Kanit Lantas Polsek Dukuh Pakis Meninggal Kena Corona

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
AKP Akhyar.
AKP Akhyar.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya- Innailaihi wainnailaihi rojiun! Keluarga besar Polri berduka. Pasalnya, Kepala Unit Lalu Lintas (Kanit Lantas) Polsek Dukuh Pakis, Polrestabes Surabaya, Ipda Mariyadi meninggal dunia karena terpapar Covid-19. Mariyadi wafat pada Kamis (2/7/2020) sekitar pukul 22.00 WIB di RS PHC Surabaya.

Hal ini karena status Positif Covid-19 Ipda Mariyadi diketahui setelah hasil tes swab keluar pada tanggal 30 Juni 2020. Sebelumnya, Ipda Mariyadi mempunyai riwayat sakit jantung, darah tinggi serta demam berdarah.

Kabag Humas Polrestabes Surabaya AKP Akhyar membenarkan kabar tersebut. Namun, dia tidak menjelaskan riwayat perjalanan Ipda Mariyadi, sehingga terpapar virus mematikan itu.

"Iya mas memang benar, bahwa ada anggota Polri yang dinas di Polsek Dukuh Pakis sebagai Kanit Lantas. Beliau meninggal terpapar Covi-19,” katanya, Jum'at, (3/7/2020).

Sementara itu, hingga saat ini total kumulatif Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kota Surabaya mencapai 4.437 orang. Dari jumlah tersebut, 4.026 di antaranya sembuh, dan 372 orang masih dalam pemantauan.

“Rinciannya yang masih dalam pantauan adalah 346 orang rawat jalan dan 26 rawat inap. Lalu 39 orang meninggal,” kata Kepala Dinkes Kota Surabaya Febria Rachmanita.

Sedangkan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) jumlah kumulatifnya mencapai 5.116 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 2.351 pasien dinyatakan sembuh dan 2.463 pasien masih dalam perawatan. “Sebanyak 1.093 orang menjalani rawat inap di rumah sakit, dan 1.370 orang rawat jalan, isolasi mandiri di rumah,” katanya.

Mariyadi bukan satu-satunya polisi aktif yang kena Corona. Berdasarkan penelusuran Surabayapagi, enam anggota polisi Polres  Rembang dinyatakan positif Covid-19 dan seorang di antaranya juga meninggal karena memiliki komorbid atau penyakit penyerta berupa infeksi saluran pernafasan.

Kapolda Jawa Tengah (Jateng), Irjen Pol. Ahmad Luthfi, mengatakan satu polisi di Polres Rembang terpapar virus corona atau Covid-19 hingga meninggal dunia.

Polisi tersebut memiliki penyakit bawaan sehingga infeksi virus Corona berakibat fatal. “Dia ada penyakit bawaan. Infeksi saluran pernapasan dan meninggal dunia. Kami sudah tracing ke keluarga dan anggota polsek juga, semuanya negatif,” ungkap Luthfi saat dijumpai wartawan seusai menggelar prosesi peringatan Hari Bhayangkara di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Kota Semarang, Rabu (1/7/2020) lalu.

Luthfi mengatakan saat ini Polda Jateng terus menggelar rapid test maupun swab test kepada polisi di seluruh kabupaten dan kota. Hal itu dilakukan agar aparat polisi di Jateng dipastikan aman dari virus corona sebelum memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Sebelum memberikan keamanan dan kesehatan kepada masyarakat. Polri harus aman. Makanya, Biddokes kami minta melakukan rapid test ke seluruh jajaran, hingga polsek. Selain itu, tempat pelayanan kami lakukan protokol kesehatan agar masyarakat benar-benar aman,” tutur pria yang pernah menjabat Kapolresta Solo itu.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng, Yulianto Prabowo, menyebutkan enam polisi di Polres Rembang dinyatakan positif Covid-19. Yulianto menduga anggota polisi di Polres Rembang yang tertular Covid-19 itu karena melakukan perjalanan dinas luar kota.

“Dugaan saya ada faktor impor dari luar daerah. Mereka habis perjalanan ke luar daerah. Inilah yang harus hati-hati. Karena saat pergi ke daerah yang terinfeksi, virusnya bisa menular ke orang-orang,” tutur Yulianto. sb1

Berita Terbaru

Tim Terpadu Pertambangan Panggil Pengusaha Tambang, Beri Peringatan Tegas Soal Aktivitas Ilegal

Tim Terpadu Pertambangan Panggil Pengusaha Tambang, Beri Peringatan Tegas Soal Aktivitas Ilegal

Rabu, 06 Mei 2026 20:02 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 20:02 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Tim Terpadu Pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) Kabupaten Mojokerto memanggil puluhan pemilik galian C tak b…

Khofifah Apresiasi Lonjakan Kinerja Bank Jatim, Optimistis Jadi Katalis Ekonomi Jawa Timur

Khofifah Apresiasi Lonjakan Kinerja Bank Jatim, Optimistis Jadi Katalis Ekonomi Jawa Timur

Rabu, 06 Mei 2026 19:35 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 19:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi kinerja Bank Jatim sepanjang Tahun Buku 2025 yang dinilai tumbuh impresif d…

Delapan Kader PKB Berpeluang Duduki Kursi Ketua DPRD Magetan

Delapan Kader PKB Berpeluang Duduki Kursi Ketua DPRD Magetan

Rabu, 06 Mei 2026 19:20 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 19:20 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Magetan – Peluang menjadi Ketua DPRD Magetan terbuka lebar bagi seluruh kader Partai Kebangkitan Bangsa yang saat ini duduk sebagai anggota l…

‎Dalami Kasus Korupsi Maidi, KPK Panggil 10 Saksi  ‎

‎Dalami Kasus Korupsi Maidi, KPK Panggil 10 Saksi ‎

Rabu, 06 Mei 2026 19:18 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 19:18 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun Nonaktif, Maidi, dengan memanggil 10 …

Kinerja 2025 Moncer, Dividen Tunai BSI Melonjak 44 Persen

Kinerja 2025 Moncer, Dividen Tunai BSI Melonjak 44 Persen

Rabu, 06 Mei 2026 18:39 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 18:39 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk menetapkan sebesar 20 persen dari total laba bersih…

Fraksi Gerindra Optimis Deviden Bank Jatim Bisa Naik 70%

Fraksi Gerindra Optimis Deviden Bank Jatim Bisa Naik 70%

Rabu, 06 Mei 2026 18:33 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 18:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Timur mendorong penguatan tata kelola dan peningkatan kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) t…