<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
            xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
            xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
            xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
            xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
            xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"><channel>
                <title>surabayapagi.com - Telaah Berita Pilihan</title>
                <atom:link href="https://surabayapagi.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
                <link>https://surabayapagi.com/</link>
                <description>Berita Terkini Jawa Timur</description>
                <lastBuildDate>Sat, 22 Aug 2026 18:51:00 +0700</lastBuildDate>
                <language>id-ID</language>
                <generator>https://surabayapagi.com/</generator>
                <image>
                    <url>https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/logo/logo.png</url>
                    <title>surabayapagi.com - Telaah Berita Pilihan</title>
                    <link>https://surabayapagi.com/</link>
                </image><item>
                    <title><![CDATA[Kejaksaan Didesak Telusuri Uang Anggota KPRI Sejahtera Jombang yang Capai Miliaran]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-270541-kejaksaan-didesak-telusuri-uang-anggota-kpri-sejahtera-jombang-yang-capai-miliaran</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-270541-kejaksaan-didesak-telusuri-uang-anggota-kpri-sejahtera-jombang-yang-capai-miliaran</guid>
                    <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 18:51:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYA PAGI, Jombang- Aktivis dari LSM ALMAS Independen, Arifin mengungkapkan kejanggalan dalam kasus Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Sejahtera]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA PAGI, Jombang</strong>- Aktivis dari LSM ALMAS Independen, Arifin mengungkapkan kejanggalan dalam kasus Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Sejahtera Jombang.</p>
<p>Menurut Arifin, yang menjadi pertanyaan, bagaimana koperasi di level daerah, bisa mengelola keuangan hingga ratusan miliar rupiah. Apalagi para anggota, dalam hal ini nasabah yang menyimpan uangnya di sana berprofesi Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara &nbsp;(ASN).</p>
<p>Dan berdasarkan data yang dimiliki wartawan, beberapa anggota yang menyimpan uangnya di sana memiliki saldo mencapai miliaran rupiah. Dari Rp 1 miliar hingga lebih dari Rp 3 Miliar per orang. Jumlah uang yang relatif &nbsp;besar untuk ukuran simpanan di koperasi daerah yang anggotanya mayoritas ASN.</p>
<p>"Kami sebagai masyarakat sipil, boleh dong curiga dari mana para PNS itu punya uang miliaran dan disimpan di hanya sebuah koperasi di daerah (Jombang). Ada apa?," kata Arifin, Jumat (14/8/2026) lalu.</p>
<p>Aktivis yang malang melintang dalam dunia politik dan hukum di Jawa Timur ini menegaskan, dengan banyaknya rekening mencapai miliaran per orang itu, patut diduga ada usaha pencucian uang di sana.</p>
<p>"Bisa jadi, diduga para ASN itu menyimpan uang yang memang dari hasil nggak benar. Makanya disimpan di koperasi kecil, bukan di bank-bank nasional," tegas Arifin lagi.</p>
<p>Untuk itu, jika memang Kejari Jombang melakukan penyelidikan dalam kasus ini, maka harus menyeluruh. Apalagi kalau arahnya ke Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan dugaan korupsi.&nbsp;</p>
<p>"Kalau mau adil dan serius, itu para ASN yang saldonya miliaran di KPRI Sejahtera Jombang juga harus diusut Kejaksaan. Dari mana mereka memperoleh dan punya uang sebanyak itu yang mereka simpan di koperasi?," tegas Arifin.</p>
<p>Terkait TPPU ini, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel), &nbsp;I Made Deady Permana Putra, S.H, saat dikonfirmasi, hingga berita ini dipublish, belum memberikan jawaban.</p>
<p>Sementara, Manajer Operasional KPRI Jombang, Suyud pasca dirinya dipanggil Kejari, hanya menjawab normatif.</p>
<p>"Pertanyaan dari Kejari, &nbsp;masalah umum tentang organisasi dan usaha. Untuk penyelesaian internal, kami masih nunggu Rapat Pengurus," jawab Suyud melalui Whatsapp, Minggu (16/8/2026).</p>
<p>Diketahui, Penyelidikan kasus KPRI Sejahtera Jombang oleh Kejari Jombang terus bergulir.</p>
<p>Dalam kasus ini, uang anggota yang disebut-sebut mencapai Rp 124 miliar diduga telah dialihkan menjadi aset tanah kavling.<strong>rif</strong></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202608/1000871807.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Ilustrasi pencucian uang.]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Diikuti Ratusan Regu, Gerak Jalan Kota Mojokerto Meriah Bertabur Kostum Menarik]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-270540-diikuti-ratusan-regu-gerak-jalan-kota-mojokerto-meriah-bertabur-kostum-menarik</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-270540-diikuti-ratusan-regu-gerak-jalan-kota-mojokerto-meriah-bertabur-kostum-menarik</guid>
                    <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 15:07:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[ 
SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Sebanyak 120 regu pelajar dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti Lomba Gerak Jalan Merah Putih Kota Mojokerto, Sabtu (2]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto</strong> &ndash; Sebanyak 120 regu pelajar dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti Lomba Gerak Jalan Merah Putih Kota Mojokerto, Sabtu (22/8).&nbsp;</p>
<p>Mengambil titik pemberangkatan di Jalan Surodinawan, para peserta tampil dalam balutan beragam kostum kreatif bernuansa Merah Putih dan Majapahit, membawa semangat kemerdekaan sekaligus memperkuat karakter cinta tanah air.</p>
<p>Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memberangkatkan langsung para peserta. Kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut diikuti 67 regu SD/MI, 31 regu SMP/MTs, dan 22 regu SMA/SMK/MA.</p>
<p><img src="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202608/img-20260822-wa0024.jpg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>Mengusung tema kemerdekaan dan Majapahit, para peserta tampil kreatif dengan beragam kostum yang apik. Nuansa nasionalisme berpadu dengan identitas sejarah Majapahit, menjadikan sepanjang rute gerak jalan semarak oleh penampilan dan kreativitas para pelajar.</p>
<p>Gerak jalan dibuka dengan penampilan Lomba Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB) dari SMAN 2 Kota Mojokerto yang mengusung tema &ldquo;Sang Keeper Satwa&rdquo;. Penampilan tersebut kemudian dilanjutkan dengan pemberangkatan peserta kehormatan dari SLB Pertiwi Kota Mojokerto.</p>
<p><br />Ning Ita, sapaan akrab wali kota menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala sekolah, guru pembina dan pendamping, peserta didik, serta orang tua atau wali murid yang memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan, Lomba Gerak Jalan Merah Putih tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga bagian dari upaya menanamkan semangat kemerdekaan kepada generasi muda.</p>
<p><img src="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202608/img-20260822-wa0023.jpg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>&ldquo;Kegiatan ini kita laksanakan dalam rangka terus memberikan semangat kemerdekaan di hati kita, di jiwa kita yang tentu saja harus kita tanamkan kepada anak-anak kita,&rdquo; kata Ning Ita.</p>
<p>Ia menyampaikan, para peserta merupakan calon generasi penerus bangsa yang diharapkan memiliki karakter kuat, mampu bekerja sama, serta memiliki kecintaan terhadap tanah air.</p>
<p>&ldquo;Maka semangat Lomba Gerak Jalan kali ini kita khususkan untuk menguatkan nilai-nilai serta karakter cinta bangsa atau tanah air,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Ning Ita juga mengapresiasi pengorbanan yang diberikan peserta selama menjalani latihan, baik waktu maupun tenaga. Dukungan para orang tua dan wali murid, termasuk secara material, turut menjadi bagian penting dalam terselenggaranya kegiatan tersebut.</p>
<p>Kepada seluruh peserta, Ning Ita berpesan agar mengikuti perlombaan dengan disiplin dan memberikan kemampuan terbaik. Kekompakan dan soliditas dalam satu tim juga harus dijaga sepanjang perlombaan.</p>
<p>&ldquo;Berdisiplinlah dan berikan yang terbaik yang kalian miliki. Kekompakan harus dijaga, soliditas dalam satu tim juga harus dijaga,&rdquo; pesannya.</p>
<p>Ning Ita juga mengingatkan peserta agar tidak berkecil hati apabila belum berhasil menjadi juara. Sebab, lebih dari sekadar mencari pemenang, Lomba Gerak Jalan Merah Putih menjadi momentum untuk membentuk karakter generasi muda.</p>
<p>&ldquo;Ini tidak hanya lomba semata, tapi sejatinya ini adalah untuk menguatkan karakter kedisiplinan dan cinta tanah air kalian kepada Indonesia,&rdquo; pungkasnya.</p>
<p>Dari titik pemberangkatan di Jalan Surodinawan, peserta kemudian menyusuri Jalan Tribuana Tungga Dewi, Jalan Brawijaya, dan melanjutkan perjalanan hingga finish di Alun-Alun Wiraraja. <strong>dwi</strong></p>
<p>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202608/img-20260822-wa0020.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat memberangkatkan langsung para peserta gerak jalan.]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Setelah APJ, Pemkab Madiun Siapkan Skema KPBU untuk Pembangunan Jalan]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-270539-setelah-apj-pemkab-madiun-siapkan-skema-kpbu-untuk-pembangunan-jalan</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-270539-setelah-apj-pemkab-madiun-siapkan-skema-kpbu-untuk-pembangunan-jalan</guid>
                    <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 14:59:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[‎SURABAYAPAGI.com, Madiun –Pemerintah Kabupaten Madiun siapkan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk pembangunan infrastruktur jembatan dan]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>&lrm;<strong>SURABAYAPAGI.com, Madiun</strong> &ndash;Pemerintah Kabupaten Madiun siapkan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk pembangunan infrastruktur jembatan dan jalan. Langkah ini diambil sebagai terobosan menghadapi terbatasnya fiskal daerah. Sebelumnya Pemkab Madiun telah merealisasikan alat penerangan jalan (APJ) dengan skema pembiayaan serupa.</p>
<p>&lrm;Inovasi pembiayaan tersebut dipaparkan langsung Bupati Madiun Hari Wuryanto saat menjadi pembicara dalam Sarasehan Kemerdekaan Pawitandirogo di Hotel Mercure Madiun, Jumat (21/8/2026).</p>
<p>&lrm;</p>
<p>&lrm;"KPBU merupakan upaya memberikan pelayanan kepada masyarakat di tengah keterbatasan fiskal, yakni dengan bekerja sama dengan badan usaha," ujar Hari Wuryanto.</p>
<p>&lrm;</p>
<p>&lrm;Bupati yang akrab disapa Hari Wur itu mengatakan, pengalaman pelaksanaan KPBU APJ menjadi bekal bagi Pemkab Madiun untuk mengembangkan skema pembiayaan pembangunan infrastruktur lainnya.</p>
<p>&lrm;</p>
<p>&lrm;Rencana KPBU jalan nantinya meliputi preservasi dan pelebaran jalan, perbaikan ringan maupun sedang, overlay hingga rekonstruksi jalan. Secara teknis, program tersebut juga direncanakan terintegrasi dengan proyek Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) yang dibiayai pemerintah pusat.</p>
<p>&lrm;</p>
<p>&lrm;Menurutnya, ruas jalan yang telah dibangun melalui skema IJD dapat dipelihara melalui KPBU dan dapat menambah lingkup ruas jalan sesuai dengan kemampuan daerah dalam membayar Availability Payment (AP).</p>
<p>&lrm;</p>
<p>&lrm;"Untuk availability payment KPBU jalan nantinya berasal dari opsen PKB atau pajak kendaraan bermotor," jelasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&lrm;Hari Wur menilai skema KPBU memiliki keuntungan karena manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat lebih awal tanpa harus menunggu kemampuan anggaran pemerintah tersedia sepenuhnya.</p>
<p>&lrm;Menurutnya, perbaikan akses jalan yang lebih cepat juga berpotensi mendorong pergerakan ekonomi masyarakat.</p>
<p>&lrm;"Kalau menunggu bantuan dari pusat ada kemungkinan lama turunnya. Sedangkan masyarakat inginnya jalan segera diperbaiki," katanya.</p>
<p>&lrm;Meski demikian, Bupati menegaskan pelaksanaan KPBU membutuhkan kepastian dan payung hukum yang kuat. Hal itu mengingat kerja sama antara pemerintah dengan badan usaha berlangsung dalam jangka waktu panjang dan harus tetap berkesinambungan meskipun terjadi pergantian kepala daerah.</p>
<p>&lrm;"Nantinya perlu disusun perda supaya KPBU bisa berlanjut meskipun periode kepala daerah sudah berakhir," tegasnya.</p>
<p>&lrm;Paparan Bupati Madiun tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Umum Paguyuban Pawitandirogo Susiwijono Moegiarso. Menurutnya, materi yang disampaikan para narasumber dalam sarasehan tersebut bukan sekadar gagasan, melainkan program konkret yang tinggal didorong implementasinya.</p>
<p>&lrm;"Tadi para otoritas yang menjelaskan. Programnya sudah konkret bahkan ada angkanya juga. Jadi tinggal kita dorong daerah untuk melaksanakan," ujar Susiwijono.</p>
<p>&lrm;Sekretaris Menteri Koordinator Perekonomian itu juga meyakini kepala daerah di kawasan Pawitandirogo memiliki komitmen untuk memperkuat konektivitas dan kolaborasi dalam menjalankan program-program strategis guna mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.</p>
<p>&lrm;"Saya yakin betul komitmen para kepala daerah itu. Kami sering berkoordinasi lewat zoom meeting dengan para sekda untuk program di kawasan Pawitandirogo," tandasnya.</p>
<p>&lrm;Sarasehan Pawitandirogo merupakan forum diskusi strategis tahunan yang mempertemukan pimpinan daerah di wilayah Pacitan, Ngawi, Magetan, Madiun Kota, Kabupaten Madiun dan Ponorogo. Forum tersebut menjadi ruang untuk menyatukan visi pembangunan dan memperkuat kolaborasi ekonomi di wilayah Jawa Timur bagian barat.</p>
<p>&lrm;</p>
<p>&lrm;Kegiatan Sarasehan Kemerdekaan Pawitandirogo itu turut dihadiri Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Pembina Paguyuban Pawitandirogo Nyoman Adhi Suryadnyana yang juga Anggota I BPK RI, Ketua Umum Paguyuban Pawitandirogo Susiwijono Moegiarso, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak serta para kepala daerah se-Pawitandirogo.</p>
<p>&lrm;</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202608/1000871451.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Bupati Madiun Hari Wuryanto saat menjadi pembicara dalam sarasehan paguyuban Pawitandirogo.]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Politik Pemerintahan]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[SIMGROUP Perkuat Transformasi dan Budaya Inovasi Hadapi Perubahan Dunia Kerja]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-270538-simgroup-perkuat-transformasi-dan-budaya-inovasi-hadapi-perubahan-dunia-kerja</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-270538-simgroup-perkuat-transformasi-dan-budaya-inovasi-hadapi-perubahan-dunia-kerja</guid>
                    <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 14:21:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SurabayaPagi, Jakarta – PT Swakarya Insan Mandiri atau SIMGROUP memasuki usia ke-19 dengan membawa semangat transformasi dan inovasi. Mengusung tema Leading t]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>SurabayaPagi, Jakarta &ndash; PT Swakarya Insan Mandiri atau SIMGROUP memasuki usia ke-19 dengan membawa semangat transformasi dan inovasi. Mengusung tema Leading the Future, perusahaan penyedia jasa alih daya dan solusi manajemen tersebut menegaskan komitmennya untuk memperkuat layanan sekaligus menghadapi dinamika dunia kerja yang terus berubah.</p>
<p>SIMGROUP berdiri pada 1 Agustus 2007. Selama hampir dua dekade, perusahaan mengembangkan jaringan operasional dan portofolio layanan di berbagai wilayah Indonesia.</p>
<p>Memasuki usia baru, SIMGROUP menempatkan kolaborasi, inovasi, dan budaya perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) sebagai bagian dari strategi menghadapi perubahan kebutuhan industri dan dunia kerja.</p>
<p>Direktur Marketing SIMGROUP Mira Sonia mengatakan, perjalanan selama 19 tahun merupakan capaian yang tidak terlepas dari kemampuan perusahaan menghadapi berbagai tantangan.</p>
<p>&ldquo;Sembilan belas tahun bukan waktu yang sebentar. Bagi perusahaan, mampu bertahan selama 19 tahun bukan sesuatu yang mudah. Itu adalah sebuah prestasi. Karena itu, kita harus bangga menjadi bagian dari tempat yang telah terbukti mampu bertahan dan terus berjalan selama 19 tahun,&rdquo; ujar Mira.</p>
<p>Direktur Keuangan SIMGROUP Ndinta Herry Pramana menilai perjalanan perusahaan selama hampir dua dekade tidak selalu berjalan mulus. Berbagai tantangan, target, dan harapan harus dihadapi bersama untuk menjaga keberlanjutan perusahaan.</p>
<p>&ldquo;Perjalanan 19 tahun ini tentu bukan perjalanan yang mudah. Ada banyak tantangan, cita-cita, dan harapan yang kita lalui bersama untuk menjadikan SIMGROUP sebagai perusahaan yang terus berkembang,&rdquo; katanya.</p>
<p>Menurut Ndinta, kepercayaan pelanggan dan karyawan menjadi salah satu fondasi penting yang memungkinkan perusahaan melewati berbagai fase perkembangan.</p>
<p>&ldquo;Sembilan belas tahun SIMGROUP adalah perjalanan yang luar biasa. Kita bisa melewati semua itu bersama-sama dengan baik karena kepercayaan yang diberikan oleh para klien, kepercayaan dari seluruh karyawan, serta komitmen kita untuk terus menjadi yang terbaik bagi dunia usaha,&rdquo; lanjutnya.</p>
<p>Peringatan hari ulang tahun ke-19 SIMGROUP diawali seremoni internal yang diisi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars SIMGROUP, Mars SIAP Berjuang, serta yel-yel SIMers.</p>
<p>Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemutaran video perjalanan perusahaan selama 19 tahun.</p>
<p>Momen tersebut menjadi ruang refleksi terhadap berbagai pencapaian sekaligus tantangan yang telah dilalui perusahaan.</p>
<p>Seremoni juga diisi dengan peniupan lilin, pemotongan kue dan tumpeng, doa bersama, serta foto bersama.</p>
<p>SIMGROUP menjadikan momentum tersebut sebagai pijakan untuk melanjutkan transformasi dan memperluas dampak perusahaan bagi pelanggan, karyawan, mitra bisnis, maupun industri.</p>
<p>Peringatan ulang tahun tidak hanya berfokus pada kegiatan internal. SIMGROUP juga menggelar program tanggung jawab sosial bertajuk Kindness in Action.</p>
<p>Program tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosial untuk panti jompo dan pelepasan hewan. Kegiatan dilengkapi pemutaran video CSR serta penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan panti jompo.</p>
<p>Program ini menjadi implementasi nilai Kindness yang menjadi salah satu prinsip perusahaan. Melalui kegiatan tersebut, SIMGROUP berupaya menerjemahkan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan ke dalam kegiatan nyata.</p>
<p>Aspek lain yang mendapat perhatian dalam peringatan ulang tahun adalah penguatan budaya continuous improvement melalui Quality Control Circle (QCC).</p>
<p>Direktur Bisnis dan Operasional SIMGROUP Cek Fatwa mengatakan, penerapan QCC telah menghasilkan sejumlah perbaikan sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya pemimpin baru di lingkungan perusahaan.</p>
<p>&ldquo;Dari tahun ke tahun, QCC telah membawa berbagai perbaikan yang luar biasa. Banyak hal positif yang saya lihat di SIMGROUP lahir melalui QCC, termasuk munculnya leader-leader baru yang terus membawa perusahaan menjadi lebih baik,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Finalis QCC Batch 3 turut mempresentasikan proses dan pengalaman mereka dalam menjalankan berbagai gagasan perbaikan melalui format gelar wicara bersama jajaran pimpinan perusahaan.</p>
<p>Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada peserta QCC dan peluncuran QCC Batch 4.</p>
<p>Program tersebut menjadi bagian dari upaya SIMGROUP mempertahankan budaya inovasi dan perbaikan proses secara berkelanjutan.</p>
<p>Seiring perkembangan bisnis, SIMGROUP saat ini memiliki lima kelompok layanan utama, yakni employee supply management, collection process management, verification process management, sales process management, dan office cleaning service.</p>
<p>Layanan employee supply management mencakup berbagai kebutuhan pengelolaan tenaga kerja, mulai dari rekrutmen, penyediaan kandidat, penggajian, kontrak, kompensasi dan manfaat, aplikasi pendukung pekerjaan, hingga hubungan industrial.</p>
<p>Sementara itu, layanan collection process management mencakup pengelolaan proses penagihan melalui sejumlah kanal, antara lain aplikasi seluler, telecollection, SMS blast, contact center, dan PEVITA (Phone Interactive Voice Automation).</p>
<p>Untuk proses verifikasi, SIMGROUP menggunakan verifikasi lapangan berbasis aplikasi dan televerification, termasuk teknologi i-Move (Integrated Mobile Verification).</p>
<p>Adapun layanan sales process management dijalankan melalui sejumlah kanal, seperti aplikasi seluler, telesales, PEVITA, dan SMS blast.</p>
<p>SIMGROUP juga menyediakan layanan kebersihan untuk berbagai jenis fasilitas, antara lain gedung perkantoran, pabrik, hotel, pusat perbelanjaan, serta area komersial lainnya.</p>
<p>Berdasarkan profil perusahaan, SIMGROUP telah melayani lebih dari 50 perusahaan yang berasal dari berbagai sektor, termasuk telekomunikasi, keuangan, perbankan, asuransi, pembiayaan, ritel, logistik, dan manufaktur.</p>
<p>Memasuki usia ke-19, SIMGROUP menyatakan akan melanjutkan penguatan transformasi dan inovasi dengan fokus pada pengembangan layanan serta kontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja dan penyediaan tenaga kerja terampil.</p>
<p>Komitmen tersebut diperkuat melalui lima nilai perusahaan, yakni Performance, Excellence, Accurate, Kindness, dan Synergy.</p>
<p>Kelima nilai tersebut menjadi landasan dalam membangun budaya kerja yang berorientasi pada kinerja, integritas, ketepatan, kepedulian, kreativitas, serta kolaborasi.</p>
<p>Dengan memasuki usia ke-19, SIMGROUP menargetkan keberlanjutan pertumbuhan perusahaan sekaligus memperluas kontribusinya bagi pelanggan, karyawan, masyarakat, dan dunia usaha di Indonesia.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202608/1000789465.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[SIMGROUP Perkuat Transformasi dan Budaya Inovasi Hadapi Perubahan Dunia Kerja]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Ekonomi dan Bisnis]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[ORADO Jatim Bidik Lahirnya Atlet Domino Baru Lewat Turnamen Jurnalis Kemerdekaan 2026]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-270537-orado-jatim-bidik-lahirnya-atlet-domino-baru-lewat-turnamen-jurnalis-kemerdekaan-2026</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-270537-orado-jatim-bidik-lahirnya-atlet-domino-baru-lewat-turnamen-jurnalis-kemerdekaan-2026</guid>
                    <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 13:30:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SurabayaPagi, Surabaya – Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan domino sebagai cabang olahraga yang mengedepankan s]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>SurabayaPagi, Surabaya &ndash; Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan domino sebagai cabang olahraga yang mengedepankan sportivitas, keterampilan, dan kompetisi.</p>
<p>Ajang yang digelar di Hanaka Social Space, Surabaya, Sabtu (22/8/2026), tersebut juga menjadi ruang mempererat hubungan antara insan pers dan komunitas olahraga domino.</p>
<p>Turnamen ini diselenggarakan Organisasi Olahraga Domino (ORADO) Jawa Timur bersama TIMES Indonesia dan Rumah Literasi Digital (RLD).</p>
<p>Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari sejumlah pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur.</p>
<p>Asisten I Pemerintah Provinsi Jawa Timur Imam Hidayat yang hadir sekaligus membuka turnamen menilai domino memiliki peluang untuk terus dikembangkan sebagai olahraga.</p>
<p>Menurut dia, domino mempunyai keunggulan karena tidak membutuhkan fasilitas atau ruang pertandingan yang luas.</p>
<p>"Saya rasa ini ada suatu hal yang bisa dikembangkan, ya. Ada suatu olahraga yang memang tidak membutuhkan ruang yang terlalu besar, tetapi masih bisa berprestasi," ujarnya.</p>
<p>Imam juga menyoroti posisi domino yang kini telah masuk dalam pembinaan organisasi olahraga nasional.</p>
<p>Ia berharap perkembangan tersebut dapat mengubah pandangan masyarakat terhadap permainan domino yang selama ini kerap dikaitkan dengan aktivitas perjudian.</p>
<p>"Diharapkan dengan resmi masuknya domino sebagai cabang olahraga di KONI, masyarakat dapat melihat sisi positif dan prestasi yang dapat diraih, dan tidak lagi hanya memandang domino sebagai aktivitas yang identik dengan perjudian," katanya.</p>
<p>Menurutnya, pengembangan domino sebagai olahraga perlu dibarengi dengan pembinaan dan kompetisi yang terarah.</p>
<p>Dengan demikian, masyarakat dapat mengenal domino bukan hanya sebagai permainan rekreasi, tetapi juga sebagai aktivitas olahraga yang memiliki aturan serta target prestasi.</p>
<p><strong>Dorong Agenda Tahunan</strong></p>
<p>Ketua Harian ORADO Jatim Mulyadi mengatakan penyelenggaraan turnamen tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, khususnya kalangan media dan mitra kegiatan.</p>
<p>"Kami mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga kepada seluruh jurnalis, mitra, dan sponsor yang telah mendukung acara ini," ungkapnya.</p>
<p>Mulyadi memastikan Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan akan diarahkan menjadi agenda tahunan ORADO Jawa Timur.</p>
<p>Selain menjadi sarana kompetisi, kegiatan tersebut diharapkan menjadi bentuk apresiasi kepada insan pers yang selama ini ikut berkontribusi dalam menyampaikan informasi mengenai perkembangan olahraga domino.</p>
<p>"Event ini akan menjadi agenda tahunan ORADO, sebagai bentuk nyata apresiasi kami terhadap rekan-rekan media yang turut serta menyukseskan turnamen ini," ucapnya.</p>
<p>Di sisi lain, ORADO Jatim juga menyiapkan penguatan pembinaan atlet. Dengan kepengurusan yang telah terbentuk di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, organisasi tersebut menargetkan munculnya lebih banyak atlet potensial dari berbagai daerah.</p>
<p>Pembinaan itu diarahkan untuk mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi berjenjang, mulai tingkat daerah hingga nasional dan internasional.</p>
<p><strong>KONI Dorong Lahirnya Atlet Baru</strong></p>
<p>Dukungan terhadap pengembangan olahraga domino juga disampaikan Sekretaris KONI Jawa Timur Akmal Budianto.</p>
<p>Ia berharap turnamen yang melibatkan wartawan tersebut tidak hanya menghasilkan pemenang kompetisi, tetapi juga membuka peluang munculnya atlet baru.</p>
<p>"Mungkin dari para peserta ini, dari teman-teman juga, dari wartawan. Tidak menutup kemungkinan untuk itu," ungkapnya.</p>
<p>Akmal menjelaskan, domino telah masuk dalam cabang olahraga yang diakui KONI Pusat.</p>
<p>Karena itu, pengembangan olahraga tersebut perlu terus diperkenalkan kepada masyarakat melalui kompetisi dan pembinaan yang terstruktur.</p>
<p>"Ketika sudah dikenal, berkembang, masyarakat bisa mengikuti sebagaimana olahraga-olahraga yang lain," tandasnya.</p>
<p>Menurut Akmal, kompetisi seperti Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan juga memiliki nilai strategis untuk mengikis stigma negatif yang selama ini melekat pada permainan domino.</p>
<p>Ajang semacam ini dapat menjadi sarana memperkenalkan domino dalam konteks olahraga yang mengutamakan aturan, keterampilan, sportivitas, dan interaksi antarpeserta.</p>
<p>ORADO Jatim berharap konsistensi pembinaan dan penyelenggaraan kompetisi dapat memperluas penerimaan masyarakat terhadap domino sebagai cabang olahraga.</p>
<p>Dengan dukungan organisasi olahraga, pemerintah, komunitas, dan media, domino diharapkan mampu berkembang sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi dari Jawa Timur.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202608/1000789410.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[ORADO Jatim Bidik Lahirnya Atlet Domino Baru Lewat Turnamen Jurnalis Kemerdekaan 2026]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[OlahRaga]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[KPU Kota Blitar Gelar Bedah Buku Catatan Teknis Pilkada 2024]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-270536-kpu-kota-blitar-gelar-bedah-buku-catatan-teknis-pilkada-2024</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-270536-kpu-kota-blitar-gelar-bedah-buku-catatan-teknis-pilkada-2024</guid>
                    <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 12:15:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYAPAGI.com, Blitar — Kantor KPU Kota Blitar gelar bedah buku tentang catatan teknis penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2024 silam, pada Jumat, (]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYAPAGI.com, Blitar &mdash;</strong> Kantor KPU Kota Blitar gelar bedah buku tentang catatan teknis penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2024 silam, pada Jumat, (21/8/2026) siang di Aula Kantor KPU Kota Blitar.</p>
<p>Bedah buku yang dipimpin langsung Ketua KPU Kota Blitar, Rangga Bima Aditya, dihadiri oleh Divisi Teknis Penyelenggaraan Hernawan M. Kabib selaku penulis buku sekaligus sebagai narasumber kegiatan, Ka. Kesbangpol Kota Blitar Toto Rubandiyo, M. Nur Azis anggota Bawaslu Kota Blitar sebagai penanggap kegiatan dalam bedah buku, tak ketinggalan 17 orang perwakilan Parpol peserta Pemilu 2024.</p>
<p>Ketua KPU Rangga dalam sambutannya, nantinya ada berbagai catatan khususnya tentang pemungutan dan sekaligus perhitungan suara serta rekap hasil perhitungan suara yang tercatat dan tertulis dalam buku ini (bedah buku) akan dikupas tuntas.</p>
<p><img src="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202608/img-20260822-wa0015.jpg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>Tak lupa Rangga, panggilan akrabnya, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Ka. Kesbangpol, Bawaslu, dan perwakilan Parpol yang nantinya dalam bedah buku ini, masukan-masukan yang disampaikan untuk nantinya akan menjadi catatan-catatan atau kesimpulan untuk proses Pilkada tahun 2029 mendatang.</p>
<p>Acara pokok selanjutnya membahas pemaparan materi oleh beberapa narasumber yang disambung oleh para penanggap dari Kesbangpol dan Bawaslu. Dalam pokok intinya, narasumber menjabarkan pelaksanaan pemungutan suara dan perhitungan suara serta rekapitulasi hasil perolehan suara Pilkada 2024 dan tahun 2029 mendatang.</p>
<p><img src="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202608/img-20260822-wa0013.jpg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>Sekaligus serta mengupas tentang penanganan bila terjadi kejadian khusus selama pelaksanaan pemungutan dan perhitungan perolehan suara serta rekapitulasi khusus selama pelaksanaan pemungutan suara dan bagaimana penyelesaiannya yang harus dilakukan.</p>
<p>Selain itu, disampaikan pula bahwa adanya rapat koordinasi bersama badan ad hoc, dan dilaksanakan mitigasi pelaksanaan tahapan-tahapan ini sebagai upaya antisipasi permasalahan yang mungkin terjadi pada pemungutan dan perhitungan suara serta rekapitulasi perolehan suara.</p>
<p>Kegiatan bedah buku berjalan dengan lancar, tertib, sekaligus masukan-masukan dari peserta menjadikan tolok ukur dalam pelaksanaan Pilkada mendatang.</p>
<p><img src="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202608/img-20260822-wa0014.jpg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>Sementara Ka. Kesbangpol Toto Rubandiyo dalam tanggapannya menyampaikan tentang mitigasi dan risiko selama tahapan perlu dilakukan guna mengetahui sebenarnya apa yang terjadi akar permasalahan, karena bisa saja ada potensi masalah yang akan terjadi dalam Pilkada berikutnya, sehingga mitigasi risiko akan meminimalisir terjadi permasalahan pada pemilihan berikutnya.</p>
<p>Sedangkan M. Nur Azis dari Bawaslu berpendapat untuk meminimalisir terjadinya masalah proses pemungutan dan perhitungan suara, KPPS harus benar-benar memahami tugas dan tanggung jawabnya dan memahami prosedur pelaksanaan tahapan, karena TPS adalah titik pertama untuk mencegah kesalahan berkembang sehingga menjadi persoalan pada tahapan rekapitulasi.</p>
<p>Dalam gelar bedah buku, ada momen penting yaitu perbaikan terhadap permasalahan dalam pelaksanaan pemilu dan tahapan-tahapan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan didukung oleh SDM yang berkualitas. <strong>Les</strong></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202608/img-20260822-wa0016.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Saat pelaksanaan bedah buku. SP/LESTARIYONO]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[4 Dekade Berpisah, Alumni SDN 1 Sampung Angkatan 1980 Kembali Berkumpul di Goa Lowo Ponorogo ]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-270535-4-dekade-berpisah-alumni-sdn-1-sampung-angkatan-1980-kembali-berkumpul-di-goa-lowo-ponorogo</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-270535-4-dekade-berpisah-alumni-sdn-1-sampung-angkatan-1980-kembali-berkumpul-di-goa-lowo-ponorogo</guid>
                    <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 11:50:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYA PAGI, Ponorogo -Setelah lebih dari empat dekade berpisah, para alumni SDN 1 Sampung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, kembali dipertemukan dalam]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 1.1rem;"><strong>SURABAYA PAGI, Ponorogo </strong>-Setelah lebih dari empat dekade berpisah, para alumni SDN 1 Sampung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, kembali dipertemukan dalam suasana penuh keakraban. Sebanyak 18 alumni angkatan tahun 1980 mengikuti temu kangen di rumah makan Rest Area Goa Lowo, Kecamatan Sampung, Sabtu (22/8/2026).</span></p>
<p>Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk kembali mengenang masa sekolah dasar sekaligus mempererat tali silaturahmi setelah masing-masing alumni menjalani kehidupan di berbagai daerah dan bidang pekerjaan.</p>
<p>Ketua panitia temu kangen, Iswahyudi Dwi Miyosi, mengatakan para peserta merupakan teman satu kelas saat duduk di bangku SDN 1 Sampung. Ketika itu, satu kelas terdiri dari sekitar 60 siswa.</p>
<p>&ldquo;Kita temu kangen, karena sudah 44 tahun baru ketemu sama teman-teman SD lulusan tahun 80 SDN Sampung 1,&rdquo; kata Iswahyudi.</p>
<p>Dari sekitar 60 teman satu kelas, baru 18 orang yang dapat hadir dalam temu kangen tersebut. Sebagian alumni lainnya telah meninggal dunia, sementara sebagian lain tinggal di luar kota bahkan di luar Pulau Jawa.</p>
<p>Iswahyudi menyebut sejumlah alumni rela menempuh perjalanan dari luar daerah untuk menghadiri pertemuan tersebut. Di antaranya dari Jakarta, Pacitan, dan Surabaya.</p>
<p>&ldquo;Hari ini paling jauh yang datang ya Mas Gede dari Jakarta, Pak Sumani dari Pacitan, Mbak Ina dari Surabaya. Lainnya lokasi sini saja,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Salah satu alumni yang hadir adalah Gede Edy Prasetya, yang kini menjabat sebagai Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Energi Sumber Daya Mineral di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.</p>
<p>Bagi Gede, pertemuan tersebut bukan sekadar reuni. Berkumpul kembali dengan teman-teman masa kecil membuat kenangan ketika masih duduk di bangku sekolah dasar kembali hadir.</p>
<p>&ldquo;Saya bahagia karena ketemu lagi. Ini kayak kembali ingatan kita kepada waktu-waktu SD. Senanglah, bahagialah,&rdquo; ujar Gede.</p>
<p>Menurut dia, suasana temu kangen terasa seperti membawa mereka kembali ke masa lalu. Meski telah puluhan tahun tidak bertemu dan kini memiliki kehidupan serta profesi yang berbeda, para alumni tetap dapat bercanda dan berbincang dengan akrab.</p>
<p>&ldquo;Teman-teman masih sehat, masih kuat, masih bisa bersenda gurau seperti yang dulu, enggak ada sekat dan lain sebagainya,&rdquo; katanya.</p>
<p>Pertemuan tersebut juga menjadi gambaran perjalanan panjang para alumni. Dari satu ruang kelas di SDN 1 Sampung, mereka kemudian menjalani kehidupan masing-masing di berbagai daerah dengan profesi yang beragam.</p>
<p>Iswahyudi berharap pertemuan tersebut dapat menjadi penyemangat sekaligus menjaga hubungan baik di antara para alumni.</p>
<p>&ldquo;Harapannya kita lebih semangat karena bisa ketemu teman kita, karena kita sebagai orang desa bisa ada yang menjadi pejabat,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Ia juga berharap lebih banyak alumni dapat bergabung dalam pertemuan berikutnya, termasuk mereka yang kini tinggal jauh dari Ponorogo.</p>
<p>Sementara itu, Gede berharap kegiatan temu kangen tersebut tidak berhenti pada satu pertemuan. Ia ingin reuni alumni SDN 1 Sampung tahun 1980 dapat digelar secara rutin.</p>
<p>&ldquo;Harapannya, semoga teman-teman selalu sehat, panjang umur, sejahtera, bahagia. Bisa ketemu lagi. Setiap tahun bisa reuni,&rdquo; kata Gede.</p>
<p>Gagasan tersebut langsung mendapat sambutan dari para alumni yang hadir. Mereka berharap reuni berikutnya dapat mempertemukan lebih banyak teman satu kelas yang belum sempat hadir.</p>
<p>Bagi para alumni SDN 1 Sampung tahun 1980, pertemuan di Goa Lowo bukan sekadar reuni. Setelah lebih dari empat dekade menjalani kehidupan masing-masing, mereka kembali duduk bersama, berbagi cerita, dan menghidupkan kembali kenangan masa kecil yang pernah mereka lalui di bangku sekolah dasar. <strong>roh</strong></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202608/1000871142.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Alumni SDN 1 Sampung angkatan 1980 tampak bercengkerama dalam kegiatan temu kangen yang digelar di rumah makan Rest Area Goa Lowo.]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[LifeStyle]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[BPK Pastikan Pembangunan Monumen Reog Ponorogo Bisa Dilanjutkan]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-270534-bpk-pastikan-pembangunan-monumen-reog-ponorogo-bisa-dilanjutkan</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-270534-bpk-pastikan-pembangunan-monumen-reog-ponorogo-bisa-dilanjutkan</guid>
                    <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 10:10:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYAPAGI, Ponorogo-Usai terkatung-katung nasibnya pasca Mantan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko terjerat kasus hukum. Pembangunan Monumen Reog dan Museum]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYAPAGI, Ponorogo</strong>-Usai terkatung-katung nasibnya pasca Mantan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko terjerat kasus hukum. Pembangunan Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dipastikan dapat dilanjutkan setelah proses evaluasi dan perbaikan dilakukan.</p>
<p>Hal itu disampaikan Anggota I Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Nyoman Adhi Suryadnyana saat menghadiri gelaran Merdeka Run 2026 di kompleks MRMP, Kecamatan Sampung, Ponorogo, Minggu (22/8/2026).</p>
<p>Nyoman mengatakan, pembangunan Monumen Reog merupakan bentuk sinergi pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan pembangunan sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.</p>
<p>Menurut dia, dalam setiap proyek pembangunan, masih dimungkinkan terdapat sejumlah hal yang perlu diperbaiki. Namun, perbaikan tersebut tidak berarti pembangunan harus dihentikan secara keseluruhan.</p>
<p>&ldquo;Tidak ada semuanya itu yang perfect langsung bagus, pasti ada perbaikan,&rdquo; kata Nyoman.</p>
<p>Ia menegaskan, perbaikan yang dilakukan harus diarahkan pada tata kelola pembangunan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.</p>
<p>&ldquo;Yang penting adalah semangat, niat, komitmen untuk membuat tata kelolanya baik, manfaatnya nyata buat masyarakat,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Saat ditanya mengenai kemungkinan kelanjutan pembangunan Monumen Reog setelah evaluasi BPK, Nyoman memberikan kepastian bahwa proyek tersebut dapat dilanjutkan setelah sejumlah perbaikan dipenuhi.</p>
<p>&ldquo;Bisa, insyaallah,&rdquo; kata Nyoman.</p>
<p>Ia juga meminta seluruh pihak, termasuk masyarakat dan media, ikut memberikan dukungan terhadap keberadaan Monumen Reog. Menurut dia, keberadaan kawasan tersebut memiliki potensi untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.</p>
<p>&ldquo;Monumen Reog ini harus jadi,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Optimisme terhadap keberlanjutan kawasan Monumen Reog juga terlihat dari penyelenggaraan Merdeka Run 2026 yang dipusatkan di kompleks tersebut. Ribuan peserta dari berbagai daerah, bahkan dari Malaysia, mengikuti ajang lari dengan kategori 5 kilometer dan 10 kilometer.</p>
<p>Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita mengatakan tingginya antusiasme peserta menunjukkan kawasan tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata olahraga.</p>
<p>&ldquo;Kegiatan seperti Merdeka Run ini dapat menjadi bagian dari upaya menggerakkan perekonomian daerah,&rdquo; ungkapnya.&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Sesmenko Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran ribuan peserta dinilai menunjukkan potensi kawasan MRMP sebagai ruang kegiatan yang dapat menarik masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.</p>
<p>Merdeka Run 2026 merupakan penyelenggaraan tahun kedua dan menjadi salah satu kegiatan yang memanfaatkan kawasan Monumen Reog sebagai pusat aktivitas masyarakat. <strong>Roh</strong></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202608/1000870952.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Sesmenko Bidang Ekonomi RI Susiwijono Moegiarso dan Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita saat berhasil finish dalam gelaran Merdeka Run 2026. ]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[OlahRaga]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[BSI Catat 24,3 Juta Nasabah, Laba Semester I 2026 Tumbuh 11 Persen]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-270533-bsi-catat-243-juta-nasabah-laba-semester-i-2026-tumbuh-11-persen</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-270533-bsi-catat-243-juta-nasabah-laba-semester-i-2026-tumbuh-11-persen</guid>
                    <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 20:48:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat pertumbuhan bisnis pada Semester I 2026, ditopang peningkatan jumlah nasabah, penghimpunan ]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>SurabayaPagi, Jakarta &ndash; PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat pertumbuhan bisnis pada Semester I 2026, ditopang peningkatan jumlah nasabah, penghimpunan dana, serta transaksi digital. Hingga Juni 2026, jumlah nasabah BSI mencapai 24,3 juta, menjadi yang tertinggi sejak bank tersebut berdiri.</p>
<p>Pertumbuhan basis nasabah tersebut berlangsung seiring penguatan infrastruktur teknologi dan layanan digital BSI. Sejak Januari 2026, jumlah nasabah terus meningkat dan setelah transformasi teknologi rampung pada Mei 2026, pertumbuhan nasabah tercatat lebih dari 200 ribu per bulan.</p>
<p>Dari sisi bisnis, pertambahan nasabah membuka ruang bagi BSI untuk memperbesar penghimpunan dana murah, pembiayaan, transaksi digital, hingga layanan berbasis investasi dan pengelolaan kekayaan.</p>
<p>Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan investasi teknologi yang dilakukan perseroan tidak semata diarahkan untuk meningkatkan kapasitas sistem, tetapi juga memperbaiki pengalaman transaksi nasabah.</p>
<p>&ldquo;Teknologi bukan lagi sekadar fungsi pendukung operasional. Bagi BSI, teknologi telah menjadi mesin pertumbuhan bisnis,&rdquo; ujar Anggoro.</p>
<p><strong>Laba Bersih Naik 11 Persen</strong></p>
<p>Pertumbuhan jumlah nasabah berjalan beriringan dengan kinerja keuangan yang tetap positif. Hingga Juni 2026, BSI membukukan laba bersih Rp4,16 triliun, tumbuh 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.</p>
<p>Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 22 persen menjadi Rp393 triliun. Pertumbuhan tersebut terutama ditopang dana murah atau CASA yang mencapai Rp238 triliun, terdiri atas tabungan Rp173 triliun dan giro Rp65,5 triliun.</p>
<p>Peningkatan dana murah turut membuat struktur pendanaan menjadi lebih efisien. Cost of Fund (CoF) BSI turun menjadi 2,19 persen, sehingga memberikan ruang bagi perseroan untuk menjaga daya saing sekaligus profitabilitas.</p>
<p>Sementara itu, pembiayaan tumbuh di berbagai segmen. Pembiayaan wholesale tercatat Rp95 triliun, pembiayaan ritel dan UMKM Rp55,83 triliun, sedangkan pembiayaan konsumer mencapai Rp189,25 triliun.</p>
<p>Pertumbuhan pembiayaan tersebut tetap diikuti dengan kualitas aset yang terjaga. NPF Gross berada pada level 1,80 persen, sedangkan NPF Net sebesar 0,33 persen.</p>
<p>Total aset BSI hingga Juni 2026 mencapai Rp464,5 triliun, meningkat 16 persen secara tahunan.</p>
<p><strong>Transaksi Digital Jadi Mesin Bisnis Baru</strong></p>
<p>Penguatan teknologi menjadi bagian penting dari strategi BSI memperbesar aktivitas nasabah. Aplikasi BYOND by BSI menjadi salah satu kanal utama transaksi digital perseroan.</p>
<p>Sepanjang 2026, aplikasi tersebut mencatat sekitar 1 miliar akses login. Layanan yang tersedia mencakup transaksi perbankan sehari-hari hingga pembiayaan, investasi, emas, serta layanan haji.</p>
<p>Perluasan ekosistem digital juga dilakukan melalui Hasanah KKI Card Digital. Produk tersebut memungkinkan nasabah memperoleh fasilitas pembiayaan secara digital melalui BYOND by BSI dengan limit mulai Rp4 juta hingga Rp100 juta.</p>
<p>Selain transaksi pembiayaan, BSI mengembangkan sejumlah layanan digital yang terhubung dengan ekosistem emas dan haji. Hingga Juni 2026, jumlah nasabah haji mencapai 7,69 juta, nasabah emas 1,22 juta, nasabah cicil emas 594,6 ribu, dan nasabah gadai emas 209,7 ribu.</p>
<p>BSI juga melayani lebih dari 585 ribu merchant QRIS.</p>
<p>Besarnya basis pengguna tersebut menunjukkan bahwa digitalisasi tidak hanya berfungsi sebagai kanal transaksi, tetapi mulai menjadi pintu masuk bagi pengembangan berbagai lini bisnis BSI.</p>
<p><strong>Pendapatan Berbasis Fee Meningkat</strong></p>
<p>Diversifikasi bisnis turut terlihat dari pertumbuhan pendapatan berbasis komisi atau Fee Based Income (FBI). Hingga Semester I 2026, FBI BSI meningkat 38,15 persen menjadi Rp4,1 triliun.</p>
<p>Kenaikan tersebut antara lain didorong perkembangan transaksi digital dan bisnis emas. Pertumbuhan pendapatan nonmargin menjadi penting bagi bank karena dapat memperluas sumber pendapatan di luar pembiayaan.</p>
<p>BSI juga memiliki posisi yang berbeda dibandingkan bank syariah konvensional karena mengembangkan layanan perbankan sekaligus bisnis emas atau bulion. Kombinasi tersebut memberikan ruang bagi perseroan untuk memperluas hubungan dengan nasabah melalui lebih banyak produk keuangan.</p>
<p><strong>Basis Nasabah Jadi Modal Ekspansi</strong></p>
<p>Pertumbuhan 24,3 juta nasabah menjadi salah satu modal penting bagi BSI untuk memperdalam penetrasi bisnis. Tantangannya bukan lagi semata meningkatkan jumlah pengguna, tetapi mengubah pertumbuhan basis nasabah menjadi peningkatan transaksi, penghimpunan dana, pembiayaan, dan penggunaan produk keuangan lainnya.</p>
<p>Anggoro mengatakan BSI akan mengarahkan pengembangan teknologi untuk meningkatkan nilai hubungan dengan nasabah.</p>
<p>&ldquo;Fokus kami bukan hanya menambah jumlah nasabah, tetapi meningkatkan nilai yang dapat kami berikan kepada setiap nasabah melalui layanan digital yang semakin relevan, mudah, dan terintegrasi,&rdquo; katanya.</p>
<p>Dengan laba Rp4,16 triliun, DPK Rp393 triliun, total aset Rp464,5 triliun, serta basis nasabah 24,3 juta hingga Juni 2026, BSI memasuki paruh kedua tahun ini dengan basis bisnis yang semakin besar.</p>
<p>Pertumbuhan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa transformasi digital di sektor perbankan syariah mulai bergerak dari sekadar pengembangan kanal layanan menuju strategi untuk memperluas sumber pendapatan dan memperdalam hubungan bank dengan nasabah.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202608/1000788377.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[BSI Catat 24,3 Juta Nasabah, Laba Semester I 2026 Tumbuh 11 Persen]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Ekonomi dan Bisnis]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Bulog Bojonegoro Salurkan Bantuan Beras untuk 640 Ribu Penerima di Tiga Kabupaten]]></title>
                    <link>https://surabayapagi.com/news-270532-bulog-bojonegoro-salurkan-bantuan-beras-untuk-640-ribu-penerima-di-tiga-kabupaten</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://surabayapagi.com/news-270532-bulog-bojonegoro-salurkan-bantuan-beras-untuk-640-ribu-penerima-di-tiga-kabupaten</guid>
                    <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 19:12:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Cabang Bojonegoro mulai menyalurkan Program Bantuan Pangan (Banpang) tahap II untuk alokasi Juli, Agustus, dan]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYAPAGI.COM, Lamongan </strong>- Perum Bulog Cabang Bojonegoro mulai menyalurkan Program Bantuan Pangan (Banpang) tahap II untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026. Bantuan berupa beras tersebut menyasar 640.002 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di tiga kabupaten, yakni Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan.</p>
<p>Pemimpin Cabang Perum Bulog Bojonegoro, Umar Said kepada wartawan pada Jum'at (22/8/2026), mengatakan setiap penerima memperoleh 10 kilogram beras per bulan. "Karena penyaluran dilakukan untuk tiga bulan sekaligus, masing-masing penerima akan mendapatkan total 30 kilogram beras," ujarnya.</p>
<p>Dari total penerima tersebut lanjut Umar, Kabupaten Bojonegoro mendapat alokasi sebanyak 256.850 PBP, Kabupaten Tuban 203.284 PBP, dan Kabupaten Lamongan 179.868 PBP. "Penyaluran dilakukan secara bertahap melalui wilayah kecamatan sesuai jadwal dan koordinasi dengan pemerintah daerah,' terangnya.</p>
<p><img src="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202608/1002601962.jpg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>Hingga Kamis (20/8/2026), penyaluran telah mencapai 32.067 PBP. Di Kabupaten Bojonegoro, distribusi awal dilakukan di Kecamatan Bojonegoro dan Kepohbaru dengan total 20.771 PBP. Sementara di Tuban, penyaluran awal menjangkau 10.424 PBP di Kecamatan Rengel, dan di Lamongan sebanyak 872 penerima di Kecamatan Sugio.</p>
<p>Bulog memastikan beras yang disalurkan telah melalui pemeriksaan kualitas. Penerima juga dapat menyampaikan pengaduan apabila beras yang diterima tidak sesuai ketentuan. Beras yang dinilai tidak memenuhi standar akan dilakukan penggantian melalui mekanisme yang telah disiapkan Bulog.</p>
<p>Umar menegaskan penyaluran akan terus dilakukan secara bertahap hingga seluruh penerima yang telah terdata mendapatkan haknya.<strong>jir</strong></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.surabayapagi.com/po-content/uploads/202608/1002601960.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Usai menerima bantuan pangan berupa beras warga dan pihak petugas Bulog berpose bersama.

FOTO:SP/IST]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item></channel></rss>