Jaringan Pengedar Pil Yorindo Surabaya-Sidoarjo Dibongkar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pil Yorindo yang sudah dikemas dan siap diedarkan oleh para pelaku disita Polrestabes Surabaya.
Pil Yorindo yang sudah dikemas dan siap diedarkan oleh para pelaku disita Polrestabes Surabaya.

i

Peredaran pil dobel L nampaknya sudah sedikit menurun lantaran beberapa waktu lalu 7 juta lebih pil dobel L di Surabaya disita dan dimusnahkan polisi. Para bandar yang kecewa memutar otak  dengan mencari Pil Yarindo yang harganya sedikit lebih mahal namun efeknya lebih ‘gila’ dibandingkan pil LL. Bahkan tak sedikit peminat pil ini. Berikut laporan wartawan Surabaya Pagi Jemmi Purwodianto di Surabaya

Satresnarkoba Polrestabes Surabaya membongkar sindikat pengedar pil trihexyphenidyl atau yang dikenal dengan pil yorindo yang beredar luas di Surabaya dan Sidoarjo.

Tiga orang yang ditangkap itu bernama Bambang Eko Purnomo (40), Aris Saputro (21) dan Heru Asjiono (38), ketiganya asal Sidoarjo. Mereka ditangkap Tim Unit Idik I Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dipimpin Kanit Iptu Raden Kennardi.

Kasat Reskoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian mengatakan, terbongkarnya kasus pengedaran pil yorindo berawal dari penangkapan Aris dan Bambang di Jalan Surowongso, Sidoarjo pada Rabu (3/6) lalu. Kemudian pada hari yang sama petugas juga meringkus Heru di rumahnya di Sidoarjo.

"Kasus ini terungkap berawal dari informasi masyarakat terkait adanya transaksi narkotika jenis sabu di kawasan tersebut," kata Memo saat dikonfirmasi .

"Bambang kami amankan dan ditemukan barang bukti. Aris kami lihat mondar-mandir di depan warkop. Saat kami amankan dia mengaku pernah beli sabu-sabu kepada Bambang. Kami kembangkan, Heru juga berhasil kami amankan," imbuh Memo.

Ia menambahkan, pil yorindo ditemukan saat petugas mengamankan Bambang. Tidak hanya itu, petugas juga menemukan alat bukti lain seperti seperangkat alat hisap sabu dan pipet kaca. Kemudian saat menangkap Aris petugas menemukan alat timbang elektrik.

“awalnya kami menangkap tiga orang pelaku dengan alat hisap sabu dan pipet kaca habis pakai. Lalu penggeledahan selanjutnya kami lakukan dan menemukan pil Yarindo ini,” ujar Memo.

Lebih lanjut, Memo mengatakan selain pil Yarindo, tersangka juga mengedarkan sabu ke kalangan sendiri.

“ketiganya ini rantai distribusi. HR beli di AR dan AR beli di BM. Jadi kami tangkap semuanya,” ungkapnya.

Saat ditemukan, pil yorindo itu sudah dikemas dalam botol plastik yang siap diedarkan. Pil itu akan diedarkan di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Diduga, mereka bagian dari jaringan di salah satu lapas di Jawa Timur.

“Pil Yorindo termasuk dalam golongan pil koplo. Namun efeknya lebih berbahaya bagi yang menggunakannya,” tambahnya.

Meski begitu, pil Yarindo dengan logo huruf Y. berbeda dengan pil koplo doble L yang memiliki logo LL. Para pengedar mengedarkan secara illegal. Sementara itu,  titik di atas dikenal memiliki efek lebih berbahaya dari pil koplo jenis doble L yang biasa diedarkan para bandar.

"Ini efeknya lebih bahaya. Lebih cepet bikin mabuk orang. Kalau perbandingan tiga pil koplo, satu pil Yarindo efeknya bisa memabukkan. Harganya juga relatif lebih mahal. Sepulih butir bisa sampai 35-50 ribu," lanjut mantan Kasat Reskrim Polres Barelang.

"Kami masih kembangkan kasus ini. Dari pengakuan para tersangka sudah lima bulan mengedarkan pil tersebut," pungkas Memo.

 

 

 



 



 

 

 

Berita Terbaru

Halal Bihalal SAPMA Jatim Jadi Ajang Konsolidasi dan Penjaringan Kader

Halal Bihalal SAPMA Jatim Jadi Ajang Konsolidasi dan Penjaringan Kader

Sabtu, 11 Apr 2026 08:00 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 08:00 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- – Kegiatan halal bihalal yang digelar PC SAPMA Kota Madiun tak sekadar menjadi ajang silaturahmi, namun juga dimanfaatkan sebagai mo…

Wujudkan Ketahanan Pangan Dampak Dinamika Global, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Salurkan Bantuan CPP

Wujudkan Ketahanan Pangan Dampak Dinamika Global, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Salurkan Bantuan CPP

Jumat, 10 Apr 2026 16:52 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 16:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menyalurkan bantuan pangan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada ribuan warga di…

Khofifah Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf, Cegah Sengketa dan Penyusutan Aset

Khofifah Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf, Cegah Sengketa dan Penyusutan Aset

Jumat, 10 Apr 2026 14:45 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 14:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur memperkuat kolaborasi dengan pesantren, perguruan tinggi, dan masyarakat u…

Libatkan 56 Bidang Lomba, LKS Dikmen Jatim 2026 Perluas Kompetisi Lintas Jenjang

Libatkan 56 Bidang Lomba, LKS Dikmen Jatim 2026 Perluas Kompetisi Lintas Jenjang

Jumat, 10 Apr 2026 14:38 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 14:38 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menutup Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (Dikmen) Tingkat Provinsi Jawa …

Investasi Raksasa US$600 Juta di JIIPE Gresik, Industri Melamin Siap Dorong Ekonomi dan Efisiensi Energi

Investasi Raksasa US$600 Juta di JIIPE Gresik, Industri Melamin Siap Dorong Ekonomi dan Efisiensi Energi

Jumat, 10 Apr 2026 13:34 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 13:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Arus investasi besar kembali mengalir ke sektor industri kimia nasional. Pembangunan pabrik melamin senilai sekitar US$600 juta di J…

Kantor Imigrasi Klas II Non TPI Lakukan Operasi Wirawaspada

Kantor Imigrasi Klas II Non TPI Lakukan Operasi Wirawaspada

Jumat, 10 Apr 2026 13:30 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 13:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar-  Operasi Wirawaspada yang di gelar Kantor Imigrasi Blitar di wilayah kerjanya, mengawasi dengan sasaran  keberadaan dan aktivitas o…