Mendikbud Undang Lebih Banyak Mahasiswa Jepang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengundang mahasiswa-mahasiswa Jepang le Indonesia. Menurut Mendikbud, ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk memperkuat Bahasa Indonesia di forum-forum internasional. Karena ia tegaskan, Bahasa Indonesia merupakan ujung tombak diplomasi budaya. Hal itu disampaikan Mendikbud saat berbicara dengan Makiko Okada, mahasiswa Universitas Osaka, dalam Workshop Pengajar Bahasa Indonesia di Kedutaan Jepang, Tokyo, Sabtu (23/9). "Saya akan undang ke Indonesia, kami harapkan juga lebih banyak lagi mahasiswa-mahasiswa Jepang yang datang." "Ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk memperkuat Bahasa Indonesia di forum-forum internasional," ujarnya. "Ada Rumah Budaya Indonesia di Tokyo, juga di beberapa negara lain. Ini bagian dari diplomasi budaya yang efektif. Mungkin lebih dari 350 juta populasi dunia menggunakan bahasa Indonesia dan Melayu, ini modal luar biasa", tutur Mendikbud. Makiko Okada berpandangan Orang Indonesia adalah orang yang optimis, selalu melihat peluang. Adapun orang Jepang terlalu perfeksionis . Cenderung bekerja secara maksimal sehingga tidak ada waktu untuk menikmati hidup. Padahal semestinya kerja untuk hidup sebagaimana orang Indonesia, bukan hidup untuk kerja seperti orang Jepang. Berbicara lancar dalam Bahasa Indonesia, Makiko menuturkan bercita-cita menjadi seorang penyiar. "Saya terinspirasi oleh orang Indonesia yang aktif dan optimis. Namun sebagian besar orang Jepang tidak tahu tentang Indonesia." "Jadi, disinilah peran saya. Mengabarkan informasi yang saya miliki supaya orang Jepang juga dapat menyerap hal-hal baik dari orang Indonesia", ucap Makiko. Mahasiswa Jepang ini diundang hadir bersama 18 perwakilan negara lain dalam Upacara Hari Kemerdekaan, 17 Agustus lalu, di Istana Negara, Jakarta. Dijelaskan minat mahasiswa Jepang mempelajari Bahasa Indonesia kian meningkat dari waktu ke waktu. "Ini tren yang menggembirakan, kami harap Kementerian Pendidikan dapat merespons ini. Keberadaan Rumah Budaya Indonesia perlu dimaksimalkan", ujar Wakil Duta Besar Indonesia untuk Jepang Ben Perkasa. Kegiatan Penutupan Workshop Pengajaran Bahasa Indonesia ini dihadiri puluhan warga Jepang peminat bahasa, termasuk dosen-dosen pengajar bahasa Indonesia di beberapa kampus di Jepang. Hadir pula Sekretaris Jenderal Didik Suhardi, Staf Khusus Mendikbud Fajar Riza Ul Haq, Direktur Direktorat Jenderal Pendidikan Guru dan Kependidikan Renani, Kepala Biro PKLN Suharti, dan sejumlah staf kedutaan. ds
Tag :

Berita Terbaru

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan…