Komunitas Muslim Tionghoa di Surabaya

Shalat di Masjid Cheng Ho, Teringat Ka’bah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Masjid Cheng Ho atau yang juga dikenal dengan nama Masjid Muhammad Cheng Ho ini menjadi masjid pertama di Indonesia yang menggunakan nama muslim Tionghoa. Masjid di Jalan Gading, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya ini pun menjadi tempat komunitas muslim warga keturunan Tionghoa di kota pahlawan. Termasuk saat bulan Ramadhan tahun ini. Sejak semalam (16/5/2018), masjid ini dijubeli ratusan jamaah guna menjalankan ibadah salat Tarawih pertama di bulan suci. Meski dicap sebagai kaum minoritas, komunitas muslim Tionghoa di Surabaya tetap antusias menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Terlihat dari mereka yang mengikuti jamaah salat Tarawih di Masjid Cheng Hoo, Rabu (16/5/2018) malam. Menariknya, mereka berbaur dengan warga setempat. “Tiap tahun saya mengikuti salat tarawih di sini, karena toleransinya antar jamaahnya yang tinggi,” ucap Rizky, salah seorang jamaah. Menurutnya, di Masjid Cheng Hoo tidak hanya komunitas muslim Tionghoa yang datang untuk salat. Tapi beragam jamaah dari berbagai etnis berbaur menjadi satu. “Biasanya kami memperbanyak tadarus di sini,” kata Taufiq, jamaah lainnya. **foto** Meski masjid ini cukup kecil, namun Masjid Cheng Ho ini memiliki sejumlah keunikan. Ukuran bangunan yang 11x11 diambil dari ukuran Ka’bah saat pertama kali dibangun Nabi Ibrahim. Sedang ornamen langit-langit masjid menyerupai sarang laba-laba segi delapan. Angka delapan dianggap sebagai angka keberuntungan dalam budaya Tionghoa, sedangkan sarang laba-laba merupakan sesuatu yang menyelamatkan Nabi Muhammad dari kejaran kaum Quraish. Sedang warna merah yang mendominasi warna masjid, menyimbolkan kebahagiaan. Sementara warna kuning di beberapa bagiannya mempunyai makna suatu kedamaian. Anak tangga di pintu kanan dan kiri masjid berjumlah 5 dan 6. Angka ini simbol rukun Islam dan rukun iman. Pintu masjid dibangun tanpa menggunakan daun pintu, hal ini melambangkan bahwa Masjid Cheng Ho Surabaya terbuka bagi siapa saja, tanpa melihat golongan. “Saat masuk ke dalam masjid ini tiap orang harus meninggalkan hal-hal yang bersifat golongan dan sektarian, tujuannya kan salat, fokus saja salat,” tutur Hasan, Ketua Pelaksana Harian Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia. Ia menambahkan selama Ramadhan, pihaknya tak hanya menggelar jamaah tarawih. Kegiatan-kegiatan yang direncakan seperti buka puasa bersama. “Setiap hari kami sediakan 650 hingga 750 porsi,” sebut pria yang juga memiliki nama lain Liem Fuk Shan. Untuk kegiatan sahur bersama digelar setiap hari Minggu. “Kita juga akan mengadakan sahur on the road,” imbuh dia. Selain itu, pihaknya berencana mengundang kaum dhuafa dan anak yatim dan mengadakan kegiatan potong rambut gratis bagi 1000 orang tidak mampu. “Jadi teknisnya di bagi dua, tanggal 28 Mei 500 orang dan tanggal 4 Juni 500 orang. Yang memotong rambut di sini adalah salon-salon top di Surabaya yang mana sekali potong harganya bisa sampai Rp 300 ribu,” papar Hasan. Akhir Mei nanti, lanjutnya, Masjid Cheng Hoo akan mengundang 500 dhuafa dan anak yatim bersama Konsulat Jenderal Repubik Rakyat Tiongkok. “Semua kegiatan ini tidak lepas dari bantuan para donator dari komunitas muslim Tionghia. Ada juga yang dari luar komunitas,” pungkasnya. Laporan : Reyhan Editor: Ali Mahfud
Tag :

Berita Terbaru

SIG Pertahankan Kinerja Positif di 2025 Lewat Transformasi dan Efisiensi

SIG Pertahankan Kinerja Positif di 2025 Lewat Transformasi dan Efisiensi

Rabu, 01 Apr 2026 18:41 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil menjaga kinerja keuangan tetap positif sepanjang tahun 2025 di tengah tekanan i…

Dukung WFH Setiap Jumat, Ketua Komisi A: Harus Dijalankan Dengan Sistem Monitoring 

Dukung WFH Setiap Jumat, Ketua Komisi A: Harus Dijalankan Dengan Sistem Monitoring 

Rabu, 01 Apr 2026 18:37 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan langkah antisipatif menyusul kebijakan Work From Home (WFH) setiap Jumat bagi…

Konflik Global Berdampak ke Sawah, HKTI Jatim Dorong Transformasi Energi Pertanian

Konflik Global Berdampak ke Sawah, HKTI Jatim Dorong Transformasi Energi Pertanian

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dampak konflik global mulai dirasakan hingga ke sektor pertanian di daerah. Ketidakpastian pasokan energi, khususnya bahan bakar m…

Satpolairud Gresik Evakuasi Mayat Lansia yang Ditemukan Mengapung di Dermaga Petro

Satpolairud Gresik Evakuasi Mayat Lansia yang Ditemukan Mengapung di Dermaga Petro

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Petugas dari Satpolairud Polres Gresik mengevakuasi sesosok jasad pria lanjut usia yang ditemukan mengapung di area bawah dermaga P…

Dinilai Tak Sinkron dengan Pusat, Saifudin Zuhri Desak Khofifah Cabut SE WFH ASN Hari Rabu

Dinilai Tak Sinkron dengan Pusat, Saifudin Zuhri Desak Khofifah Cabut SE WFH ASN Hari Rabu

Rabu, 01 Apr 2026 18:22 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Anggota DPRD Jawa Timur Komisi A sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batu, Saifudin Zuhri yang akrab disapa Fudin, melontarkan …

Diduga Sengaja Temperkan Diri KA di Pintasan KM 102 +00 Pria Bujanga Tewas di TKP

Diduga Sengaja Temperkan Diri KA di Pintasan KM 102 +00 Pria Bujanga Tewas di TKP

Rabu, 01 Apr 2026 17:49 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 17:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar- Semalam Selasa (32 Maret 2026) sekitar pukul 19.45 warga di sekitaran Kelurahan/Kec.Wlingi Kab.Blitar di kejutkan suara klakson…