<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
            xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
            xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
            xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
            xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
            xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"><channel>
                <title>surabayapagi.com - jurnalisme positif</title>
                <atom:link href="https://surabayapagi.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
                <link>https://surabayapagi.com/</link>
                <description>Berita Terkini Jawa Timur</description>
                <lastBuildDate>Tue, 21 Apr 2026 17:50:00 +0700</lastBuildDate>
                <language>id-ID</language>
                <generator>https://surabayapagi.com/</generator>
                <image>
                    <url>https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/logo/logo.png</url>
                    <title>surabayapagi.com - jurnalisme positif</title>
                    <link>https://surabayapagi.com/</link>
                </image><item>
                    <title><![CDATA[Target Terpenuhi, BPPD Sidoarjo Terus Berinovasi Untuk Optimalisasi Pajak]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-267198-target-terpenuhi-bppd-sidoarjo-terus-berinovasi-untuk-optimalisasi-pajak</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-267198-target-terpenuhi-bppd-sidoarjo-terus-berinovasi-untuk-optimalisasi-pajak</guid>
                    <pubDate>Tue, 21 Apr 2026 17:50:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYAPAGI.com,Sidoarjo - Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Kabupaten Sidoarjo terus melakukan optimalisasi pemungutan pajak daerah dan inovasi pelayanan]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 1.1rem;"><strong>SURABAYAPAGI.com,Sidoarjo -</strong> Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Kabupaten Sidoarjo terus melakukan optimalisasi pemungutan pajak daerah dan inovasi pelayanan untuk mendorong kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak. Pada akhir 2025 hingga awal 2026, langkah strategis yang dilakukan mencakup digitalisasi, kemudahan akses pembayaran, serta program insentif. Untuk mendorong daya tarik masyarakat untuk membayar pajak tepat waktu.</span></p>
<p>Kepala bidang Pajak PBB Djen Anis saat di temui di tempat kerjanya mengatakan BPPD kabupaten Sidoarjo memberi kemudahan bagi masyarakat untuk membayar pajak.</p>
<p>Berikut bentuk optimalisasi dan inovasi BPPD Sidoarjo untuk mendorong partisipasi wajib pajak:</p>
<p>Melalui pembebasan Denda (Pemutihan) Pajak Daerah: BPPD Sidoarjo memberlakukan program pembebasan sanksi administratif atau denda pajak daerah. Program ini berlangsung mulai 5 November 2025 hingga 8 April 2026, mencakup PBB-P2.</p>
<p>Inovasi "Polling PBB": Metode ini mendekatkan loket pembayaran langsung ke pemukiman warga melalui desa dan kelurahan, sehingga wajib pajak tidak perlu pergi jauh untuk membayar PBB," <span style="font-size: 1.1rem;">ujarnya, Selasa (21/04/2026).</span></p>
<p>Digitalisasi Pelayanan (E-PBB & APDS): BPPD mengembangkan Aplikasi Pajak Daerah Sidoarjo (APDS) dan sistem E-PBB untuk memudahkan pembayaran secara praktis, cepat, dan aman melalui situs resmi.</p>
<p>Pembayaran Non-Tunai di Gerai Modern: Pembayaran PBB-P2 kini semakin mudah melalui minimarket (Indomaret/Alfamart), gerai modern, BUMDes, hingga bank-bank mitra (Bank Jatim, Mandiri, BNI, dll).Layanan Jemput Bola (Mobile): BPPD menyediakan layanan keliling, seperti di Car Free Day (CFD) Sidoarjo, untuk melayani wajib pajak yang sibuk di hari kerja.</p>
<p>Dilakukan sosialisasi masif mengenai kewajiban pajak dan transparansi penggunaan hasil pajak untuk pembangunan daerah, termasuk melalui "Taxcited Sidoarjo 2025".&nbsp;</p>
<p>Upaya-upaya ini terbukti efektif, dengan realisasi penerimaan pajak daerah, pada tahun 2025 target 290 Milyar, terpenuhi bahkan melebihi yakni 303,9 Milyar, menunjukkan respon positif dari masyarakat terhadap kemudahan yang diberikan.&nbsp;</p>
<p>Di Tahun 2026, targetnya 301 Milyar pada triwulan pertama masuk pendapatan 61,9 Milyar sehingga optimis mampu melebihi dari target sebelumnya. <strong>hdk/hik</strong></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202604/1000186396.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Djen Anis. SP/ HIKMAH]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Empat Pengedar Sabu Jaringan Gresik–Surabaya Dibekuk, Polisi Sita Puluhan Gram Barang Bukti]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-267197-empat-pengedar-sabu-jaringan-gresiksurabaya-dibekuk-polisi-sita-puluhan-gram-barang-bukti</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-267197-empat-pengedar-sabu-jaringan-gresiksurabaya-dibekuk-polisi-sita-puluhan-gram-barang-bukti</guid>
                    <pubDate>Tue, 21 Apr 2026 17:48:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYAPAGI.com, Gresik – Upaya pemberantasan narkotika kembali menunjukkan hasil. Jajaran Polres Gresik berhasil mengungkap jaringan peredaran sabu lintas w]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 1.1rem;"><strong>SURABAYAPAGI.com, Gresik &ndash;</strong> Upaya pemberantasan narkotika kembali menunjukkan hasil. Jajaran Polres Gresik berhasil mengungkap jaringan peredaran sabu lintas wilayah yang beroperasi antara Gresik dan Surabaya.</span></p>
<p>Dalam pengungkapan kasus kali ini, empat tersangka berhasil diamankan, masing-masing berinisial FJT (24), AHC (22), DDP (35), dan HVS (35). Penangkapan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas peredaran narkoba di wilayah tersebut.</p>
<p>Kasus bermula dari penangkapan FJT pada Selasa malam (14/4/2026) di sebuah apartemen kawasan Kebomas. Dari tangan tersangka, petugas menemukan satu paket kecil sabu seberat sekitar 0,051 gram. Penangkapan ini kemudian dikembangkan oleh tim Satresnarkoba hingga mengarah ke jaringan yang lebih besar.</p>
<p>Pengembangan membawa petugas ke wilayah Pakal, Surabaya, di mana AHC ditangkap pada Rabu pagi (15/4). AHC yang merupakan residivis kasus pengeroyokan, kedapatan menyimpan delapan paket sabu dengan total berat sekitar 1,3 gram, lengkap dengan timbangan digital.</p>
<p>Tak berhenti di situ, polisi melanjutkan penyelidikan hingga ke Menganti, Gresik. Di lokasi tersebut, petugas mengamankan DDP, seorang residivis kasus narkotika, dengan barang bukti sembilan paket sabu dengan berat total sekitar 1,3 gram.</p>
<p>Pada waktu yang hampir bersamaan, tersangka lain berinisial HVS juga ditangkap di wilayah yang sama. HVS yang diketahui sebagai residivis kasus pencurian dengan kekerasan, diduga berperan sebagai pengedar utama. Dari tangannya, polisi menyita tujuh paket sabu dengan total berat mencapai sekitar 65,56 gram, serta timbangan digital dan kartu debit.</p>
<p>Kapolres Gresik Ramadhan Nasution mengungkapkan bahwa jaringan ini menggunakan metode transaksi &ldquo;ranjau&rdquo; dan sistem COD (cash on delivery), dengan pembayaran dilakukan baik secara tunai maupun transfer. Jaringan tersebut diketahui telah beroperasi sejak Desember 2025.</p>
<p>&ldquo;Total barang bukti sabu yang berhasil diamankan mencapai sekitar 68,211 gram yang terbagi dalam 25 paket siap edar,&rdquo; jelasnya.</p>
<p>Selain narkotika, polisi juga mengamankan sejumlah barang lain yang digunakan dalam aktivitas ilegal tersebut, seperti timbangan digital, beberapa unit telepon genggam, kartu debit, serta uang tunai hasil transaksi.</p>
<p>Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal berlapis sesuai Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto KUHP terbaru.&nbsp;</p>
<p>Tiga tersangka, yakni DDP, AHC, dan FJT, terancam hukuman penjara seumur hidup atau maksimal 20 tahun, serta denda dalam kategori berat. Sementara itu, HVS menghadapi ancaman lebih serius, yakni hukuman mati, penjara seumur hidup, atau pidana maksimal dengan pemberatan.</p>
<p>Pihak kepolisian masih terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).</p>
<p>Di akhir keterangannya, Polres Gresik mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam memerangi peredaran narkotika dengan melaporkan segala aktivitas mencurigakan melalui layanan Call Center 110 maupun hotline &ldquo;Lapor Cak Rama". <strong>did</strong></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202604/1000186387.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution dan jajaran menunjukkan barang bukti kasus narkotika yang berhasil disita. SP/Maidid]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[4.000 Lebih UMKM Mamin Kota Mojokerto Dikebut Sertifikasi Halal]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-267196-4000-lebih-umkm-mamin-kota-mojokerto-dikebut-sertifikasi-halal</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-267196-4000-lebih-umkm-mamin-kota-mojokerto-dikebut-sertifikasi-halal</guid>
                    <pubDate>Tue, 21 Apr 2026 17:45:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto mempercepat sertifikasi halal bagi ribuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 1.1rem;"><strong>SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - </strong>Pemerintah Kota Mojokerto mempercepat sertifikasi halal bagi ribuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya sektor makanan dan minuman.&nbsp;</span></p>
<p>Dari total sekitar 27.900 UMKM yang ada, sekitar 4.600 di antaranya bergerak di bidang makanan dan minuman dan menjadi prioritas dalam program percepatan ini.</p>
<p>Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menegaskan bahwa pemerintah menargetkan seluruh UMKM makanan dan minuman tersebut dapat tersertifikasi halal tahun ini. Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan fasilitasi sertifikat halal, yang dilaksanakan di Balaikota Mojokerto, Selasa (21/4/2026).</p>
<p>&ldquo;Alhamdulillah, pada periode sebelumnya kita sudah memfasilitasi sekitar 3.400 UMKM. PR kita sekarang tinggal sekitar 1.200, dan insyaallah ini bisa kita tuntaskan tahun ini semuanya sudah halal, &rdquo; tuturnya.</p>
<p>Percepatan ini turut didukung kehadiran Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di Jawa Timur, yang semakin memudahkan proses sertifikasi halal di daerah. Kota Mojokerto bahkan menjadi salah satu daerah awal yang mendapatkan fasilitas tersebut.</p>
<p>Menurut Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota, sertifikasi halal bukan hanya soal memenuhi regulasi, tetapi juga bentuk tanggung jawab moral pelaku usaha kepada konsumen. &ldquo;Ini bukan sekadar kewajiban administratif. Konsumen berhak mendapatkan kepastian bahwa apa yang mereka konsumsi benar-benar terjamin kehalalannya. Ini bagian dari kepercayaan yang harus kita jaga,&rdquo; tegasnya.</p>
<p><img src="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202604/1000186399.jpg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>Ia juga mengingatkan bahwa konsep halal tidak hanya terbatas pada bahan baku, tetapi mencakup seluruh proses produksi, mulai dari pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi agar tidak terkontaminasi unsur yang diharamkan.</p>
<p>Untuk mempercepat proses, Pemkot Mojokerto membagi program sertifikasi halal dalam beberapa tahap. Sekitar 1.200 UMKM mamin yang tersisa akan difasilitasi secara bertahap dalam enam gelombang.</p>
<p>Ning Ita mengajak seluruh pelaku UMKM untuk tidak ragu mengikuti proses tersebut, mengingat sertifikasi halal juga akan meningkatkan daya saing produk di pasar.</p>
<p>&ldquo;Mari kita niatkan tidak hanya untuk mencari rezeki, tapi juga memberikan rasa aman kepada konsumen. Kalau produknya sudah halal, pelanggan tidak lagi ragu, dan ini justru akan memperkuat usaha panjenengan semua,&rdquo; pungkasnya. <strong>dwi</strong></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202604/1000186402.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat membuka kegiatan fasilitasi sertifikat halal, yang dilaksanakan di Balaikota Mojokerto, Selasa (21/4). SP/ DWI]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Ekonomi dan Bisnis]]></category><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Ikromilah Yeti Prastuti S.Psi, M. Pd, Sosok Kartini Masa Kini Bagi Kemajuan Pendidikan]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-267195-ikromilah-yeti-prastuti-spsi-m-pd-sosok-kartini-masa-kini-bagi-kemajuan-pendidikan</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-267195-ikromilah-yeti-prastuti-spsi-m-pd-sosok-kartini-masa-kini-bagi-kemajuan-pendidikan</guid>
                    <pubDate>Tue, 21 Apr 2026 17:13:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Peringatan Hari Kartini setiap 21 April, untuk merayakan kelahiran Raden Ajeng Kartini dan semangat emansipasi perempuan, bagi]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 1.1rem;"><strong>SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo -</strong> Peringatan Hari Kartini setiap 21 April, untuk merayakan kelahiran Raden Ajeng Kartini dan semangat emansipasi perempuan, bagi Ikromilah Yeti Prastuti, S.Psi, M. PD bukan sekadar perayaan, melainkan momen untuk mengingat keberanian Kartini dalam membuka jalan untuk para perempuan agar bisa memilih hidupnya sendiri penuh kemandirian sepanjang masa.</span></p>
<p>Semangat emansipasi itu terus hidup melalui kepemimpinan perempuan yang memberi arah, harapan, dan perubahan nyata bagi generasi muda.</p>
<p>Hal ini di sebutkan oleh Kepala SMP Negeri 1 Sukodono yang juga merangkap Plt Kasek SMPN 5 Sidoarjo, Ikromilah menegaskan bahwa peran perempuan dalam dunia pendidikan kini semakin strategis, tidak hanya sebagai pendidik, tetapi juga sebagai pemimpin yang menentukan masa depan sekolah.</p>
<p>&ldquo;Semangat Raden Ajeng Kartini harus terus kita hidupkan, terutama di dunia pendidikan. Perempuan hari ini tidak hanya mengajar, tetapi juga memimpin, merancang budaya sekolah, dan memastikan setiap anak mendapatkan pendidikan terbaik,&rdquo; ujar Kasek yang ramah namun berwibawa ini, Selasa (21/4/2026).</p>
<p>Sosok perempuan leader di sekolah menengah pertama ini, menyebutkan dengan semangat RA Kartini, kaum wanita harus memiliki kekuatan khas, terutama dalam membangun pendekatan yang humanis dengan berbagai macam kondisi para siswa dan siswi, Kepala sekolah, kata dia, cenderung lebih mengedepankan empati dalam memahami kebutuhan guru, siswa, hingga orang tua.<br />&ldquo;Pendekatan humanis itu penting. Kita tidak hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga memastikan kesejahteraan psikologis dan pembentukan karakter siswa berjalan seimbang,&rdquo; jelasnya.</p>
<p>Menurut &nbsp;Ikromilah, kepemimpinan perempuan juga kuat dalam membangun kolaborasi. Di tengah tantangan pendidikan yang semakin kompleks, kerja samaa yang solid antar guru menjadi kunci utama dalam menciptakan berbagai a macam inovasi pembelajaran.<br />&ldquo;Kami mendorong guru untuk saling berbagi praktik baik dan terus belajar bersama. Dari situ lahir inovasi yang relevan dan bermakna bagi siswa,&rdquo; katanya.</p>
<p>Meski demikian, Ikromilah mengakui bahwa menjadi pemimpin perempuan bukan tanpa tantangan. Selain tuntutan profesional yang tinggi, perempuan juga kerap dihadapkan pada peran ganda dalam keluarga.<br />&ldquo;Peran ganda itu memang nyata, tetapi justru menjadi kekuatan. Perempuan terbiasa mengelola banyak hal sekaligus, sehingga terlatih dalam manajemen waktu, pengambilan keputusan, dan ketahanan emosional,&rdquo; ungkapnya.</p>
<p>Di tengah era transformasi pendidikan, ia menekankan pentingnya adaptasi, terutama dalam penguasaan teknologi dan kemampuan berpikir strategis.<br />&ldquo;Kepala sekolah perempuan harus adaptif. Kita harus mampu mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran tanpa meninggalkan nilai-nilai kemanusiaan. Pendidikan tetap harus memanusiakan manusia,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Lebih dari itu Ia menilai kehadiran pemimpin perempuan di sekolah juga menjadi inspirasi bagi siswa, khususnya siswi, bahwa mereka memiliki kesempatan yang sama untuk meraih posisi strategis di masa depan.<br />&ldquo;Kami ingin menghidupkan asa yang membara. Kehadiran perempuan sebagai pemimpin adalah bukti bahwa siapa pun bisa berkontribusi besar bagi bangsa,&rdquo; paparnya. <strong>hdk/hik</strong></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202604/1000186360.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Ikromilah Yety Prastuti S. Psi, M.Pd. SP/ HIKMAH]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[TKA SD, Dorong Siswa Punya Kemampuan Analitis]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-267194-tka-sd-dorong-siswa-punya-kemampuan-analitis</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-267194-tka-sd-dorong-siswa-punya-kemampuan-analitis</guid>
                    <pubDate>Tue, 21 Apr 2026 16:53:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A. mengatakan hari pertama Tes Kemampuan]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYAPAGI.COM, Jakarta </strong>- Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A. mengatakan hari pertama Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD pada 20 April 2026 secara umum berjalan lancar di berbagai daerah, seperti di Jakarta, Surabaya dan Cirebon. Laporan sementara menunjukkan pelaksanaan tertib, meskipun terdapat catatan keterbatasan ruang kelas di beberapa lokasi.</p>
<p>TKA difokuskan pada literasi dan numerasi, berlangsung dari 20 hingga 30 April 2026. Soal TKA SD terdiri dari 30 butir untuk numerasi/matematika dan 30 butir untuk bahasa Indonesia. Siswa akan mengerjakan satu mata pelajaran dalam satu hari dengan soal numerasi pada hari pertama dan bahasa Indonesia pada hari kedua. Adapun satu mata pelajaran berdurasi 75 menit. Pengerjaan TKA dilakukan secara online lewat komputer.</p>
<p>"Jadi kita ingin mendorong anak-anak kita tidak hanya sekedar punya kemampuan deskriptif, tapi juga punya kemampuan analitis. Salah satu caranya adalah dengan membiasakan mereka menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sifat itu naratif dan analitis ini," kata Fajar</p>
<p><strong>TKA Jenjang SMP</strong><br />Sementara Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP telah digelar pada 6-16 April 2026 lalu. Secara umum, ia melihat pelaksanaan berjalan lancar.</p>
<p>Selain itu, Fajar menyebut dibandingkan pelaksanaan TKA SMP pada November 2025 lalu, TKA tingkat SMP lebih baik karena telah berkaca dari sebelumnya. Di mana pada saat TKA SMA, masih terdapat kendala teknis seperti pemadaman listrik mendadak.</p>
<p>"Nah, alhamdulillah kemarin kita evaluasi pelaksanaan TKA untuk SMP tanggal 6 sampai tanggal 16 itu lancar. Lancar di banyak tempat, tidak ada lagi kendala soal koneksi internet, begitu ya," kata Fajar saat ditemui di SDN Rawabuntu 03 Tangerang Selatan, Banten, Senin (30/4/2026.</p>
<p>Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ulhaq membeberkan desain soal Tes Kemampuan Akademik (TKA). Ia menyampaikannya saat melakukan kunjungan ke SDN Rawabuntu 03, Tangerang Selatan.</p>
<p>Selain memberikan pesan dan menyemangati siswa, Wamen Fajar juga menerangkan desain soal TKA. Soal TKA sendiri dibuat dengan model pertanyaan yang dapat mendorong kemampuan siswa dalam berpikir tingkat tinggi.<br />Informasi ini juga sebagai jawaban dari pertanyaan-pertanyaan siswa terkait "Mengapa soal TKA panjang-panjang?".&nbsp;</p>
<p>"Bentuk soalnya pilihan ganda semuanya ya, tidak ada esai. Jadi model pertanyaan TKA itu memang modelnya didesain untuk mendorong kemampuan siswa level tingkat tingkat tinggi," kata Fajar.</p>
<p><strong>Mengukur Kemampuan Numerasi</strong><br />&nbsp; Selain itu, Fajar menyebut soal TKA memang didesain sesuai dengan pertanyaan Programme for International Student Assessment (PISA). Adapun PISA merupakan survei internasional untuk mengukur kemampuan numerasi, literasi, dan sains siswa di berbagai negara.</p>
<p>"Dan itu memang sesuai dengan desain pertanyaan PISA karena kita menganggap anak-anak kita ini memang benar-benar memiliki kemampuan berpikir yang lebih apa ya, yang lebih analitis dalam menjawab setiap pertanyaan," tuturnya.</p>
<p>Dengan demikian, diharapkan siswa dapat menguji kemampuan analitisnya lewat TKA ini. Tak hanya itu, Fajar menekankan bahwa TKA juga bisa untuk mengasah logika. "Makanya model pertanyaan TKA ini bersifat naratif karena menguji kemampuan anak untuk berlogika juga. Nah itu akan terlihat juga dari model-model soal matematika nanti," katanya. <strong>n jk, rmc</strong></p>
<p>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202604/tk-a.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A.]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Pendidikan dan Teknologi]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Lewat Hilirisasi Produk Olahan Melon, Pemkab Madiun Dorong Industri Kecil]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-267193-lewat-hilirisasi-produk-olahan-melon-pemkab-madiun-dorong-industri-kecil</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-267193-lewat-hilirisasi-produk-olahan-melon-pemkab-madiun-dorong-industri-kecil</guid>
                    <pubDate>Tue, 21 Apr 2026 14:47:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Pemerintah Kabupaten Madiun mulai mendorong hilirisasi Melon sebagai upaya meningkatkan nilai tambah sekaligus membuka peluang]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYAPAGI.COM, Madiun</strong>- Pemerintah Kabupaten Madiun mulai mendorong hilirisasi Melon sebagai upaya meningkatkan nilai tambah sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.&nbsp;<br />&lrm;<br />&lrm;Berbagai produk turunan seperti kue, kripik, manisan, biskuit, mie instan hingga olahan minuman diperkenalkan dalam Bimtek Hilirisasi Produk Olahan Melon di Balai Desa Krandegan Kecamatan Kebonsari, Selasa (21/4/2026).<br />&lrm;<br />&lrm;Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, langkah ini bertujuan agar masyarakat tidak lagi bergantung pada penjualan buah segar, tetapi mampu menghasilkan produk bernilai jual tinggi.<br />&lrm;<br />&lrm;&ldquo;Ini bagian dari langkah kita untuk meningkatkan nilai tambah melon. Harapannya, masyarakat bisa tetap produktif, bahkan dari rumah, dengan mengolah produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi,&rdquo; ujar Bupati Madiun Hari Wuryanto.<br />&lrm;<br />&lrm;Ia menambahkan, untuk pemasaran Pemkab Madiun telah menyiapkan mitra yang siap menampung hasil produksi masyarakat, selama kualitas produk sesuai dengan standar.<br />&lrm;<br />&lrm;"Insyaallah tadi Bu Yuni juga sudah menyampaikan pada saat di Sidomulyo selama kita belum mempunyai &nbsp;marketing sendiri, mereka siap menampung hasil produksi &nbsp;asalkan sesuai dengan spek yang diharapkan", jelasnya.<br />&lrm;<br />&lrm;Selain itu, melalui dukungan Dinas Perdagangan dan Koperasi, pelaku usaha didorong memanfaatkan platform digital, termasuk media sosial seperti TikTok, sebagai sarana pemasaran produk.<br />&lrm;<br />&lrm;Dari sisi produksi, potensi melon di Kabupaten Madiun cukup besar. Untuk saat ini, banyak petani dari luar daerah yang menanam melon di wilayah tersebut. Ia optimistis, jika hilirisasi berjalan optimal, petani lokal akan semakin tertarik mengembangkan komoditas ini.<br />&lrm;<br />&lrm;&ldquo;Memang sesuatu itu butuh bukti. Kalau sudah terlihat nilai tambahnya, petani kita pasti akan ikut bergerak,&rdquo; jelasnya.<br />&lrm;<br />&lrm;Ia juga memaparkan potensi keuntungan dari hilirisasi melon. Dengan harga melon segar sekitar Rp11 ribu, setelah melalui proses produksi dan pengolahan, nilai jual produk bisa meningkat hingga Rp50 ribu.&nbsp;<br />&lrm;<br />&lrm;&ldquo;Ini yang luar biasa. Kalau dikelola dengan baik, nilai tambahnya sangat besar dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,&rdquo; katanya.<br />&lrm;<br />&lrm;Di akhir, Bupati mengingatkan pentingnya konsistensi dalam menjalankan usaha. Ia berharap masyarakat tetap tekun dan serius mengembangkan potensi yang ada demi meningkatkan taraf ekonomi.<br />&lrm;<br />&lrm;&ldquo;Kuncinya harus tekun. Semua yang kita lakukan ini tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat,&rdquo; pungkasnya.<strong>mdn</strong></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202604/1000666946.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wakil Bupati Madiun dr.Purnomo Hadi mencicipi produk olahan melon saat menghadiri Bimtek Hilirisasi Olahan Melon di Desa Krandegan Kecamatan Kebonsari, Selasa (21/4/2026).]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Politik Pemerintahan]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Ratusan Calon Jemaah Kloter 1 dan 2 Tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-267192-ratusan-calon-jemaah-kloter-1-dan-2-tiba-di-asrama-haji-embarkasi-surabaya</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-267192-ratusan-calon-jemaah-kloter-1-dan-2-tiba-di-asrama-haji-embarkasi-surabaya</guid>
                    <pubDate>Tue, 21 Apr 2026 14:45:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pada Selasa (21/04/2026), sebanyak 760 calon jemaah haji (CHJ) kloter pertama dan kedua tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYAPAGI.com, Surabaya - </strong>Pada Selasa (21/04/2026), sebanyak 760 calon jemaah haji (CHJ) kloter pertama dan kedua tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES). Pasalnya, Kemenhaj Jatim mengumumkan terdapat perubahan jam kedatangan CJH ke AHES. Meski demikian, hal tersebut tidak menjadi kendala karena kedua kloter tiba dalam waktu yang berdekatan.</p>
<p>Diketahui, setelah tiba sekitar pukul 11.20 WIB siang, sebanyak ratusan jemaah tersebut yang berasal dari Kabupaten Probolinggo, Kota Malang, dan Kota Surabaya itu langsung menjalani serangkaian proses administrasi dan pemeriksaan kesehatan.</p>
<p>Dimana bus kloter pertama yang membawa 380 JCH asal Kabupaten Probolinggo tiba di Hall Mina Asrama Haji. Setibanya di lokasi, para jemaah langsung melakukan pembagian gelang, nusuk, paspor, serta pemeriksaan kesehatan. Selang beberapa menit, kloter kedua yang juga berjumlah 380 JCH dari Kabupaten Probolinggo, Kota Malang, dan Kota Surabaya tiba di Hall Muzdalifah AHES.&nbsp;</p>
<p>"Tidak ada masalah, saya kira ini evaluasi yang nanti kita akan sampaikan ke daerah, sehingga nanti kloter-kloter berikutnya ini benar-benar bisa mengikuti aturan. Ini ada dua kloter, kloter satu dan kloter dua dari Kabupaten Probolinggo," jelas Plt Kakanwil Kemenhaj Jatim Mohammad As'adul Anam, Selasa (21/04/2026).</p>
<p>Lebih lanjut, menurut Anam, untuk proses administrasi yang dijalani meliputi akomodasi, pembagian gelang, paspor, hingga nusuk yang sekaligus telah diaktivasi. Ia menilai, kondisi kesehatan jemaah pada kloter awal ini relatif lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, jumlah jemaah yang menggunakan kursi roda juga lebih sedikit.</p>
<p>"Kalau tahun-tahun kemarin kan bisa di atas 10, 12, dan 15. Jadi proses kesehatan yang kemudian dilaksanakan saat ini ada konsekuensi mereka yang lolos kalau tidak ada masalah maka jauh lebih ketat seperti itu," jelasnya.</p>
<p>Selain itu, setiap jemaah juga menerima living cost sebesar 750 riyal di AHES. Jemaah dijadwalkan berangkat menuju bandara pada dini hari. Berdasarkan jadwal, penerbangan kloter pertama akan dilakukan pukul 09.30 WIB. "Besok ya (berangkat ke bandara). Keluar kamar nanti jam 02.00 WIB," pungkasnya.<strong> sb-05/dsy</strong></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202604/760-jemaah-kloter-1-dan-2-tiba-di-asrama-haji-surabaya-foto.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Calon jemaah haji kloter 1 dan 2 tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya. SP/ SBY]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Stok Mulai Langka, Harga Minyakita di Surabaya Tembus Rp20 Ribu per Kemasan]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-267191-stok-mulai-langka-harga-minyakita-di-surabaya-tembus-rp20-ribu-per-kemasan</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-267191-stok-mulai-langka-harga-minyakita-di-surabaya-tembus-rp20-ribu-per-kemasan</guid>
                    <pubDate>Tue, 21 Apr 2026 14:22:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Harga minyak goreng merk Minyakita mengalami lonjakan harga yang signifikan di beberapa daerah, salah satunya di Kota Surabaya]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYAPAGI.com, Surabaya -</strong> Harga minyak goreng merk Minyakita mengalami lonjakan harga yang signifikan di beberapa daerah, salah satunya di Kota Surabaya yang kini stok komoditas tersebut mulai langka, bahkan harganya pun kini melonjak mencapai Rp20 ribu per kemasannya di Pasar Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (21/04/2026).</p>
<p>Menindaklanjuti, Minyakita yang langka di Kota Surabaya karena menurut pedagang kelangkaan terjadi disebabkan adanya pembatasan pembelian Minyakita dari tingkat produsen. Kenaikan harga tersebut membuat pedagang semakin tertekan karena harus menyesuaikan harga jual di tengah daya beli masyarakat yang terbatas.</p>
<p>DIketahui, dalam sebulan terakhir, pedagang hanya boleh membeli pada produsen maksimal 5 dus dalam 2 minggu. Sementara untuk membeli Minyakita di tingkat distributor, harganya mahal hingga mencapai Rp20 ribu per kemasan. Padahal normalnya Rp16 ribu per liter.</p>
<p>Tak hanya di Surabaya, beberapa waktu lalu bahkan, pedagang di Pasar Besar Kota Malang tidak mendapatkan pasokan Minyakita sejak beberapa pekan terakhir. Pedagang mengaku sudah mencari pasokan Minyakita ke sejumlah distributor namun tidak mendapati Minyakita.&nbsp;</p>
<p>Padahal menurut pedagang, peminat Minyakita sangat banyak. Oleh karenanya, pedagang berharap segera ada langkah dari pemerintah untuk mengembalikan stok Minyakita di pasaran. <strong>sb-04/dsy</strong></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202604/harga-minyakita-di-surabaya-tembus-rp20-ribu-per-kemasan-foto.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Ilustrasi. Salah satu penjual minyak goreng merk Minyakita di pasar tradisional Kota Surabaya.  SP/ SBY]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Ekonomi dan Bisnis]]></category><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Prioritaskan Fungsi Pedestrian, Pemkot Surabaya Bongkar Fasad Eks Toko Nam]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-267190-prioritaskan-fungsi-pedestrian-pemkot-surabaya-bongkar-fasad-eks-toko-nam</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-267190-prioritaskan-fungsi-pedestrian-pemkot-surabaya-bongkar-fasad-eks-toko-nam</guid>
                    <pubDate>Tue, 21 Apr 2026 14:11:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam menata ruang publik dengan memprioritaskan fungsi pedestrian,]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYAPAGI.com, Surabaya -</strong> Menindaklanjuti komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam menata ruang publik dengan memprioritaskan fungsi pedestrian, pihaknya melakukan upaya konkret salah satunya dengan pembongkaran fasad eks Toko Nam di kawasan Jalan Embong Malang.</p>
<p>Pembongkaran di area tersebut lantaran dinilai mengganggu akses pejalan kaki. Selain itu, keberadaan bangunan tersebut tidak hanya menghambat mobilitas pejalan kaki, tetapi juga dinilai tidak layak dari sisi struktur dan estetika kota. Adanya pembongkaran ini dilakukan setelah adanya kepastian bahwa fasad tersebut bukan merupakan bangunan cagar budaya.&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Bangunan itu sudah tidak kuat, mengganggu pedestrian, dan dari sisi estetika juga tidak bagus. Selain itu, sering digunakan untuk aktivitas yang tidak semestinya,&rdquo; ujar Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Selasa (21/04/2026).</p>
<p>Sementara itu, terkait kajian dari Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur menunjukkan bahwa struktur yang ada saat ini merupakan bangunan baru yang tidak memiliki keaslian historis. Dengan dasar tersebut, Pemkot Surabaya telah mencabut status cagar budaya melalui keputusan resmi wali kota, sehingga pembongkaran dapat dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.</p>
<p>Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemkot dalam menciptakan ruang kota yang lebih aman, nyaman, dan tertib, khususnya bagi pejalan kaki di kawasan pusat bisnis Surabaya. Meski dilakukan pembongkaran, aspek historis Toko Nam tetap menjadi perhatian. Pemkot berencana menghadirkan tetenger atau penanda sejarah di lokasi tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap peran Toko Nam dalam sejarah perjuangan arek-arek Surabaya.</p>
<p>Diketahui, untuk rencana pembangunan penanda ini akan melibatkan kerja sama dengan pengelola Tunjungan Plaza, dengan konsep yang lebih terintegrasi dan artistik agar selaras dengan lingkungan sekitar. Dengan demikian, kebijakan pembongkaran tidak hanya berorientasi pada penataan fisik kota, tetapi juga tetap menjaga nilai sejarah melalui pendekatan yang lebih adaptif dan kontekstual.<strong> sb-03/dsy</strong></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202604/pemkot-surabaya-prioritaskan-fungsi-pedestrian-foto.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. SP/ SBY]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Jaga Stabilitas Pangan, TPID Kota Madiun Perkuat Langkah Pengendalian Harga]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-267189-jaga-stabilitas-pangan-tpid-kota-madiun-perkuat-langkah-pengendalian-harga</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-267189-jaga-stabilitas-pangan-tpid-kota-madiun-perkuat-langkah-pengendalian-harga</guid>
                    <pubDate>Tue, 21 Apr 2026 13:48:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka menjaga stabilitas harga pangan, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Madiun terus memperkuat langkah pengendalian]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYAPAGI.com, Madiun - </strong>Dalam rangka menjaga stabilitas harga pangan, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Madiun terus memperkuat langkah pengendalian harga bahan pokok di tengah tren kenaikan di sejumlah wilayah. Pasalnya, kenaikan harga cabai terjadi di sejumlah daerah di Indonesia bagian timur. Namun, kondisi di Kota Madiun relatif terkendali.</p>
<p>Upaya ini ditegaskan dalam rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, dengan fokus pada stabilisasi komoditas strategis seperti cabai dan minyak goreng. Menindaklanjuti viralnya harga minyak goreng curah berada di kisaran Rp20 ribu per liter atau sedikit di atas HET untuk saat ini.</p>
<p>&ldquo;Alhamdulillah, untuk cabai merah keriting di Kota Madiun masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni di kisaran Rp55 ribu per kilogram. Ini menjadi perhatian bersama agar harga minyak goreng bisa kembali stabil. Kami akan terus melakukan pemantauan di lapangan,&rdquo; ujar Kepala Bagian Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Madiun, Danang Novianto, Selasa (21/04/2026).</p>
<p>Oleh karenanya, sebagai langkah konkret, TPID Kota Madiun akan mengintensifkan koordinasi melalui rapat dan operasi pasar. Selain itu, kerja sama dengan daerah penghasil dan produsen di sekitar Madiun juga akan dimaksimalkan guna memperlancar distribusi.</p>
<p>Dengan sinergi antarwilayah, diharapkan lonjakan harga dapat ditekan dan daya beli masyarakat tetap terjaga. &ldquo;Kolaborasi dengan daerah penghasil dan produsen akan terus diperkuat agar pasokan lancar dan harga tetap terkendali,&rdquo; ujarnya. <strong>md-01/dsy&nbsp;</strong></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202604/tpid-kota-madiun-perkuat-langkah-pengendalian-harga-foto.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Ilustrasi. Salah satu penjual cabai hingga minyak goreng di pasar tradisional Kota Madiun, Jawa Timur. SP/ MDN]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Ekonomi dan Bisnis]]></category><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item></channel></rss>