Dari Hobi Berubah Bisnis Tempe Langganan Mancanegara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Teguh Wahyudi. SP/ SBY
Teguh Wahyudi. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Teguh Wahyudi yang merupakan pengusaha muda kini sukses menjual tempe di luar negeri. Teguh dulunya merupakan mahasiswa di Jepang. Dia membuat tempe bermula dari hobi dan untuk memenuhi kebutuhan pribadi. Ini menjadi aktivitas kesukaanya ketika liburan atau waktu luang.

Hobi berubah bisnis tersebut ternyata diterima masyarakat Muslim. Terutama masyarakat Indonesia yang tinggal di Mikawa, Jepang.  Melihat prospek tersebut, ia ingin jangkauannya makin luas. Tentu Teguh tetap mengutamakan pendidikan, kakaknya membantu mencarikan sekolah hingga mengurus legalitasnya.

Ternyata bukan cuma tempe orang Indonesia menginginkan lain. Mereka ingin Teguh juga menjual keliling barang khas Indonesia. Menjual produk sehari- hari asli Indonesia. Teguh mulai membangun bisnis impor.

Lewat Nanyang Trading terjalinlah kerja sama. Dia bekerja sama dengan perusahaan importir, yang spesifik mengimpor barang dari kawasan Asia. Tiap Sabtu- Minggu, Teguh berkeliling mengantarkan tempe buatan sendiri dan barang- barang impor.

Teguh senang bisnis berkembang baik. Pelanggan makin banyak, bahkan membuatnya membeli mobil box, guna memenuhi kebutuhan dan permintaan pelanggan. Bukan cuma satu melainkan armada mobil pengiriman. Pengiriman barang semakin hari semakin banyak.

"Sekitar bulan Juni 2004 saya menggunakan mobil one box sebagai armada keliling, karena semakin hari jumlah barang semakin banyak, akhirnya pada bulan July 2004 pindah hijrah ke Hekinan, dan di hekinan itulah menjadi aktivitas keseharian," jelas Teguh, Kamsi (3/6/2021).

Dia menjelma menjadi pengusaha muda. Demi memperkuat branding, agar mudah diingat kakaknya memeberi usulan nama Sahabat. Usaha bernama Sahabat merupakan bisnis kecil- kecilan, disamping melayani kirim barang Sabtu- Minggu, juga memiliki toko kecil di Hekinan dan Nishio.

Demi makin maju maka Sahabat pindah ke pusat kota Nishio. Namanya berubah dari Sahabat menjadi Sariraya. Teguh ingin bisnis bukan sekedar menjual tempe di luar negeri. Maka usahanya akan lebih sempurna bila memiliki badan hukum.

Dia ingin diakui pemerintah Jepang. Maka Sariraya didaftarkan perusahaan Indonesia di Jepang sejak Desember 2004. Sariraya didirikan putra- putri bangsa, antara lain Teguh Wahyudi, DR. Suyoto Rais dan Tri Umiati. Usaha Sariraya terus dikembangkan, juga didukung sahabat masyarakat Jepang pecinta Indonesia.

Sariraya diharapkan diterima seluruh masyarakat Jepang. Dari sekedar bisnis, Sariraya mengenalkan budaya Indonesia lewat live concert, charity concert, pertunjukan budaya, dan kegiatan amal. 

Bisnis Sariraya Co.,Ltd meliputi produksi tempe Yonezu Nishio, keripik tempe, bento tempe O- Bento, restoran di Nishio, swalayan di Nishio, hingga impor produk Indonesia. Inilah kekuatan jaringan warga Indonesia di Jepang, memberikan harapan buat pengusaha muda agar tidak menyerah. Dsy4

 

Berita Terbaru

Kapolres Gresik Tinjau Pasar Jelang Lebaran, Pastikan Stok Bahan Pokok Terkendali

Kapolres Gresik Tinjau Pasar Jelang Lebaran, Pastikan Stok Bahan Pokok Terkendali

Selasa, 17 Mar 2026 14:02 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 14:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah p…

Gegara Ngaku Cucu Menteri, BGN Hentikan Sementara 2 Dapur MBG di Ponorogo

Gegara Ngaku Cucu Menteri, BGN Hentikan Sementara 2 Dapur MBG di Ponorogo

Selasa, 17 Mar 2026 13:52 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 13:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Baru-baru ini, Badan Gizi Nasional (BGN) merilis penghentian sementara dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan…

Sambut Malam 27 Ramadhan, Tradisi Unik ‘Bi-Bi’ Berebut Jajan-Angpau di Probolinggo Tampak Meriah

Sambut Malam 27 Ramadhan, Tradisi Unik ‘Bi-Bi’ Berebut Jajan-Angpau di Probolinggo Tampak Meriah

Selasa, 17 Mar 2026 13:41 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 13:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dalam rangka menyambut malam ke-27 Ramadhan, Warga Kota Probolinggo, memiliki tradisi unik yang dikenal dengan sebutan Bi-Bi-Bi…

Sosok Haji Her 'Sultan Madura', Gelontorkan Zakat Rp 45 Miliar hingga Beri Santunan di 13 kecamatan Pamekasan

Sosok Haji Her 'Sultan Madura', Gelontorkan Zakat Rp 45 Miliar hingga Beri Santunan di 13 kecamatan Pamekasan

Selasa, 17 Mar 2026 13:24 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 13:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Banyak yang bertanya-tanya siapa Haji Khairul Umam atau Haji Her? beliau adalah 'Sultan Madura' pemilik PT Bawang Mas yang viral…

Perkuat Sinergi, PTPN I Regional 5 Gelar Media Gathering dan Buka Bersama di Surabaya

Perkuat Sinergi, PTPN I Regional 5 Gelar Media Gathering dan Buka Bersama di Surabaya

Selasa, 17 Mar 2026 13:07 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 13:07 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PTPN I Regional 5 menggelar kegiatan media gathering dan buka puasa bersama puluhan jurnalis dari berbagai media di S…

Bikin Melongo! Harga Tiket Pesawat Jakarta-Surabaya Tembus Rp13 Juta Jelang Lebaran

Bikin Melongo! Harga Tiket Pesawat Jakarta-Surabaya Tembus Rp13 Juta Jelang Lebaran

Selasa, 17 Mar 2026 13:07 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 13:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini sempat viral dan membuat heboh, khususnya bagi para pemudik. Pasalnya, jelang lebaran 2026 kali ini, di beberapa…