Tahu Tempe Jadi Barang Langka di Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Transaksi tempe di Pasar Asem, Simo, Surabaya, Minggu (3/1/2021).
Transaksi tempe di Pasar Asem, Simo, Surabaya, Minggu (3/1/2021).

i

 

SURABAYAPAGI, Surabaya- Beberapa hari ini masyarakat diresahkan dengan kelangkaan tahu tempe. Bagaimana tidak, seiring diberitakan harga kedelai naik menjadi 35-40%,  atau sekitar Rp 9000-10.000/kg,  persediaan dan pendistribusian tahu dan tempe di masyarakat otomatis terganggu.

Langkanya persediaan tahu tempe tersebut diduga karena banyak  para pengusaha tahu dan tempe menghentikan proses pembuatan produksinya, dengan alasan harga bahan bakunya,  kedelai mengalami kenaikan harga. Ya, harga kedelai naik  35 hingga 40 persen  atau sekitar Rp 9000 hingga 10.000 per kg. 

Para pedagang tahu dan tempe di pasar-pasar mengeluhkan krisis tahu tempe ini. Seperti yang diungkapkan Totok,  penjual tahu dan tempe di Pasar Asem, Simo, Surabaya.

" Kurang lebih sudah 3 hingga 4 hari ini kiriman pasokan tahu tempe dari pabrik sering kosong dan kadang libur," kata Totok.

Hal yang sama juga dikeluhkan penjual tempe yang lain, Murtiningsih (35).

" Saya sempat tidak jualan tempe sebelum Tahun Baru kemarin, karena pabrik libur," ungkap perempuan yang berjualan tiap malam di Pasar Asem ini.

Karena langkanya tahu dan tempe saat ini, harga di pasaran pun terdongkrak naik Rp 3500 hingga 4000 per batang kecil dari harga sebelumnya yaitu  Rp 2000 per batang.

Kenaikan ini dikeluhkan pembeli yang mengaku bernama Dewi.

"Ini tadi saya beli tempe 2 batang Rp 7000-an, biasanya cuma  Rp 4000 loh," keluh Dewi, Minggu (3/1/2021) sore.

Senada,  Yanto (25), salah satu pedagang gorengan di jalan Raya Ngagel Tirta mengeluhkan hal yang sama. “Tahu sama tempe kosong, pada nggak ada di pasar pasar, sudah beberapa hari ini kosong, coba aja cari di lainnya, bakal susah," ucapnya dengan nada kesal. bam

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…