Tempe di Indonesia Langka, Pakar Ekonomi Berikan Solusi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pakar Ekonomi, Dr. Ir. Jamhadi, MBA., . SP/ MOCHAMMAD KASYFI FAHMI
Pakar Ekonomi, Dr. Ir. Jamhadi, MBA., . SP/ MOCHAMMAD KASYFI FAHMI

i

SURABAYAPAGI,Surabaya - Pakar Ekonomi, Dr. Ir. Jamhadi, MBA., berikan solusi terkait langkanya tempe di Surabaya. Dirinya menilai, pemerintah tak boleh lengah terhadap tata kelola lahan pertanian. 

 Problematika situasi pandemi juga tengah dirasakan oleh penjual tempe di Surabaya. Harga kedelai yang awalnya Rp.6500 kini membludak hingga Rp.9500 sampai Rp.10.000 per kilogramnya.Hal ini rupanya juga dipengaruhi oleh situasi dinamika ekonomi global yang terkontraksi karena pandemi.

 Dari fenomena naik nya harga kedelai dan langkanya tempe di Surabaya, Dr. Ir. Jamhadi, MBA., selaku Ketua Umum (Yayasan Kedaulatan Pangan Nasional) YKPN Jatim menyampaikan beberapa solusi. Solusi tersebut dinilai sangat berguna untuk jangka pendek menengah dan jangka panjang.

 Masyarakat harus mengonsumsi makanan sejenis sebagai substitusi, tutur Jamhadi, sehingga dapat menurunkan 'demand' kedelai agar tetap sehat. Selain itu, Jamhadi juga menghimbau para Akademisi untuk turut membantu dalam memecahkan problematika yang terjadi.

 "Akademisi bisa hadir dengan melibatkan hasil riset pertanian dengan bibit unggul dan pola tanam sehingga lahan pertanian yang cenderung kusut dapat tetap menghasilkan produktivitas yang bagus. Nantinya, jumlah produksi akan meningkat dan harga kedelai akan menurun, yang lambat laun akan memungkinkan tanpa import," paparnya saat diwawancarai melalui pesan teks.Senin (4/1/2020).

 Selain peran dari masyarakat dan akademisi, tentunya problematika yang dihadapi masyarakat pada saat ini tidak lepas dari tanggung jawab pemerintah. Sebagai pengatur regulasi dan kebijakan, Dr. Ir. Jamhadi, MBA., mengatakan bahwa pemerintah harus mencari solusi yang tepat tanpa menggantungkan import.

 "Pemerintah harus menetapkan 'Law Enforcement' dalam tata guna lahan pertanian dan tata ruang yang diarahkan pembangunan dengan pola 'Vertical Development'. Sehingga kita bisa memenuhi kebutuhan kedelai secara swasembada tanpa bergantung pada import. Hal itu tentu sangat menghemat devisa," papar solusi yang diungkapkan oleh Dr. Ir. Jamhadi, MBA. mbi

Berita Terbaru

Gencar Tangani TBC, Pemkab Madiun Libatkan OPD Lintas Sektor hingga Tingkat Desa

Gencar Tangani TBC, Pemkab Madiun Libatkan OPD Lintas Sektor hingga Tingkat Desa

Selasa, 03 Nov 2026 14:14 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka penanganan kasus Tuberkulosis (TBC), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun tengah gencar-gencarnya melakukan kolaborasi…

Bangun Ekosistem Transportasi Modern, Grab Siap Perkuat Koordinasi dengan Pemprov Jatim

Bangun Ekosistem Transportasi Modern, Grab Siap Perkuat Koordinasi dengan Pemprov Jatim

Selasa, 03 Nov 2026 13:58 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 13:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Grab Indonesia menerima piagam apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas kontribusi aktifnya mendukung pengembangan…

Pemkot Batu Bangun Sistem Terintegrasi Berkapasitas 100 Ton Tekan Sampah Wisata

Pemkot Batu Bangun Sistem Terintegrasi Berkapasitas 100 Ton Tekan Sampah Wisata

Selasa, 03 Nov 2026 13:04 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 13:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna menekan beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Pemerintah Kota (Pemkot) Batu membangun sistem pengolahan sampah terintegrasi…

Ditarget Rampung Akhir November, Pemkot Surabaya Kebut Pembongkaran Bangunan Sungai Kalianak Tahap IV

Ditarget Rampung Akhir November, Pemkot Surabaya Kebut Pembongkaran Bangunan Sungai Kalianak Tahap IV

Selasa, 03 Nov 2026 13:01 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 13:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya dalam mengatasi potensi banjir, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mempercepat normalisasi ruang Sungai…

Dituding Terlibat Kasus Mutilasi Madiun, Istri Sah Bagus Bantah dan Ungkap Aktivitasnya‎

Dituding Terlibat Kasus Mutilasi Madiun, Istri Sah Bagus Bantah dan Ungkap Aktivitasnya‎

Selasa, 03 Nov 2026 12:43 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 12:43 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Martha, istri sah Dwi Bagus Martono, membantah mengetahui maupun terlibat dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap Dini Har…

Perkuat Pencegahan Perundungan di Sekolah, Pemkot Surabaya Libatkan 3.856 Guru Kelas

Perkuat Pencegahan Perundungan di Sekolah, Pemkot Surabaya Libatkan 3.856 Guru Kelas

Selasa, 03 Nov 2026 12:34 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya pencegahan perundungan di lingkungan sekolah, mulai dari jenjang SD hingga SMP, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya…