Presiden Minta KUR UMKM Dinaikan Sampai Rp 20 Miliar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

i

 SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Tak lama lagi plafon kredit usaha rakyat (KUR) tanpa jaminan, dinaikan menjadi Rp100 juta dari sebelumnya yang sebesar Rp50 juta.

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai rapat terbatas (ratas) di Kompleks Istana Kepresidenan.

"Arahan Pak Presiden Jokowi KUR tanpa jaminan yang selama ini angkanya di bawah Rp50 juta untuk ditingkatkan plafonnya menjadi Rp100 juta, yang tanpa jaminan dari Rp50 juta naik jadi Rp100 juta," ungkap Airlangga, Senin (5/4/2021).

Selain itu, sambung Airlangga, Jokowi juga memerintahkan agar plafon KUR untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) naik menjadi Rp500 juta-Rp20 miliar. Saat ini, plafon KUR untuk UMKM hanya Rp500 juta-Rp10 miliar.

Lalu, Jokowi meminta agar suku bunga KUR tetap kompetitif, yakni di level 6 persen. Untuk itu, ia memandang perlu ada tambahan penjaminan penyaluran KUR lewat PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero).

"Perlu dibuatkan program apakah penjaminan lewat Askrindo atau Jamkrindo diperbesar, apakah juga diberikan subsidi bunga KUR yang reguler, yang normal di luar penanganan PEN," kata Airlangga.

Airlangga menyatakan negara mengucurkan subsidi bunga KUR reguler sebesar Rp10 triliun per tahun. Pemerintah akan mengkaji lebih lanjut terkait tambahan anggaran untuk subsidi bunga KUR ke depannya. "Apabila kami lakukan itu (menambah subsidi bunga KUR) tentu kami akan melihat berapa lagi yang diperlukan," imbuh Airlangga.

 

Subsidi KUR Rp 7 Triliun

Untuk sekarang, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp7 triliun dalam memberikan subsidi bunga KUR sebesar 3 persen sampai Juni 2021. Angka itu akan bergerak dinamis sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Subsidi bunga KUR untuk UMKM masuk dalam program PEN 2021. Secara keseluruhan, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp699,43 triliun untuk PEN tahun ini.

Anggaran itu dialokasikan untuk lima klaster. Rinciannya, perlindungan sosial sebesar Rp157,41 triliun, kesehatan sebesar Rp176,3 triliun, kluster UMKM dan korporasi sebesar Rp186,81 triliun, program prioritas sebesar Rp125,06 triliun, insentif usaha sebesar Rp53,86 triliun. n erc/rmc

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…