Eksis Berbisnis Keranjang Sayur dan Buah Hingga Luar Pulau

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tajid Guminto yang tengah mengerjakan pesanan keranjang sayur dan buah. SP/ MLG
Tajid Guminto yang tengah mengerjakan pesanan keranjang sayur dan buah. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Tajid Guminto membuat keranjang sayur dan buah untuk kebutuhan pedagang sayur lokal dan dikirim ke Kalimantan. Dalam satu hari, dia bisa membuat 20–30 keranjang. Keranjang itu dijual eceran kepada petani. Dia juga menyimpan pesanan keranjang dari konsumennya.

Tajid mengaku memulai usahanya dengan modal Rp 5 juta pada 2013. Setelah lengser dari kasun Ngujung pada 2012, dia berusaha menghidupi lima anaknya dengan membuat keranjang.

Keterampilan membuat anyaman keranjang dia dapat sejak duduk di bangku sekolah dasar. Kala itu dia belajar secara otodidak membuat bronjong. Sebelum menjabat kasun Ngujung, dia suka membantu temannya menganyam bambu.

Keranjangnya diminati pihak pasar untuk dijadikan tempat sampah hingga 1.000 keranjang. Sebelumnya petugas dari Pasar Bareng, Kota Malang, juga memesan keranjangnya sekitar 400 buah. Pihaknya sudah menyelesaikan dan mengirimnya.

Dalam membuat keranjang sayur, Tajid membeli bambu dengan kualitas super. Jenis bambu yang digunakan adalah bambu Jawa. Setelah dianyam dengan teknik tertentu, keranjang sayurnya kuat memuat beban hingga 70 kilogram.

Dalam waktu 20 menit saja, sebuah keranjang sudah jadi dan siap dijual dengan harga Rp 6.000–Rp 7.000 untuk keranjang sayur, sementara keranjang buah harganya Rp 12 ribu.

Terdapat dua tahapan dalam menganyam keranjang. Pertama, memotong bambu menjadi 12 bagian yang tipis. Setelah selesai, baru Tajid menganyam bambu menjadi keranjang. ”Pekerjaan yang santai, tapi yang pesan sudah banyak sehingga tak bisa santai,” kata Tajid berkelakar.

Keterampilannya itu belum pernah digunakan untuk menghidupi keluarganya. Dia baru sadar memiliki keterampilan membuat keranjang sayur ketika sudah tidak menjabat sebagai kasun. Potensi pendapatan dari keranjang sayur cukup besar melihat potensi desa dan Kota Batu sebagai penghasil sayur. Dia pun tidak perlu repot untuk mencari pekerjaan.

Untuk memajukan bisnisnya, Tajid berusaha merekrut karyawan untuk menganyam bambu. Sasarannya, para anak muda. Namun sayang, anak-anak muda di lingkungan rumahnya tidak ada yang mau menjadi penganyam keranjang sayur.

Menurut dia, generasi muda lebih suka dengan pekerjaan kantoran. Padahal, menjadi perajin keranjang sayur dinilai pekerjaan paling santai tetapi menghasilkan uang. ”Saya pernah melatih lima pemuda pengangguran. Namun, mereka berhenti di tengah jalan karena kurang teliti dan telaten. Padahal, cukup belajar dua hari saja,” kata Tajid. Dsy14

Berita Terbaru

Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN Tambah Dua SPKLU di Citraland Surabaya

Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN Tambah Dua SPKLU di Citraland Surabaya

Kamis, 17 Sep 2026 17:23 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur (UID Jatim) terus memperluas akses pengisian daya kendaraan listrik di S…

Karhutla di Ponorogo Makan Korban, Nenek 70 Tahun Tewas Terpanggang 

Karhutla di Ponorogo Makan Korban, Nenek 70 Tahun Tewas Terpanggang 

Kamis, 17 Sep 2026 17:18 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Ponorogo yang semakin kerap terjadi belakangan ini memakan korban. Ini setelah…

Hadir Daring Dalam Anual Meeting Unesco Di Bulgaria, Ponorogo Soroti Keberlanjutan Reog di Tengah Gempuran AI

Hadir Daring Dalam Anual Meeting Unesco Di Bulgaria, Ponorogo Soroti Keberlanjutan Reog di Tengah Gempuran AI

Kamis, 17 Sep 2026 17:09 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:09 WIB

Foto:          SURABAYA PAGI, Ponorogo– Ketika kecerdasan buatan (AI) berkembang pesat dan mengubah lanskap kreativitas, Ponorogo membawa persoalan keberl…

Coway Perluas Kehadiran di Surabaya, Donasikan Pemurni Air dan Udara ke Masjid Cheng Hoo

Coway Perluas Kehadiran di Surabaya, Donasikan Pemurni Air dan Udara ke Masjid Cheng Hoo

Kamis, 17 Sep 2026 16:50 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 16:50 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Coway International Indonesia memperkuat ekspansinya di luar kawasan Jabodetabek dengan menjadikan Surabaya sebagai salah satu p…

Momentum HUT PMI ke-81, Ning Ita Gugah Semangat Solidaritas Sosial dan Perkuat Kolaborasi

Momentum HUT PMI ke-81, Ning Ita Gugah Semangat Solidaritas Sosial dan Perkuat Kolaborasi

Kamis, 17 Sep 2026 16:27 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 16:27 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Hari Palang Merah Indonesia (PMI) diperingati setiap 17 September.  Tahun ini, peringatan tersebut bertepatan dengan HUT ke-81 …

Sambut Gavriel Novanto di Pandaan, Ketua DPD AMPI Jatim: Komitmen Kembali ke Akar Sejarah Adalah Kunci Pembaharuan

Sambut Gavriel Novanto di Pandaan, Ketua DPD AMPI Jatim: Komitmen Kembali ke Akar Sejarah Adalah Kunci Pembaharuan

Kamis, 17 Sep 2026 15:40 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Dewan Pimpinan Daerah Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPD AMPI) Jawa Timur menyambut hangat kehadiran Calon Ketua Umum DPP…