<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
            xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
            xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
            xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
            xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
            xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"><channel>
                <title>surabayapagi.com - Telaah Berita Pilihan</title>
                <atom:link href="https://surabayapagi.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
                <link>https://surabayapagi.com/</link>
                <description>Berita Terkini Jawa Timur</description>
                <lastBuildDate>Mon, 22 Jun 2026 13:18:00 +0700</lastBuildDate>
                <language>id-ID</language>
                <generator>https://surabayapagi.com/</generator>
                <image>
                    <url>https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/logo/logo.png</url>
                    <title>surabayapagi.com - Telaah Berita Pilihan</title>
                    <link>https://surabayapagi.com/</link>
                </image><item>
                    <title><![CDATA[Lonjakan Harga Bapok, Pedagang Makanan Ngawi Khawatir Kehilangan Pelanggan]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-268746-lonjakan-harga-bapok-pedagang-makanan-ngawi-khawatir-kehilangan-pelanggan</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-268746-lonjakan-harga-bapok-pedagang-makanan-ngawi-khawatir-kehilangan-pelanggan</guid>
                    <pubDate>Mon, 22 Jun 2026 13:18:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Menindaklanjuti fenomena lonjakan harga bahan pokok (bapok), seperti komoditas beras dan minyak goreng dalam sepekan terakhir,]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYAPAGI.com, Ngawi - </strong>Menindaklanjuti fenomena lonjakan harga bahan pokok (bapok), seperti komoditas beras dan minyak goreng dalam sepekan terakhir, membuat sejumlah para pelaku usaha kuliner di Ngawi tidak berani menaikkan harga jual karena khawatir kehilangan pelanggan.</p>
<p>Berdasarkan pantauan di Pasar Besar Ngawi pada Minggu (21/6/2026) menunjukkan harga beras premium naik dari Rp14.700 menjadi Rp16 ribu per kilogram. Sementara beras medium melonjak dari Rp13 ribu menjadi Rp15 ribu per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada komoditas minyak goreng. Minyakita yang sebelumnya dijual Rp20 ribu per liter kini menjadi Rp22 ribu per liter.&nbsp;</p>
<p>Menurut Lasni, salah satu pedagang Pasar Besar Ngawi mengatakan, hampir seluruh jenis beras mengalami kenaikan harga dalam beberapa hari terakhir. Kondisi itu membuat banyak pembeli mengeluhkan mahalnya kebutuhan pokok. Lanjutnya, kenaikan harga bahan pokok ini diduga dipengaruhi meningkatnya biaya distribusi setelah harga BBM non-subsidi mengalami penyesuaian.</p>
<p>"Beras semua naik. Medium dari Rp13 ribu menjadi Rp15 ribu dan premium dari Rp14.700 menjadi Rp16 ribu. Belum lagi minyak goreng, para pembeli mengeluh semua," ujar Lasni.</p>
<p>Lebih lanjut, adanya dampak kenaikan harga bahan pokok paling dirasakan para pelaku usaha kuliner. Mereka harus mengeluarkan modal lebih besar untuk membeli bahan baku setiap hari. Akibatnya, banyak pedagang memilih mempertahankan harga jual meski keuntungan yang diperoleh semakin menipis.</p>
<p>Tak hanya beras dan minyak goreng, beberapa jenis sayuran juga mengalami kenaikan harga. Wortel yang sebelumnya dijual Rp12 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp18 ribu per kilogram. Sementara kubis naik dari Rp8 ribu menjadi Rp10 ribu per kilogram. Para pedagang berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga bahan pokok. Sebab jika kenaikan harga terus berlanjut, beban ekonomi masyarakat dan pelaku usaha kecil diperkirakan akan semakin berat. <strong>ng-01/dsy</strong></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202606/pedagang-makanan-ngawi-khawatir-kehilangan-pelanggan-foto.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Ilustrasi. Aktivitas jual beli di pasar besar Ngawi.  SP/ Foto: IDN Times/Riyanto ]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Ekonomi dan Bisnis]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Lewat Program Penjangkauan, Dinsos Trenggalek Tambah Calon Siswa Sekolah Rakyat]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-268745-lewat-program-penjangkauan-dinsos-trenggalek-tambah-calon-siswa-sekolah-rakyat</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-268745-lewat-program-penjangkauan-dinsos-trenggalek-tambah-calon-siswa-sekolah-rakyat</guid>
                    <pubDate>Mon, 22 Jun 2026 12:17:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Melalui program penjangkauan yang dilakukan pendamping sosial di sejumlah desa, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYAPAGI.com, Trenggalek -</strong> Melalui program penjangkauan yang dilakukan pendamping sosial di sejumlah desa, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Trenggalek, telah menambah calon peserta didik Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) dari keluarga prasejahtera&nbsp;</p>
<p>Pendamping Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) Dinsos PPPA Trenggalek Ika Putri Asih Ningrum, mengatakan salah satu calon peserta didik yang menyatakan minat mengikuti program tersebut adalah Muhammad Azril Al Faruq (8), siswa kelas I SD asal Desa Gembleb, Kecamatan Pogalan.</p>
<p>Pasalnya, diketahui sebelumnya jika awal penjangkauan dilakukan untuk mencari calon siswa jenjang SMA. Namun saat proses verifikasi di lapangan, justru anak dalam keluarga tersebut yang menunjukkan minat besar untuk bersekolah di Sekolah Rakyat. Selain itu, kuota peserta didik Sekolah Rakyat untuk jenjang SD masih belum terpenuhi sehingga proses penjangkauan terus dilakukan kepada keluarga sasaran.</p>
<p>Lebih lanjut, ia menjelaskan keluarga Azril secara faktual tergolong kurang mampu dan saat ini menempati rumah sederhana yang berdiri di atas lahan milik warga. Meskipun demikian, secara administratif keluarga tersebut masih tercatat pada kelompok kesejahteraan yang berada di luar kategori prioritas penerima program.</p>
<p>"Saat kami datang, justru Azril yang sangat antusias mengikuti program Sekolah Rakyat. Ini menjadi salah satu tambahan calon peserta didik untuk jenjang sekolah dasar. Kondisi riil keluarga ini sebenarnya layak masuk kelompok prioritas. Karena itu, kami akan berkoordinasi dengan pemerintah desa dan Dinas Sosial untuk proses pembaruan data kesejahteraan," ujarnya, Senin (22/06/2026).</p>
<p>Sebagai langkah awal, petugas melengkapi dokumen pendukung berupa surat keterangan tidak mampu serta berita acara hasil verifikasi lapangan untuk mendukung proses administrasi calon peserta didik. Selain itu, Dinsos PPPA Trenggalek juga menargetkan setiap pendamping sosial dapat menjaring calon peserta didik dari jenjang SD, SMP, maupun SMA guna memenuhi kuota Sekolah Rakyat yang akan mulai beroperasi pada tahun ajaran baru mendatang. <strong>tr-02/dsy</strong></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202606/trenggalek-tambah-calon-siswa-sekolah-rakyat-foto.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Petugas Dinas Sosial melakukan kunjungan dan pendataan calon siswa Sekolah Rakyat di Desa Gemblep, Trenggalek. SP/ Foto: Destyan Sujarwoko]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Momentum Libur Sekolah, Disparbud Trenggalek Manfaatkan Dongkrak Kunjungan Wisata]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-268744-momentum-libur-sekolah-disparbud-trenggalek-manfaatkan-dongkrak-kunjungan-wisata</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-268744-momentum-libur-sekolah-disparbud-trenggalek-manfaatkan-dongkrak-kunjungan-wisata</guid>
                    <pubDate>Mon, 22 Jun 2026 12:11:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Selama libur sekolah, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Trenggalek memanfaatkan momentum tersebut untuk]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYAPAGI.com, Trenggalek -</strong> Selama libur sekolah, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Trenggalek memanfaatkan momentum tersebut untuk mendongkrak kunjungan wisatawan dan mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata hingga 40 persen pada akhir Juni 2026.</p>
<p>Untuk persiapan menghadapi musim liburan telah dilakukan sejak beberapa waktu lalu, melalui forum rembuk wisata yang melibatkan pengelola destinasi, hotel, restoran, rumah makan, dan pelaku usaha pariwisata lainnya. Dan berbagai langkah disiapkan, mulai dari promosi besar-besaran, penguatan kolaborasi pelaku wisata, hingga peningkatan aspek keamanan dan kenyamanan destinasi.</p>
<p>"Kami mengajak seluruh pelaku usaha pariwisata untuk saling berkolaborasi. Jadi tidak hanya menjual produknya sendiri, tetapi juga ikut mengenalkan destinasi, hotel, restoran, maupun layanan wisata lainnya yang ada di Trenggalek," jelas Plt Kepala Disparbud Kabupaten Trenggalek, Tony Widianto, Senin (22/06/2026).</p>
<p>Selain itu, Disparbud juga menyebarluaskan surat imbauan dari Pemerintah Kabupaten Trenggalek yang mengajak masyarakat, pelajar, lembaga pendidikan, hingga instansi untuk mengisi masa libur sekolah dengan berwisata di daerah sendiri. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi di sektor pariwisata sekaligus menambah jumlah kunjungan ke berbagai objek wisata.</p>
<p>"Kami berharap masyarakat memanfaatkan libur sekolah untuk berwisata di Trenggalek. Dengan begitu, kunjungan wisatawan dapat meningkat dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar destinasi," ujarnya.</p>
<p>Sedangkan untuk menjangkau wisatawan dari luar daerah, Disparbud juga mengintensifkan promosi melalui media sosial. Tak hanya itu, pihaknya turut menyasar sekolah-sekolah di sejumlah daerah yang selama ini menjadi penyumbang wisatawan ke Trenggalek, seperti Kediri, Jombang, dan Mojokerto. Upaya peningkatan kenyamanan pengunjung juga dilakukan, melalui penambahan fasilitas kebersihan.&nbsp;</p>
<p>Saat ini realisasi PAD sektor pariwisata Trenggalek telah mencapai sekitar 33 persen, dengan tingginya potensi kunjungan selama masa liburan Disparbud optimistis target 40 persen pada akhir bulan dapat tercapai. "Libur sekolah biasanya menjadi salah satu periode dengan kunjungan tertinggi. Kami optimistis capaian PAD bisa terus meningkat dan mendekati target yang telah ditetapkan," katanya. <strong>tr-01/dsy</strong></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202606/disparbud-manfaatkan-dongkrak-kunjungan-wisata-foto.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Plt Kepala Disparbud Kabupaten Trenggalek, Tony Widianto. SP/ TRG]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Ekonomi dan Bisnis]]></category><category><![CDATA[Pendidikan dan Teknologi]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Sasar Pelajar, Dispendukcapil Tulungagung Gencarkan Perekaman KTP-el Pemula]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-268743-sasar-pelajar-dispendukcapil-tulungagung-gencarkan-perekaman-ktp-el-pemula</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-268743-sasar-pelajar-dispendukcapil-tulungagung-gencarkan-perekaman-ktp-el-pemula</guid>
                    <pubDate>Mon, 22 Jun 2026 12:03:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) setempat]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYAPAGI.com, Tulungagung -</strong> Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) setempat tengah menggencarkan perekaman KTP elektronik (KTP-el) bagi pemula yang difokuskan pada pelajar di sekolah.</p>
<p>Pembuatan KTP elektronik dengan sasaran pelajar ini ditargetkan mencapai 15 ribu anak yang memasuki usia 17 tahun pada 2026. Selain melakukan perekaman langsung, petugas Dispendukcapil juga melakukan pendataan terhadap siswa yang usianya menjelang 17 tahun selama kurun 2026 ini.</p>
<p>"Kegiatan ini kami lakukan untuk meningkatkan cakupan perekaman KTP elektronik bagi wajib KTP pemula dan memenuhi identitas bagi penduduk," kata Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Dinas Penduduk dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Tulungagung Djarno di sela-sela kegiatan perekaman KTP, Senin (22/06/2026).</p>
<p>Hal itu karena, pihaknya juga ingin memberikan kemudahan bagi pelajar supaya tidak perlu izin meninggalkan jam pelajaran untuk mengurus KTP ke kantor kecamatan atau ke kantor Dispendukcapil. Maka petugas langsung mendatangi sasaran wajib KTP untuk melakukan perekaman KTP elektronik.</p>
<p>Pada kegiatan ini, salah satu sekolah yang mendapat pelayanan perekaman KTP elektronik yakni SMKN 1 Boyolangu. Total ada sebanyak 120 pelajar SMKN 1 Boyolangu yang mendapatkan pelayanan perekaman KTP elektronik. Dan secara umum, target perekaman KTP Elektronik di Tulungagung diangka 99,4 persen. Dispendukcapil Tulungagung akan berupaya menutup kekurangan target nasional.</p>
<p>"Kami sebelum ini sudah menjalankan kegiatan serupa di SMA Karangrejo. Jadi pelajar tidak perlu datang ke kantor untuk membuat KTP Elektronik, petugas sendiri yang langsung datang melayani," katanya.</p>
<p>Melalui program jemput bola ini, pihaknya menargetkan capaian pembuatan KTP Elektronik bagi pemula bisa mencapai 15 ribu orang. Pihaknya juga telah bekerjasama dengan Cabang Dinas Pendidikan Tulungagung agar target perekaman KTP Elektronik pemula itu bisa tercapai. <strong>tl-03/dsy</strong></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202606/dispendukcapil-tulungagung-gencarkan-perekaman-ktp-el-pemula-foto.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Dispendukcapil Tulungagung menggelar perekaman KTP elektronik (KTP-el) bagi pemula dengan sasaran pelajar di sekolah. SP/ Foto: Bramanta]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Tambah Gudang Penyimpanan, Serapan Gabah di Tulungagung Capai 57 Ribu Ton]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-268742-tambah-gudang-penyimpanan-serapan-gabah-di-tulungagung-capai-57-ribu-ton</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-268742-tambah-gudang-penyimpanan-serapan-gabah-di-tulungagung-capai-57-ribu-ton</guid>
                    <pubDate>Mon, 22 Jun 2026 11:57:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Hingga triwulan II tahun 2026, Bulog telah menyerap sekitar 57 ribu ton gabah atau 71,25 persen dari target tahunan yang]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYAPAGI.com, Tulungagung -</strong> Hingga triwulan II tahun 2026, Bulog telah menyerap sekitar 57 ribu ton gabah atau 71,25 persen dari target tahunan yang ditetapkan. Sehingga, dengan tingginya realisasi serapan gabah petani membuat kapasitas gudang penyimpanan Perum Bulog Cabang Tulungagung nyaris penuh, sekaligus dinilai cukup positif dan menunjukkan tingginya produksi pertanian di daerah.</p>
<p>Bulog optimistis target serapan tersebut dapat terpenuhi pada musim panen kedua. Bahkan, tidak menutup kemungkinan realisasi serapan gabah dapat melampaui target yang telah ditetapkan, karena pada tahun ini pihaknya mendapat target menyerap 80 ribu ton gabah dari petani di wilayah kerja.&nbsp;</p>
<p>Sehingga, Pemimpin Cabang Perum Bulog Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan mengatakan untuk mengantisipasi keterbatasan ruang penyimpanan, Bulog menambah fasilitas dengan menyewa 15 gudang tambahan yang tersebar di wilayah Tulungagung, Blitar, dan Trenggalek, Senin (22/06/2026).</p>
<p>Adanya langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh hasil panen petani dapat tertampung dengan baik, terutama menjelang musim panen berikutnya yang diperkirakan masih menghasilkan produksi cukup tinggi. Dengan tambahan serapan pada tahun ini, kebutuhan ruang penyimpanan menjadi semakin besar sehingga penambahan gudang dinilai sebagai langkah strategis.</p>
<p>Persediaan beras yang dikelola Bulog nantinya akan digunakan untuk berbagai program pemerintah, seperti bantuan pangan kepada masyarakat, program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), serta kebutuhan ketahanan pangan lainnya. Dan diharapkan melimpahnya stok beras tersebut mampu menjaga ketersediaan pangan sekaligus membantu menstabilkan harga beras di pasaran. Bulog juga memastikan akan terus menambah kapasitas penyimpanan apabila serapan gabah dari petani terus meningkat hingga akhir musim panen. <strong>tl-02/dsy</strong></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202606/serapan-gabah-di-tulungagung-capai-57-ribu-ton-foto.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Ilustrasi. Stok serapan gabah petani di gudang penyimpanan Perum Bulog Cabang Tulungagung. SP/ Foto: Destyan Sujarwoko]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Ekonomi dan Bisnis]]></category><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Dinas Perikanan Tulungagung Optimalkan Budidaya Ikan Nila dengan Sistem Bioflok]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-268741-dinas-perikanan-tulungagung-optimalkan-budidaya-ikan-nila-dengan-sistem-bioflok</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-268741-dinas-perikanan-tulungagung-optimalkan-budidaya-ikan-nila-dengan-sistem-bioflok</guid>
                    <pubDate>Mon, 22 Jun 2026 11:41:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Mengandalkan pasokan oksigen yang stabil serta pemanfaatan mikroorganisme baik, Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung terus]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - </strong>Mengandalkan pasokan oksigen yang stabil serta pemanfaatan mikroorganisme baik, Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung terus berkomitmen untuk mendorong produktivitas dan efisiensi sektor perikanan daerah, dengan menggelar aksi monitoring berkala terhadap budidaya ikan nila sistem bioflok di Desa Pojok, Kecamatan Ngantru</p>
<p>​Pasalnya, ​Ssistem bioflok sendiri merupakan teknologi budidaya perikanan modern berbasis rekayasa lingkungan. Yakni, dengan mengubah Limbah Menjadi Pakan Protein Tinggi ​Prinsip utama dari teknologi bioflok adalah mengolah kembali limbah sisa pakan dan kotoran ikan di dalam kolam menjadi gumpalan padat yang disebut flok.</p>
<p>Alih-alih menjadi racun bagi air kolam, gumpalan flok ini justru berbalik menjadi sumber pakan alami baru yang kaya akan kandungan protein tinggi bagi ikan nila. ​Dukungan Penuh untuk Kemandirian UMKM Perikanan. Sehingga, dengan adanya kegiatan monitoring ini bertujuan untuk meninjau langsung perkembangan di lapangan sekaligus memastikan sistem bioflok berjalan secara optimal.</p>
<p>​&rdquo;Dengan teknologi bioflok, kita berharap budidaya ikan bisa jauh lebih efisien, hemat air dan pakan, namun tetap produktif dan berkelanjutan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya strategis kami dalam memberdayakan UMKM sektor perikanan di Kabupaten Tulungagung,&rdquo; jelas ​Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung, Robinson Pasaoran Nadaek, Senin (22/06/2026).</p>
<p>Lebih lanjut, diharapkan melalui pendampingan intensif seperti ini, Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung optimistis para pembudidaya lokal dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah. <strong>tl-01/dsy</strong></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202606/tulungagung-optimalkan-budidaya-ikan-nila-sistem-bioflok-foto.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Dinas Perikanan menggelar aksi monitoring berkala terhadap budidaya ikan nila sistem bioflok di Desa Pojok, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung. SP/ TLG]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Ekonomi dan Bisnis]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Diyakini Bawa Berkah, Warga Berebut Gunungan Buk-Buk Bumeh Bulen Sorah]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-268740-diyakini-bawa-berkah-warga-berebut-gunungan-buk-buk-bumeh-bulen-sorah</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-268740-diyakini-bawa-berkah-warga-berebut-gunungan-buk-buk-bumeh-bulen-sorah</guid>
                    <pubDate>Mon, 22 Jun 2026 11:21:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Merayakan ritual tahunan setiap tanggal 5 Bulan Suro, Warga di Kelurahan Curah Grinting, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - </strong>Merayakan ritual tahunan setiap tanggal 5 Bulan Suro, Warga di Kelurahan Curah Grinting, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo menggelar Tradisi Buk-Buk Bumeh Bulen Sorah atau selamatan bumi yang ditandai arak-arakan gunungan hasil bumi dan tumpeng raksasa yang diperebutkan warga karena diyakini membawa berkah, keselamatan, dan rezeki.</p>
<p>Ritual Grebek Suro ini pun menjadi tontonan warga yang memadati sepanjang jalan yang dilalui rombongan arak-arakan. Dalam tradisi itu warga mengarak gunungan berisi berbagai hasil bumi seperti gabah, sayur-mayur, hingga uang kertas. Selain itu, ada pula tumpeng raksasa yang dibawa dalam iring-iringan ritual sejauh kurang lebih 1,9 kilometer.</p>
<p>"Setiap tahun kami gelar ritual Grebek Suro yang tujuannya untuk menyelameti bumi yang kita injak, agar selamat dan terhindar dari balak bencana, serta diberi tambahan rezeki," ujar Pengasuh Padepokan Wali Songo Sholawat Nariyah, Ustad Ahmad Kusnadi, Senin (22/06/2026).</p>
<p>Usai didoakan oleh tokoh agama dan pengasuh padepokan, gunungan hasil bumi dan tumpeng raksasa langsung menjadi rebutan warga. Kaum ibu, anak-anak, hingga para pria berdesakan mengambil isi gunungan yang dipercaya membawa berkah dan keselamatan bagi keluarga.</p>
<p>Setelah prosesi rebutan gunungan dan tumpeng raksasa selesai, rangkaian acara dilanjutkan dengan santunan bagi anak yatim piatu yang sebelumnya juga ikut dalam arak-arakan ritual suroan tersebut. Oleh karenanya, Tradisi Buk-Buk Bumeh Bulen Sorah ini menjadi salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat Kota Probolinggo dalam merawat budaya, mempererat kebersamaan, sekaligus memanjatkan doa agar bumi senantiasa memberi kehidupan, keberkahan, dan dijauhkan dari segala bencana.<strong> pr-01/dsy</strong></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202606/warga-berebut-gunungan-buk-buk-bumeh-bulen-sorah-foto.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Tradisi Buk-Buk Bumeh Bulen Sorah atau selamatan bumi digelar warga Kelurahan Curah Grinting, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo. SP/ Foto: Hafiz Rozani]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Lewat Surabaya Fashion Festival 2026, Pemkot Dorong Terwujudnya Industri Kreatif]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-268739-lewat-surabaya-fashion-festival-2026-pemkot-dorong-terwujudnya-industri-kreatif</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-268739-lewat-surabaya-fashion-festival-2026-pemkot-dorong-terwujudnya-industri-kreatif</guid>
                    <pubDate>Mon, 22 Jun 2026 11:03:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melalui gelaran Surabaya Fashion Festival dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-733 Kota Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot)]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYAPAGI.com, Surabaya -</strong> Melalui gelaran Surabaya Fashion Festival dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-733 Kota Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berkomitmen mendorong terwujudnya industri kreatif, yang diharapkan semakin dinikmati masyarakat sekaligus memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah.</p>
<p>"Surabaya Fashion Festival merupakan tahun kedua. Harapan kami, warga Surabaya bisa menikmati kegiatan ini dan pelaksanaannya dapat memberikan dampak positif, khususnya bagi geliat ekonomi dan sektor kreatif di Kota Surabaya," ujar Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Surabaya M. Fikser, Senin (22/06/2026).</p>
<p>Diketahui, tahun kedua Surabaya Fashion Festival 2026 tersebut menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan dunia busana, seni, budaya, dan industri kreatif dalam satu rangkaian acara terbuka di kawasan ikonik Jalan Tunjungan, yang menunjukkan sejumlah karya desainer lokal dan pelaku ekonomi kreatif untuk menampilkan karya mereka secara lebih dekat kepada masyarakat luas sekaligus memperkuat citra Surabaya sebagai kota yang mendukung kreativitas dan inovasi.</p>
<p>Perlu diketahui, untuk rangkaian SFF berlangsung selama tiga hari, sejak 19 hingga 21 Juni 2026 dengan menampilkan parade busana, festival kuliner UMKM dan multi produk, lomba mewarnai tingkat TK se-Jawa Timur, kompetisi tari tradisional dan kreasi, lomba keterampilan baris-berbaris, pertunjukan DJ, kompetisi marching band, hingga panggung hiburan.</p>
<p>Fikser menjelaskan festival tersebut melibatkan ribuan peserta dari berbagai kalangan. Mereka terdiri atas komunitas, desainer, pelaku UMKM, penjahit lokal, perias wajah, hingga pedagang kaki lima. Sehingga, pihaknya juga turut mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap produk dalam negeri dan karya para desainer lokal.&nbsp;</p>
<p>"Mari jadikan festival ini sebagai momentum untuk terus mencintai produk lokal. Banggalah memakai busana karya anak negeri dan banggalah dengan kreativitas desainer Surabaya, sehingga industri kreatif dan perekonomian Kota Surabaya semakin kuat," katanya. <strong>sb-04/dsy</strong></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202606/pemkot-dorong-terwujudnya-industri-kreatif-foto.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Salah satu gelaran Surabaya Fashion Festival dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-733 Kota Surabaya.  SP/ Kominfo Surabaya]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Ekonomi dan Bisnis]]></category><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Pentas Seni Mewarnai acara Pelepasan Siswa Siswi Kelas VI SDN Dukuhsari 1]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-268738-pentas-seni-mewarnai-acara-pelepasan-siswa-siswi-kelas-vi-sdn-dukuhsari-1</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-268738-pentas-seni-mewarnai-acara-pelepasan-siswa-siswi-kelas-vi-sdn-dukuhsari-1</guid>
                    <pubDate>Mon, 22 Jun 2026 10:32:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Acara pelepasan Siswa Siswi kelas 6 SDN Dukuhsari 1 digelar di lapangan Sekolah secara sederhana penuh makna, acara pelepasan S]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo &ndash; </strong>Acara pelepasan Siswa Siswi kelas 6 SDN Dukuhsari 1 digelar di lapangan Sekolah secara sederhana penuh makna, acara pelepasan Siswa kelas 6 tersebut dihadiri Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Jabon, Sidoarjo Drs. Imron syah M.Pd, Kepala SDN Dukuhsari 1 Muhammad Maksum S.Pd, Kepala Desa Dukuhsari Jabon Ikhwan Widodo S.E, Ketua Komite Sekolah H. Abdul Kodir S.E, seluruh guru, para orang tua Wisudawan kelas 6.</p>
<p>Acara diisi dengan pertunjukan Seni, Penampilan bakat dari Siswa Siswi kelas 1-5 seperti tari tradisional, fashion show, paduan suara, pembacaan puisi. Acara inti menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dilanjut dengan lagu Yalal Wathon yang dipersembahkan oleh 40 Wisudawan SDN Dukuhsari 1. Surprise bagi seluruh Wisudawan, maupun seluruh Orang tua para Wisudawan diatas panggung, pasalnya mendapat saweran langsung dari Kepala Dukuhsari Ikhwan Widodo S.E, bukan seberapa besar jumlah yang didapat tapi perhatian khusus dan atensi dari Kades.&nbsp;</p>
<p><img src="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202606/1000220028.jpg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>Pentas Seni mewarnai agenda Wisuda kelulusan kelas 6 SDN Dukuh sari 1 Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo. Acara pelepasan yang menandai berakhirnya masa belajar siswa siswi selama enam tahun di jenjang Sekolah Pendidikan Dasar Negeri 1 Dukuhsari pada Senin (22/6/2026) pagi.&nbsp;</p>
<p>Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Jabon, Sidoarjo Drs. Imron syah M.Pd dalam sambutannya menghaturkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu jalannya proses belajar mengajar, melatih, membimbing selama 6 tahun, semoga Siswa Siswi bisa melanjutkan pendidikannya jenjang selanjutnya yaitu ke tingkat SMP, juga terima kasih kepada Orang tua murid yang mempercayakan putra putrinya kepada SDN Dukuhsari 1, ungkapnya.&nbsp;</p>
<p>Selanjutnya ketua Korwil Kecamatan Jabon mengatakan bahwa Standar kompetensi kelulusan siswa siswi itu sendiri mencakup 8 Dimensi Profil Lulusan, yaitu Keimanan dan Ketaqwaan terhadap Tuhan YME, kewargaan, Penalaran Kritis, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Kesehatan dan Komunikasi yang perlu dikuasai oleh anak di setiap akhir jenjang pendidikan. Hal tersebut telah diatur untuk Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 10 Tahun 2025 tentang Standar Kompetensi Lulusan pada Jenjang Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah yang telah dikeluarkan sejak 10 Juni 2025, pungkasnya.&nbsp;</p>
<p><img src="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202606/1000220026.jpg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>Kepala Desa Dukuhsari Ikhwan Widodo S.E dalam sambutannya. Harapan kedepan perlu ditingkatkan prestasi akademik untuk putra dan putri, anak anak lebih semangat lagi dalam belajar demi cita cita nya, tolong akhlaqnya siswa siswi dijaga , sebagai penutup Kades memberi apresiasi kepala para guru SDN Dukuhsari 1 lewat bu Kades memberi saweran kepada seluruh Guru SDN Dukuhsari 1 sebagai ucapan Terima kasih atas bimbingan dan dedikasinya pada Siswa.&nbsp;</p>
<p>Kepala SDN Dukuhsari 1 Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo Muhammad Maksum S.Pd. "Alhamdulillah, Sholawat dan Salam pada Junjungan kita nabi Muhammad SAW. Terima kasih pada semua wali murid atas kehadirannya pada acara pelepasan Siswa kelas 6, tampilan dari seluruh murid adalah melatih karakter murid sehingga berani tampil depan umum, ada 3 pilar atas keberhasilan siswa dalam keberhasilan pendidikan dikenal sebagai Tri Pusat Pendidikan yang dicetuskan oleh Ki Hajar Dewantara."</p>
<p>"Keberhasilan anak merupakan sinergi dari lingkungan Keluarga (fondasi karakter), Sekolah (pengembangan akademik), dan Masyarakat/Lingkungan (pembiasaan sosial), Kepala SDN Dukuhsari 1 menjelaskan rincian peran dari masing-masing pilar, dimana Keluarga (Pendidikan Informal) Menjadi fondasi dasar pembentukan karakter, moral, dan penanaman nilai. Keluarga memberikan pengawasan dan dukungan emosional pertama bagi anak. Sekolah (Pendidikan Formal) Berperan sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, keterampilan kognitif, dan sosialisasi akademis. Guru bertindak sebagai fasilitator dan teladan bagi siswa.</p>
<p><img src="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202606/1000220027.jpg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>Masyarakat/Lingkungan (Pendidikan Nonformal) Berfungsi sebagai ruang praktik sosial. Lingkungan sekitar, teman sebaya, dan kegiatan komunitas memberikan ruang bagi anak untuk mengaplikasikan ilmu dan mengasah keterampilan hidup (life skill).Ketiga pilar ini harus berjalan beriringan. Jika salah satu pilar melemah, perkembangan siswa secara menyeluruh bisa terhambat," pungkas Muhammd Maksum S.Pd.&nbsp; &nbsp;&nbsp;</p>
<p>Ketua Panitia Pelepasan Siswa Siswi SDN Dukuhsari 1 Tri Andi Susanto S.Pd, mengkonfirmasi jumlah Siswa yang di Wisuda 40 orang, yang diterima di SMPN 1 Jabon tahun 2026 adalah 28 orang, sedangkan yang 12 orang melanjutkan ke Pondok Pesantren, Sedangkan siswa yang berprestasi untuk kelas 6 yaitu juara pertama Kayla Arina Azzahra, kedua Chayra Nabila Ramaniyah, ketiga Syafa Aqila Ziqni. Sedangkan juara harapan satu Vanya Putri Angelia, kedua Syifa Zahratul Ilmi yah dan harapan ketiga Teguh Firmansyah, ungkap Tri Andi Susanto.&nbsp;</p>
<p>Selain prestasi akademik Siswa SDN Dukuhsari 1 juga banyak mendapat prestasi di bidang non akademik seperti menyanyi solo pada HUT RI ke-80, Lomba MTQ, Lomba MTQ, Lomba Kriya Anyan, Lomba Gambar Bercerita, Kaligrafi Putri, Kaligrafi Putra. Seluruh Siswa yang berprestasi mulai kelas 1 sampai kelas 6 mendapat tropy dari Sekolah. SDN Dukuhsari 1 dalam acara pelepasan Siswa Siswi kelas 6 juga memberikan santunan kepada 18 anak yatim piatu dimana sumbernya dari gaji para guru yang disisipkan tiap bulan. <strong>Dia/Hik</strong></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202606/img-20260622-wa0006.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Acara pelepasan Siswa Siswi kelas 6 SDN Dukuhsari 1 digelar di lapangan Sekolah. SP/ HIKMAH]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Purbaya Pamer Ekonomi Kerakyatan di China]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-268735-purbaya-pamer-ekonomi-kerakyatan-di-china</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-268735-purbaya-pamer-ekonomi-kerakyatan-di-china</guid>
                    <pubDate>Sun, 21 Jun 2026 20:40:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, memamerkan ketangguhan ekonomi Indonesia di hadapan ratusan akademisi dan mahasiswa Nankai]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 1.1rem;"><strong>SURABAYAPAGI.com, Surabaya - </strong>Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, memamerkan ketangguhan ekonomi Indonesia di hadapan ratusan akademisi dan mahasiswa Nankai University, Tianjin, China.</span></p>
<p>Pada saat yang sama, Purbaya menekankan pemerintah sedang mempercepat transformasi struktural melalui hilirisasi dan industrialisasi, memperkuat ekonomi kerakyatan dan pembangunan pedesaan, serta memperdalam pengentasan kemiskinan melalui program bantuan sosial dan lapangan kerja yang terintegrasi.</p>
<p>Program-program ini akan diperkuat oleh sektor pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, digitalisasi, serta diplomasi ekonomi, guna memastikan bahwa pembangunan nasional tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga bersifat inklusif, tangguh, dan terkoordinasi dengan baik.</p>
<p>"Ini membuktikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak hanya tangguh di tingkat makro, melainkan juga secara nyata bertransformasi menjadi ketersediaan lapangan kerja, penurunan angka kemiskinan, serta kesejahteraan masyarakat yang lebih luas dan merata," tambah Purbaya.</p>
<p>Di hadapan Rektor Nankai University President Chen Yulu, Wakil Rektor Eksekutif Chen Jun, Wakil Rektor Sheng Bin, Profesor Xingmin Li, serta ratusan mahasiswa, Purbaya berharap dialog akademik ini mampu mempererat pertukaran gagasan serta memperkokoh hubungan persahabatan antara Indonesia dan Tiongkok.</p>
<p>Dalam peparannya, Purbaya menegaskan mesin pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini dalam kondisi prima, ditopang oleh pengelolaan fiskal yang sangat sehat, prudent, dan terjaga, dengan defisit anggaran yang konsisten berada di bawah amanat undang-undang sebesar 3%.</p>
<p>"Kehormatan besar bagi saya untuk berada di Nankai University. Hari ini, dengan sukacita saya membagikan perspektif Indonesia mengenai kebijakan ekonomi, manajemen fiskal, serta pembangunan nasional yang berkelanjutan. Saya berharap dialog ini memperkuat pertukaran akademik, memperdalam pemahaman bersama, dan semakin meningkatkan persahabatan antara Indonesia dan Tiongkok," ujar Purbaya dalam keterangannya, Minggu (21/6/2026).</p>
<p>Purbaya menjelaskan di tengah situasi pasar global yang mulai stabil, seiring dengan meredanya indikator volatilitas dan membaiknya sentimen risiko, perekonomian domestik Indonesia justru tampil menonjol. Hal ini dibuktikan dengan realisasi pertumbuhan ekonomi pada Kuartal I-2026 yang menembus angka 5,61% secara tahunan (year-on-year). Angka ini menempatkan performa Indonesia di atas rata-rata pertumbuhan negara-negara G20 dan kawasan ASEAN. <strong>n ec, erc</strong></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202606/1000219891.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Ekonomi dan Bisnis]]></category></item></channel></rss>