamu punya otak nggak, tanya kekak&rdquo;. &nbsp;</p>
<p>Merasa dilecehkan, PWI Pusat langsung melaporkan Hotman ke Polda Metro Jaya.</p>
<p>Namun pada Selasa, 28 Juli 2026, situasi berubah. Dasco mengunggah foto kebersamaannya dengan Hotman dan Akhmad Munir. &nbsp;</p>
<p>&ldquo;Persatuan Indonesia. Silaturahmi bersama Ketua Umum PWI @munir.akhmad dan @hotmanparisofficial hari ini,&rdquo; tulis Dasco di Instagram.</p>
<p>Akhmad Munir membenarkan pertemuan tersebut atas undangan Dasco untuk mengakhiri polemik dan mengedepankan persatuan. &nbsp;</p>
<p>Hasilnya, PWI Pusat memutuskan mencabut laporan polisi terhadap Hotman Paris. &nbsp;</p>
<p>&ldquo;Laporannya akan dicabut,&rdquo; ujar Munir.</p>
<p>Bagi IAW, rekonsiliasi boleh dilakukan. Namun tidak dengan cara mencampuri proses hukum yang sudah berjalan di kepolisian.</p>
<p>Kini publik mempertanyakan: apakah hukum di Indonesia masih independen atau sudah menjadi alat kepentingan politik<strong>?jk</strong></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202607/1968581.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Ketum PWI, Akhmad Munir dipertemukan Sufmi Dasco dengan Hotman Paris. Foto: Instagram sufmi_dasco]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Politik Pemerintahan]]></category><category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[BPJS Ketenagakerjaan Malang Perluas Perlindungan bagi Pengurus Masjid]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-269938-bpjs-ketenagakerjaan-malang-perluas-perlindungan-bagi-pengurus-masjid</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-269938-bpjs-ketenagakerjaan-malang-perluas-perlindungan-bagi-pengurus-masjid</guid>
                    <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 19:06:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[ 
SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Malang memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor keagamaan dan ]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>SURABAYA PAGI.COM, Malang </strong>- BPJS Ketenagakerjaan Malang memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor keagamaan dan informal.</p>
<p>Ini dibuktikan dengan penyerahan simbolis kartu kepesertaaan kepada 12 orang pengurus Masjid Al-Basyirah, Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Rabu (29/7) kemarin.</p>
<p>Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang, Zulkarnain Mahading mengungkapkan, takmir masjid adalah profesi mulia yang harus diperhatikan kesejahteraannya. Mereka adalah orang yang menerima amanah dari jamaah untuk memimpin dan mengeolola masjid.</p>
<p>&ldquo;Jika melihat jenis pekerjaan yang dilakukan mereka para takmir masjid saat ini sungguh luar biasa mulai dari menyusun rencana kegiatan keagamaan, hingga kegiatan teknis seperti merawat bangunan masjid, membersihkan lantai, tempat wudhu hingga menjaga taman agar tetap asri,&rdquo; papar Zul.</p>
<p>Menurutnya, dalam melaksankan tugas-tugas tersebut, mereka tidak lepas dari risiko kerja yang bisa saja dialami. Oleh karena itu, penting sekali untuk menjaga dan melindung takmir agar ketika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dalam bekerja, mereka sudah memiliki jaminan.</p>
<p>&ldquo;Melalui BPJS Ketenagakerjaan, mereka dapat memperoleh perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian, sehingga jika terjadi risiko, terdapat kepastian manfaat bagi peserta maupun keluarganya,&rdquo; ujar Zul.</p>
<p><img src="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202607/image870x6a6c8afc8e0b4.webp" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>Pihaknya berharap seluruh masyarakat baik secara mandiri ataupun oleh pemerintah, lembaga dan yang lainnya dapat terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan sehingga dapat terbantu bila terjadi risiko sosial.</p>
<p>&ldquo;Kalau takmir masjid itu kan tidak ada jam batas waktu, dia bisa malam sesuai dengan hubungan dengan tugasnya malam hari. Pokoknya dijamin selama hubungan dengan aktivitasnya sebagai takmir masjid,&rdquo; imbuh Zul.&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, salah satu pengurus Masjid Al-Basyirah, mengapresiasi komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan kepada pengurus masjid dan pekerja keagamaan.</p>
<p>"Semoga menjadi ladang pahala bagi insan BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan bagi kita para penggiat masjid, serta bisa diduplikasi di masjid-masjid lain se-Malang Raya," pungkasnya. <strong>dwi</strong></p>
<p>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202607/img20260731190426.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Penyerahan secara simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada takmir masjid.]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[KBIHU Annadliyin Sekar Madu Laren Sumbang Pembangunan Masjid Gus Dur PCNU Lamongan]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-269937-kbihu-annadliyin-sekar-madu-laren-sumbang-pembangunan-masjid-gus-dur-pcnu-lamongan</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-269937-kbihu-annadliyin-sekar-madu-laren-sumbang-pembangunan-masjid-gus-dur-pcnu-lamongan</guid>
                    <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 18:21:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Komitmen mendukung syiar Islam dan pembangunan fasilitas keagamaan terus ditunjukkan oleh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh ]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong style="font-size: 1.1rem;">SURABAYAPAGI.com, Lamongan &ndash; </strong><span style="font-size: 1.1rem;">Komitmen mendukung syiar Islam dan pembangunan fasilitas keagamaan terus ditunjukkan oleh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) Annadliyin MWC NU Sekaran Maduran (Sekar Madu) dan Laren Lamongan.</span></p>
<p>Melalui program kepedulian sosial, lembaga tersebut menyisihkan sebagian pendapatannya untuk membantu pembangunan Masjid KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) PCNU Lamongan.</p>
<p>Penyerahan sumbangan langsung dipimpin oleh ketua KBIHU Annadliyin, KH. Nurul Usman, didampingi KH. KH. Yusuf Hamid yang juga ketua MWC NU Maduran, dan H. Mufid selaku bendahara.</p>
<p>Rombongan KBIHU Annadliyin diterima langsung jajaran PCNU Lamongan yang diwakili Madekhan Ali Wakil Ketua, Muhajirin Wakil Bendahara dan Ali Nurdin Ketua LP Ma'arif.&nbsp;</p>
<p>Ketua KBIHU Annadliyin Sekar Madu Laren, KH. Nurul Usman menyampaikan bahwa menyisihkan sebagian pendapatan merupakan bentuk rasa syukur, sekaligus ikhtiar untuk memperoleh keberkahan dalam setiap aktivitas pelayanan kepada jamaah.</p>
<p>"Kami berharap kontribusi ini dapat membantu kelancaran pembangunan Masjid Gus Dur. Semoga menjadi amal jariyah bagi seluruh pengurus, pembimbing, dan jamaah KBIHU Annadliyin Sekar Madu Laren," ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, Wakil Ketua PCNU Lamongan Madekhan Ali dalam kesempatan itu, menyampaikan apresiasi atas kepedulian KBIHU Annadliyin Sekar Madu. Dukungan dari berbagai elemen masyarakat dinilai menjadi energi positif dalam mewujudkan Masjid Gus Dur sebagai pusat peradaban umat yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.</p>
<p>Melalui gerakan berbagi ini, diharapkan semakin banyak lembaga, badan usaha, dan masyarakat yang turut berpartisipasi dalam menyukseskan pembangunan Masjid Gus Dur sebagai simbol kebersamaan dan pengabdian warga Nahdliyin di Lamongan.</p>
<p><img src="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202607/1000241571.jpg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>KBIHU Annadliyin kata Madekhan menjadi satu-satunya KBIHU di Lamongan yang telah menyisihkan sebagian pendapatan untuk pembangunan Masjid Gus Dur.</p>
<p>"Di Lamongan KBIHU <span style="font-size: 1.1rem;">yang milik organisasi Nahdlatul Ulama ada empat, milik warga dan pengurus NU ada 13, semoga naik naik KBIHU Annadliyin ini bisa diikuti oleh KBIHU lainya untuk bergotong royong merampungkan pembangunan masjid Gus Dur," harapnya.</span></p>
<p>Sekedar diketahui Masjid Gus Dur ini memang tengah dibangun sebagai pusat kegiatan keagamaan, dan kemasyarakatan bagi warga Nahdlatul Ulama, dan sebagai bentuk layanan ibadah bagi masyarakat umum lebih-lebih bagi para pengguna jalan karena tempatnya di lokasi strategis jalan Nasional Plosowahyu Lamongan.</p>
<p>Pembangunan masih tegah berlangsung, hingga saat ini progresnya sudah mencapai 65 persen, dan ditargetkan akan selesai pada tahun 2027, dengan perkiraan menghabiskan anggaran sebesar Rp 17 Miliar.<strong>jir</strong></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202607/1000241570.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Pengurus KBIHU Sekar Madu Lamongan saat menyerahkan sumbangan ke Masjid Gus Dur yang diterima oleh pengurus PCNU Lamongan. SP/MUHAJIRIN ]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Dishub Lamongan Teken Kerjasama  Pembayaran  Retribusi Parkir Pakai Qris dengan Bank Jatim]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-269936-dishub-lamongan-teken-kerjasama-pembayaran-retribusi-parkir-pakai-qris-dengan-bank-jatim</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-269936-dishub-lamongan-teken-kerjasama-pembayaran-retribusi-parkir-pakai-qris-dengan-bank-jatim</guid>
                    <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 18:14:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan melaksanakan penandatanganan kerjasama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 1.1rem;"><strong>SURABAYAPAGI.com, Lamongan - </strong>Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan melaksanakan penandatanganan kerjasama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) Cabang Lamongan, dimana pembayaran retribusi parkir &nbsp;menggunakan nontunai dengan memanfaatkan layanan QRIS.</span></p>
<p>Penandatangan kontrak dilakukan di Guest House Pendopo Lokatantra pada pada Jum'at (31/7/2026). Perjanjian kerjasama ini terkait layanan jasa keuangan penerimaan tarif retribusi pelayanan parkir secara non tunai, yang disiapkan untuk diberlakukan pada titik-titik parkir yang dikelola oleh Dinas Perhubungan Lamongan.</p>
<p>Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang turut hadir dalam kesempatan tersebut berharap, bahwa dengan digitalisasi ini akan dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi penerimaan pembayaran tarif retribusi parkir di Lamongan.</p>
<p>"Kita melakukan penandatanganan MoU bersama Bank Jatim, Dishub, dalam rangka untuk pembayaran parkir memakai qris. Harapannya dengan digitalisasi ini pendapatan daerah, khususnya PAD dari sektor retribusi parkir ini akan semakin meningkat, karena pembayarannya semakin akurat, akuntabel, dan tentu pelayanannya semakin lebih baik dengan digitalisasi, fraud dan kecurangan juga terminimalisir," harapnya.</p>
<p>Selain itu diterangkan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan Dianto Hari Wibowo, bahwa hal ini juga sebagai bentuk transformasi tata kelola layanan parkir yang dilakukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat, serta Petugas Parkir Dishub dari penyalahgunaan yang mungkin saja terjadi.&nbsp;</p>
<p>Ditambahkannya bahwa pembayaran parkir nontunai ini rencananya akan diberlakukan pada sekitar 43 titik parkir yang dikelola Dishub di Kecamatan Lamongan dan Babat.</p>
<p>"Kami yakin bahwa kami dan petugas kami juga siap secara keseluruhan untuk mensukseskan ini, karena ini juga bagian dari amanah yang diberikan kepada petugas-petugas parkir untuk bisa berjalan dengan baik, dan kemudian meminimalisir hal yang kemudian bisa membahayakan serta mengurangi PAD," terang Dianto.</p>
<p><img src="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202607/1000241561.jpg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>Tidak hanya itu Pemimpin Cabang PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim) Cabang Lamongan Bondan Seno Aji, menyampaikan bahwa layanan inovasi pembayaran nontunai ini tentu dapat memberikan kemanfaatan pembayaran yang lebih cepat dan mudah serta lebih akurat.</p>
<p>"Tentunya akan mempermudah, selain itu juga pengelolaan retribusi pembayaran parkir ini bisa termonitoring dan kita evaluasi secara real time. Rencananya akan dimulai 10 Agustus, masih akan soft launching, pembinaan melalui sosialisasi, dan nanti grand launching-nya di tanggal 10 Agustus," ungkapnya.<strong>jir</strong></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202607/1000241560.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Bupati Lamongan saat mencoba pembayaran  parkir dengan menggunakan layanan QRIS yang dikerjasamakan dengan Bank Jatim. SP/MUHAJIRIN ]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Ekonomi dan Bisnis]]></category><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Belum Disalurkan, Pikap KDKMP Tabrakan Beruntun di Ponorogo Saat Konvoi]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-269935-belum-disalurkan-pikap-kdkmp-tabrakan-beruntun-di-ponorogo-saat-konvoi</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-269935-belum-disalurkan-pikap-kdkmp-tabrakan-beruntun-di-ponorogo-saat-konvoi</guid>
                    <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 16:17:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kecelakaan beruntun yang melibatkan dua unit mobil pikap KDKMP dan sebuah bus pariwisata terjadi di simpang lampu merah Gandukepuh,]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA PAGI, Ponorogo</strong>- Kecelakaan beruntun yang melibatkan dua unit mobil pikap KDKMP dan sebuah bus pariwisata terjadi di simpang lampu merah Gandukepuh, Desa Gandukepuh, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jumat (31/7/2026). Insiden ini diduga dipicu oleh pengemudi pikap yang kurang fokus saat kendaraan konvoi itu berhenti di persimpangan.&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.</p>
<p>Peristiwa bermula ketika bus pariwisata berpelat nomor K 7358 OB yang membawa rombongan peziarah dari Wonogiri dengan tujuan Trenggalek berhenti di lajur lampu merah. Tepat di belakang bus, sebuah pikap KDKMP berpelat nomor B 9818 XSY yang melaju dari Cikarang, Jawa Barat, menuju Koramil 0802 Ponorogo ikut berhenti dengan menjaga jarak aman.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Namun, situasi berubah ketika satu pikap KDKMP lain dengan pelat nomor B 9838 XSY yang berada di posisi paling belakang diduga gagal mengendalikan laju kendaraannya. Benturan keras tak terelakkan setelah pikap tersebut menghantam kendaraan di depannya.&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Akibat dorongan kuat itu, pikap yang berada di tengah ikut terdorong hingga menabrak bagian belakang bus pariwisata.</p>
<p>Sopir bus pariwisata, Hari Suryono, menuturkan bahwa kendaraannya dalam posisi berhenti sempurna saat lampu lalu lintas menyala merah. Secara tiba-tiba, ia merasakan guncangan keras akibat hantaman dari arah belakang.</p>
<p>"Kami sudah berhenti, karena lampu merah, ya tiba-tiba ditumbur dari belakang," ujar Hari, Jumat (31/7/2026). Akibat kejadian itu, bus pariwisata mengalami kerusakan ringan pada bagian belakang.</p>
<p>Senada dengan Hari, pengemudi pikap KDKMP yang berada di posisi tengah, Muhammad Irfandi, mengaku telah menghentikan kendaraannya secara normal sesuai prosedur lalu lintas. Ia bahkan sudah menurunkan gigi transmisi sembari menunggu lampu hijau menyala. Tanpa diduga, kendaraannya dihantam keras dari arah belakang hingga terdorong ke depan.</p>
<p>"Saya sudah berhenti saat lampu merah dan sudah menurunkan gigi. Tiba-tiba kendaraan saya ditabrak dari belakang, hingga terdorong ke depan," ungkap Muhammad Irfandi.</p>
<p>Akibat insiden tabrakan beruntun ini, ketiga kendaraan mengalami tingkat kerusakan yang bervariasi. Pikap berpelat nomor B 9838 XSY mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan. Sementara itu, pikap B 9818 XSY mengalami kerusakan di bagian depan dan belakang akibat terjepit di antara bus dan kendaraan penabrak.</p>
<p>Kendati kondisi fisik kendaraan mengalami kerusakan, dipastikan seluruh pengemudi maupun penumpang selamat dan tidak ada korban jiwa atau luka dalam musibah ini. roh</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202607/1000831747.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Kondisi Pikap KDKMP yang akan disalurkan di Kabupaten Ponorogo terlihat ringsek dibagian depan usai terlibat kecelakaan beruntun di trafic light Gandu Kepuh. ]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category><category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pemuda 26 th Ketahuan Mencuri]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-269934-satreskrim-polres-blitar-kota-bekuk-pemuda-26-th-ketahuan-mencuri</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-269934-satreskrim-polres-blitar-kota-bekuk-pemuda-26-th-ketahuan-mencuri</guid>
                    <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 15:13:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYAPAGI.com, Blitar – Satreskrim Polres Blitar Kota bekuk pemuda 26 th ketahuan mencuri,
Setelah menerima laporan dari Dma 26 warga Desa Selodung Kec. S]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYAPAGI.com, Blitar &ndash;</strong> Satreskrim Polres Blitar Kota bekuk pemuda 26 th ketahuan mencuri,</p>
<p>Setelah menerima laporan dari Dma 26 warga Desa Selodung Kec. Srengat Kabupaten Blitar yang kehilangan HP dan uang Rp500 ribu, dalam rumahnya pada Minggu (19/7/2026), hal itu diketahui korban sepulang dari rumah temannya pada minggu dini hari. Satreskrim Polres Blitar Kota langsung tanggap dan bertindak cepat untuk menindaklanjuti laporan Dma.</p>
<p>Dalam laporannya Dma menyampaikan kronologis pencurian yang awalnya mengetahui pintu depan ditemukan bekas congkelan, selanjutnya korban bersama temannya melihat rekaman CCTV, dalam rekaman CCTV terlihat seseorang mondar-mandir di seputaran rumahnya, dari bekal itulah Satreskrim bergerak melakukan penyelidikan, dan akhirnya diketahui yang diduga pelaku pencurian, Komandan AKP Rudi Kuswoyo berhasil menangkap pelaku di wilayah Tulungagung.</p>
<p><img src="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202607/img-20260731-wa0016.jpg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>"Setelah didalami isi rekaman CCTV dan diselidiki, ternyata yang diduga pelaku adalah FM 25 warga Desa Ngaglik Kec. Srengat Kabupaten Blitar, untuk penangkapannya di wilayah Tulungagung," terang Kasi Humas Polres Blitar Kota AKP Samsul Anwar pada wartawan Jumat sore (31/7/2026).</p>
<p>Dalam pemeriksaan terhadap FM, pemuda berusia 25 tahun ini mengakui pencurian HP dan uang Rp500 ribu, serta mengaku bahwa FM juga melakukan pencurian di 3 TKP, antara lain di SDN Ngaglik 2 kali, toko depan SDN Ngaglik juga melakukan pencurian di sebuah toko pakan ternak, kini masih dikembangkan polisi atas pengakuan FM juga memeriksa saksi-saksi.</p>
<p>"Bila terbukti tersangka FM bisa dijerat Pasal 477 ayat ke-1 Ttg UU RI No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," pungkas AKP Samsul Anwar. <strong>Les</strong></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202607/img-20260731-wa0015.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Terduga pelaku pencurian, FM (26), saat diamankan oleh warga dan korban setelah aksinya terekam CCTV dan berhasil dilacak hingga wilayah Tulungagung. SP/LESTARIYONO]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Home Care Jember Jadi Layanan Jemput Bola sampai Pelosok Desa, Pertama di Indonesia]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-269933-home-care-jember-jadi-layanan-jemput-bola-sampai-pelosok-desa-pertama-di-indonesia</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-269933-home-care-jember-jadi-layanan-jemput-bola-sampai-pelosok-desa-pertama-di-indonesia</guid>
                    <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 15:01:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menghadirkan inovasi layanan kesehatan melalui Program Home Care yang mengusung konsep jemput ]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://surabayapagi.com/admin/news/artikel/surabayapagi.com">SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA</a> &ndash; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menghadirkan inovasi layanan kesehatan melalui Program Home Care yang mengusung konsep jemput bola hingga tingkat desa. Program yang digagas Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait ini memastikan tenaga kesehatan mendatangi langsung rumah warga, sehingga masyarakat tidak lagi harus menanggung beban biaya dan kesulitan akses menuju fasilitas kesehatan.</p>
<p>Menurut Gus Fawait, program tersebut lahir dari pengalaman masa kecilnya saat melihat banyak warga desa memilih menahan sakit di rumah. Bukan karena biaya berobat, melainkan karena tidak memiliki ongkos transportasi ke rumah sakit serta khawatir kehilangan penghasilan jika harus meninggalkan pekerjaan.</p>
<p>"Kalau orang yang mampu punya dokter keluarga, maka keluarga yang tidak mampu juga harus punya dokter keluarga. Itulah semangat keadilan sosial yang ingin kami wujudkan," ujar Gus Fawait di Surabaya, Jumat (31/7/2026).</p>
<p>Melalui Program Home Care, sebanyak 1.200 tenaga kesehatan diterjunkan untuk menyambangi rumah-rumah warga yang menjadi prioritas pelayanan. Mereka melakukan pemeriksaan kesehatan dasar, memberikan penanganan awal, hingga menghubungkan pasien dengan dokter spesialis maupun subspesialis melalui layanan telemedicine apabila diperlukan. Tidak hanya itu, obat-obatan juga diantarkan langsung ke rumah pasien sehingga masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi ataupun meninggalkan pekerjaan demi memperoleh layanan kesehatan. "Alhamdulillah program ini mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Bahkan Wamenkes dr Benyamin sudah menyampaikan kepada kami, program ini akan menjadi pilot project secara nasional," ujarnya bangga. "Tapi kita terus berbenah, karena ini baru pertama kali dan banyak yang terus kita perbaiki dalam pelayanan dan sebagainya," imbuh mantan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jatim ini.</p>
<p>Program, kata Gus Fawait ini juga mengintegrasikan pelayanan sosial. Selain memeriksa kondisi kesehatan, petugas akan mendata kecukupan pangan keluarga dan kondisi rumah. Warga yang membutuhkan akan diusulkan menerima bantuan sembako maupun program perbaikan rumah tidak layak huni dari pemerintah.</p>
<p>Pada tahap awal, layanan diprioritaskan bagi lima kelompok masyarakat, yakni lansia yang hidup sendiri, balita stunting, ibu hamil berisiko tinggi, penyandang disabilitas dengan penyakit penyerta, serta warga miskin ekstrem yang mengidap penyakit menahun. Masyarakat di luar kategori tersebut tetap dapat mengakses layanan melalui hotline pengaduan Wadul Gus'e.</p>
<p>Gus Fawait memastikan seluruh layanan Home Care diberikan secara gratis dan tidak mengganggu pelayanan di puskesmas maupun rumah sakit karena memanfaatkan armada kendaraan operasional milik OPD yang sudah tersedia. Menurutnya, kehadiran negara di tengah masyarakat menjadi tujuan utama program tersebut.</p>
<p>"Home Care saya pastikan gratis. Yang paling penting adalah negara hadir ketika masyarakat membutuhkan. Inilah wujud nyata keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," pungkasnya. rko</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202607/whatsapp-image-2026-07-31-at-145427.jpeg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Home Care Jember Jadi Layanan Jemput Bola sampai Pelosok Desa, Pertama di Indonesia]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Politik Pemerintahan]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Gencarkan Homecare di Rowotamtu Rambipuji, Gus Fawait Pimpin Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-269932-gencarkan-homecare-di-rowotamtu-rambipuji-gus-fawait-pimpin-wujudkan-asta-cita-presiden-prabowo</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-269932-gencarkan-homecare-di-rowotamtu-rambipuji-gus-fawait-pimpin-wujudkan-asta-cita-presiden-prabowo</guid>
                    <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 14:10:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYAPAGI.com, Jember — Pemerintah Kabupaten Jember terus memaksimalkan pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan dan pengentasan kemiskinan. Paling a]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong style="font-size: 1.1rem;">SURABAYAPAGI.com, Jember &mdash; </strong><span style="font-size: 1.1rem;">Pemerintah Kabupaten Jember terus memaksimalkan pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan dan pengentasan kemiskinan. Paling anyar, saat Bupati Jember Gus Fawait memimpin pelaksanaan layanan Homecare dalam serangkaian Bunga Desaku di Desa Rowotamtu, Kecamatan Rambipuji, Rabu (29/7/2026) siang.</span></p>
<p>Program Homecare yang digulirkan Pemkab Jember ini ditegaskan sebagai bentuk konkret pelaksanaan Asta Cita ke-4 Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, serta pemeliharaan kesehatan masyarakat. Tidak hanya itu, terobosan ini juga menjadi pilar utama penyokong Asta Cita ke-6, yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi, penyediaan akses layanan dasar, serta pengentasan kemiskinan.</p>
<p>Bupati Gus Fawait menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh jajaran tenaga kesehatan (nakes), Dinas Sosial, Puskesmas, serta jajaran kecamatan dan desa yang bergerak masif melayani masyarakat miskin dan berisiko tinggi secara langsung.</p>
<p>"Program ini baru berjalan beberapa hari, namun semangat kawan-kawan nakes, Dinsos, hingga Puskesmas sangat luar biasa. Tentu sebuah kebijakan besar memerlukan proses penyempurnaan secara bertahap, namun dampaknya sudah langsung dirasakan oleh warga," ujar Gus Fawait.</p>
<p><img src="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202607/1000241408.jpg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>Dalam kunjungan tersebut, Bupati mendampingi pemeriksaan warga berisiko tinggi secara menyeluruh. Selain membawa dokter spesialis kandungan untuk memeriksa ibu hamil risiko tinggi melalui konsultasi medis, tim kesehatan juga melakukan penimbangan serta evaluasi tumbuh kembang anak terindikasi stunting. Gus Fawait menekankan pentingnya pendekatan persuasif dan humanis dalam memberikan edukasi medis kepada warga.</p>
<p>"Kita tidak boleh menggunakan bahasa medis yang terlalu rumit atau menakutkan bagi warga. Kepada keluarga anak stunting, kita berikan dorongan dan pemahaman bahwa anak mereka baik-baik saja, namun memerlukan dukungan gizi dan nutrisi lebih agar tumbuh kembangnya dapat optimal," jelasnya.</p>
<p>Kehadiran program Homecare tidak hanya berfokus pada penanganan medis belaka, melainkan menyasar akar permasalahan sosial-ekonomi masyarakat. Di Rowotamtu, Gus Fawait juga meninjau kondisi hunian warga kurang mampu. Bagi warga yang tempat tinggalnya berdiri di atas tanah kas desa sehingga tidak dapat memperoleh Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Pemkab Jember menyiapkan skema bantuan alternatif berupa material bangunan seperti semen dan bahan bangunan lainnya melalui Cipta Karya dan Pemerintah Kecamatan.</p>
<p>"Ini selaras dengan cita-cita Bapak Presiden Prabowo untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia, di mana langkah ini kita mulai secara bertahap dari Kabupaten Jember. Sakit kerap menjadi pemicu utama kemiskinan, sehingga pencegahan dan penanganan dari desa adalah kunci," tegas Bupati.</p>
<p>Terkait dengan keterjangkauan wilayah, Gus Fawait menerangkan bahwa bagi desa-desa yang berdekatan dengan fasilitas kesehatan, layanan Homecare dapat mempercepat aksesibilitas. Sementara untuk wilayah terpencil dan pinggiran seperti Sumberbaru atau Panti yang sulit diakses roda empat, para nakes diterjunkan menggunakan moda transportasi roda dua untuk menerobos medan.</p>
<p>Gus Fawait menegaskan bahwa layanan Homecare dirancang sebagai kerja kolaboratif lintas sektor, yang mengintegrasikan nakes, kader Posyandu, hingga relawan sosial Dinas Sosial. Pemkab Jember juga rutin menggelar evaluasi berkala bersama para Kepala Puskesmas dan camat guna memastikan efektivitas layanan.</p>
<p>"Tekad kami di Kabupaten Jember sangat jelas. Warga yang tidak mampu harus merasakan bahwa mereka memiliki dokter keluarga atau dokter pribadi yang siap hadir untuk mereka. Selain pemeriksaan kesehatan, kami juga memberikan bantuan sembako untuk mempertebal bantalan sosial masyarakat miskin di luar program bantuan reguler pemerintah pusat seperti PKH dan BPNT," pungkas Gus Fawait.</p>
<p>Dengan integrasi layanan kesehatan langsung ke rumah, penanganan gizi stunting, perbaikan sarana hunian, dan jaminan pangan, Pemkab Jember optimistis dapat mempercepat pemerataan kesejahteraan sekaligus memutus mata rantai kemiskinan dari taraf desa. <strong>rko</strong></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202607/1000241407.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Gencarkan Homecare di Rowotamtu Rambipuji, Gus Fawait Pimpin Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Bangun Ekosistem Futsal Usia Muda Lewat Wondr Futsal Series 2026]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-269931-bangun-ekosistem-futsal-usia-muda-lewat-wondr-futsal-series-2026</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-269931-bangun-ekosistem-futsal-usia-muda-lewat-wondr-futsal-series-2026</guid>
                    <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 13:43:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Surabaya Pagi – Membangun talenta muda ekosistem olahraga Futsal Games of Society menggelar Wondr Futsal Series 2026. Even tersebut resmi dirgulir di Surabaya, ]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Surabaya Pagi</strong> &ndash; Membangun talenta muda ekosistem olahraga Futsal Games of Society menggelar Wondr Futsal Series 2026. Even tersebut resmi dirgulir di Surabaya, sebagai kota pembuka. Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi antarpelajar, tetapi juga dirancang sebagai bagian dari ekosistem pembinaan atlet futsal muda yang berkelanjutan di Indonesia.&nbsp;</p>
<p>CEO Games of Society Novel Leonardo menegaskan komitmen pihaknya dalam membangun ekosistem olahraga usia muda secara mandiri dan berkelanjutan melalui gelaran wondr Futsal Series 2026. Hal tersebut disampaikannya dalam pembukaan kompetisi futsal pelajar tersebut di Surabaya.&nbsp;</p>
<p>​Novel menyampaikan bahwa perkembangan pesat yang diraih sejak perusahaannya berdiri pada 2022 tidak lepas dari kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satu dukungan utama datang dari Bank BNI yang konsisten menjadi Naming Rights Partner Official.&nbsp;</p>
<p>​"Pada tahun 2022, Games of Society berdiri. Hingga hari ini, kami ada di titik ini sudah pasti datang dari kontribusi banyaknya stakeholders. Salah satu yang paling signifikan adalah wondr by BNI dengan kepercayaan yang luar biasa dari tahun 2024, 2025, hingga 2026 tahun ini menjadi Naming Rights Partner Official Futsal Series," kata Novel.&nbsp;</p>
<p>​Ia menjelaskan bahwa pihaknya mengusung misi membawa nilai positif bagi generasi muda melalui media futsal. Saat ini, jangkauan operasional Futsal Series telah menembus 40 kota di Indonesia, membentang dari Aceh hingga Papua, dengan mengandalkan tata kelola dan komersialisasi profesional.&nbsp;</p>
<p>​"Saya dengan bangga mau mengatakan langsung di depan media: hingga detik ini, kami belum pernah menerima dana sepersen pun dari pemerintahan atau negara. Kami murni melakukan komersialisasi dari sponsorship, ticketing offline, dan juga monetisasi privat lainnya," tegasnya.&nbsp;</p>
<p>​Dampak dari ekosistem ini dinilai mampu merangkul ratusan ribu pemuda dan penonton secara langsung di berbagai daerah, yang turut terintegrasi dengan pemanfaatan layanan digital.&nbsp;</p>
<p>​"Kami yakin nilai yang kami bangun di komunitas sekolah, komunitas para pelajar, dan komunitas anak muda tidak cuma memberikan benefit kepada stakeholders anak muda secara langsung. Di tahun lalu, kami dipercaya oleh 765.000 penonton offline yang langsung datang ke stadion," terangnya.&nbsp;</p>
<p>​Lebih jauh, Novel menekankan bahwa kompetisi ini dirancang lebih dari sekadar turnamen olahraga biasa. wondr Futsal Series dibangun sebagai wadah pembinaan karakter yang melibatkan seluruh jaringan pendukung para atlet muda.&nbsp;</p>
<p>​"Futsal Series atau wondr Futsal Series bukan cuma sekadar event organizer tim A melawan tim B. Kami punya banyak narasi dan nilai yang kami bangun: bagaimana peran orang tua, teman-teman, kepala sekolah, dan guru, serta peran stakeholders lainnya di dalam ekosistem kami. Karena anak muda adalah masa depan bangsa," pungkas Novel. Alq</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202607/pembukaan-wondr-futsal-series-2026.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[CEO Games of Society Novel Leonardo saat membuka Wondr Futsal Series 2026 di Surabaya (kanan)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[OlahRaga]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Lewat JConnect, Bank Jatim Boyong Dua Penghargaan Sekaligus]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-269930-lewat-jconnect-bank-jatim-boyong-dua-penghargaan-sekaligus</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-269930-lewat-jconnect-bank-jatim-boyong-dua-penghargaan-sekaligus</guid>
                    <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 13:39:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SurabayaPagi, Jakarta - Komitmen PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) dalam menghadirkan layanan perbankan digital yang inovatif kembali]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>SurabayaPagi, Jakarta - Komitmen PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) dalam menghadirkan layanan perbankan digital yang inovatif kembali memperoleh apresiasi.</p>
<p>Melalui aplikasi digital JConnect Mobile, Bank Jatim sukses meraih penghargaan Top Digital Application Regional Banking &ndash; JConnect by Bank Jatim dalam ajang penghargaan Digital Excellence Awards 2026.&nbsp;</p>
<p>Bertempat di Jakarta, penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Teknologi Informasi, Digital, dan Operasi Bank Jatim Dodit Wiweko Probojakti pada hari Kamis (30/7/2026).</p>
<p>Dodit menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bukti nyata atas komitmen perseroan dalam mempercepat transformasi digital sekaligus menghadirkan layanan perbankan yang semakin mudah, aman, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.</p>
<p>&rdquo;Penghargaan ini merupakan apresiasi atas kerja keras seluruh insan Jatimers dalam membangun ekosistem layanan digital yang berorientasi pada kebutuhan nasabah. JConnect tidak hanya menjadi kanal transaksi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Bank Jatim dalam memperluas inklusi keuangan, meningkatkan kualitas layanan, serta mendukung transformasi digital di sektor perbankan daerah,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Menurut Dodit, transformasi digital merupakan salah satu strategi utama Bank Jatim untuk meningkatkan daya saing di tengah perkembangan industri keuangan yang semakin dinamis.&nbsp;</p>
<p>Oleh karena itu, perseroan terus melakukan pengembangan fitur, peningkatan keamanan sistem, hingga optimalisasi pengalaman pengguna (user experience) pada aplikasi JConnect agar mampu memberikan layanan yang cepat, praktis, dan andal.</p>
<p>Saat ini, JConnect telah berkembang menjadi super app yang menyediakan berbagai layanan perbankan digital, mulai dari pembukaan rekening secara online, transfer dana, pembayaran tagihan, pembelian berbagai produk digital, QRIS, hingga beragam fitur transaksi lainnya yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja.&nbsp;</p>
<p>&rdquo;Ke depan, Bank Jatim akan terus memperkuat kapabilitas digital melalui pengembangan teknologi, inovasi layanan, serta kolaborasi dengan berbagai pihak agar JConnect semakin memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus memperkuat posisi Bank Jatim sebagai bank pembangunan daerah yang modern, adaptif, dan kompetitif,&rdquo; tambahnya.</p>
<p>Tidak hanya itu, pada hari yang sama Bank Jatim juga kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan BPD dengan Inovasi Digital Terbaik dalam ajang Awards 2026.&nbsp;</p>
<p>Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas konsistensi Bank Jatim dalam menghadirkan inovasi digital yang mampu meningkatkan kualitas layanan serta mendukung akselerasi transformasi bisnis perusahaan.</p>
<p>Diraihnya dua penghargaan dalam satu hari tersebut menjadi motivasi bagi Bank Jatim untuk terus menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, pelaku usaha, maupun pemerintah daerah.&nbsp;</p>
<p>&rdquo;Pengakuan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berinovasi dan mempercepat transformasi digital. Kami meyakini bahwa digitalisasi merupakan kunci dalam menciptakan layanan perbankan yang lebih inklusif, efisien, dan berkelanjutan. Oleh sebab itu, kami akan terus mengembangkan solusi digital yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Adapun sepanjang semester I 2026, pengguna JConnect sukses mencapai 1,09 juta user atau naik 23,82 persen (YoY). Untuk jumlah transaksinya sendiri berada di angka Rp 37,28 triliun, tumbuh 19,10 persen (YoY).</p>
<p>Kemudian pengguna QRIS Bank Jatim juga meningkat 17,74 persen (YoY) atau saat ini berada di angka 221.161 user.&nbsp;</p>
<p>Jumlah transaksinya sepanjang 6 bulan pertama ini sebesar Rp 2,89 triliun, naik 38,15 persen (YoY).&nbsp;</p>
<p>Melalui berbagai inovasi yang terus dikembangkan, Bank Jatim optimis dapat memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan melalui layanan perbankan digital yang unggul.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202607/1000755722.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Lewat JConnect, Bank Jatim Boyong Dua Penghargaan Sekaligus]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Ekonomi dan Bisnis]]></category></item></channel></rss>