Sukses Berbisnis Ikan Cupang Alam Beromzet Jutaan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dirga yang tengah memberi makan ikan cupang budidayanya. SP/ TRG
Dirga yang tengah memberi makan ikan cupang budidayanya. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Dirga Akbar Pamukas yang setahun terakhir ini melakukan budi daya ikan cupang sebagai penyalur hobi di rumah selama pandemi Covid-19. Tak disangka menjadi ladang bisnis dan kini tiap bulan dirinya mendapatkan penghasilan Rp 1-5 juta.

Karena permintaan yang tinggi, kini harga ikan cupang berkualitas baik bisa berkisar mulai dari ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah. Kini setiap penghobi ikan cupang harus merogoh kocek lebih besar untuk memiliki jenis ikan cupang pilihan. Dengan kondisi tersebut, ada sebagian penghobi cupang yang memilih membudidayakannya karena dinilai sangat menjanjikan.

Menurut Dirga, dirinya dulu tidak ada niatan dirinya untuk membudi daya cupang tersebut sebagai bisnis. Sebab, asal mula dirinya hanya ingin memelihara ikan tersebut sebagai hobi semata. Sebab sejak dahulu memang hobi memelihara hewan.

Dipilih ikan cupang karena ikan tersebut memiliki keistimewaan sendiri, salah satunya bisa tetap hidup kendati di lokasi dengan kandungan oksigen minim. Proses pemeliharaannya pun relatif mudah karena tidak membutuhkan perlengkapan yang bermacam-macam, seperti aerator. "Untuk jenisnya saya memilih memelihara ikan cupang alam," katanya.

Alasannya, ikan cupang alam memiliki warna yang lebih mengilap dan menarik daripada ikan cupang jenis lainnya. Namun ternyata saat itu ikan cupang alam tersebut belum banyak dipelihara. Untuk mendapatkannya, dirinya harus purchase order (PO) dari Thailand.

Dengan kondisi tersebut, pastinya saat ini harganya cenderung mahal. Bahkan untuk membeli indukan ikan cupang alam tersebut, dirinya harus merogoh kocek sekitar Rp 2,5 juta, bahkan lebih. Itu pun untuk ikan cupang usia remaja, bukan usia induk. Sebab jika sudah usia induk harganya bisa sampai Rp 1 juta per ekor.

Sedangkan untuk proses penjualan, saat ini kebanyakan melalui sistem online ke penggemar cupang dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan sebagainya. Untuk harga bervariatif, tergantung warna dan ukuran cupang. Namun, saat ini harga ikan tersebut paling murah adalah Rp 100 ribu per ekor.

"Sudah banyak yang memelihara sehingga harganya sedikit turun ketimbang pertama saya beli. Kendati demikian, itu bukan menjadi persoalan. Sebab kendati harga turun, saya tetap untung," jelasnya. Dsy14

Berita Terbaru

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…

Hadapi Kekeringan 2026, Pemkab Trenggalek Siapkan Inovasi Ketahanan Pangan

Hadapi Kekeringan 2026, Pemkab Trenggalek Siapkan Inovasi Ketahanan Pangan

Selasa, 14 Apr 2026 13:48 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai upaya menghadapi kekeringan di Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek telah menyiapkan berbagai…