Kurang Kehati-hatiannya ketika Nyalakan Pompa Air, Pemilik Rumah Tewas Tersengat Listrik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolsek Talun AKP Imam Subechi ketika olah TKP di lokasi kejadian. SP/Hadi Lestariono
Kapolsek Talun AKP Imam Subechi ketika olah TKP di lokasi kejadian. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Warga sekitar Desa Kendalrejo yang bersebelahan dengan rumah Suroso Surojati 50 dikejutkan teriakan Yopy Suryaningsih (20) minta tolong, karena melihat bapaknya Suroso Surojati terkapar dekat pompa air dengan posisi terlentang dan tangan kanannya memegang stop kontak.

Kejadian pada Senin (29/11) sore sekitar pukul 16.25 itu menjadikan tetangganya berusaha menolong korban, namun pria bertubuh gempal itupun tidak tertolong, walau pusat listrik (mèteran) sudah dimatikan. 

Kejadian ini dibenarkan Kapolsek Talun AKP Imam Subechi SH pada Surabaya Pagi di TKP sore tadi, kini masih dilakukan olah TKP, selain meminta keterangan saksi saksi.

"Kami setelah menerima laporan langsung datangi TKP bersama Unit Identifikasi Reskrim dengan Dinas kesehatan Puskesmas Kecamatan Talun," kata AKP Imam Subechi.

Peristiwa tewasnya korban bermula saat korban Suroso ketika menyalakan pompa air menancapkan stop kontak untuk menyalakan pompa air di kamar mandi, yang dimungkinkan adanya kabel terkelupas tanpa diketahui korban, sedang stop kontak itu menempel di tembok dapur.

"Saat diketahui pertama kali oleh anak perempuan korban yang bernama Yopi Suryaningsih, korban sudah meninggal dengan posisi terlentang dan tangan sebelah kanan memegang jeck kontak, melihat ayahnya terkapar di lantai dapur, anaknya berteriak meminta tolong tetangga sekitar," ujar AKP Imam Subechi seijin Kapolres AKBP Adhitya Panji Anom S.IK.

Salah satu tetangga korban yakni Nur Arifin (32) segera mematikan pusat meteran listrik didepan rumah korban untuk menolong korban bersama tetangga membawa korban ke Puskesmas Talun, ternyata pihak Puskesmas Kec.Talun memastikan korban sudah meninggal dunia.

Karena korban sudah meninggal langsung beberapa warga melaporkan kejadian itu oleh Yuni Nugroho selaku Kamituwo Desa Talun selanjutnya melaporkan ke Polsek Talun. 

 "Ketika melaporkan ke kantor (Polsek Talun) korban sudah meninggal, pada telapak tangan sebelah Kanan ada bekas luka bakar akibat tersengat listrik, kita datangi rumahnya, dari pihak keluarga memohon tidak usah dilakukan otopsi karena menyadari korban meninggal akibat tersengat listrik dengan telapak kanannya hangus, juga keterangan dari pihak Puskesmas." Ujar AKP Imam Subechi.

Atas kesepakatan pihak keluarga dan disaksikan perangkat desa Kendalrejo, korban tidak usah dilakukan Otopsi dengan surat pernyataan yang diketahui Kepala Desa Kendalrejo dan pihak keluarga, karena korban segera untuk dimakamkan.

Atas peristiwa itu polisi mengamankan jek kontak beserta kabel warna putih sepanjang dua meter. Les

Berita Terbaru

Perkuat Kesenian Reog, Ponorogo Dukung Barongan Blora Jadi ICH Extension UNESCO 

Perkuat Kesenian Reog, Ponorogo Dukung Barongan Blora Jadi ICH Extension UNESCO 

Jumat, 16 Okt 2026 19:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, PONOROGO-Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dalam pengusulan…

67 Juta UMKM, Sertifikasi SNI Masih Minim, DPR RI Soroti Keterbatasan Anggaran BSN

67 Juta UMKM, Sertifikasi SNI Masih Minim, DPR RI Soroti Keterbatasan Anggaran BSN

Jumat, 16 Okt 2026 18:32 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 18:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Rendahnya cakupan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi tantangan d…

Kirab Enam Tumpeng Raksasa Warnai Haul ke-61 Mbah KH Moh Syafi’i di Pongangan

Kirab Enam Tumpeng Raksasa Warnai Haul ke-61 Mbah KH Moh Syafi’i di Pongangan

Jumat, 16 Okt 2026 16:09 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Tradisi dan gotong royong kembali berpadu dalam peringatan Haul ke-61 Mbah Kiai Haji (KH) Mohammad Syafi’i dan para sesepuh Desa Pon…

Bupati Sumenep : Warnai Hari Santri dan Hari Jadi ke-757 Sumenep Dengan 111.111 Kali Al-Waqi'ah

Bupati Sumenep : Warnai Hari Santri dan Hari Jadi ke-757 Sumenep Dengan 111.111 Kali Al-Waqi'ah

Jumat, 16 Okt 2026 14:57 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 14:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep mengkolaborasikan peringatan Hari Santri 2026 dan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep dengan gerakan…

Emil Dardak Pastikan Pengurus Demokrat Jatim Tuntas Akhir Oktober, Pelantikan November

Emil Dardak Pastikan Pengurus Demokrat Jatim Tuntas Akhir Oktober, Pelantikan November

Jumat, 16 Okt 2026 11:23 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 11:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memastikan penyusunan kepengurusan DPD Partai Demokrat Jatim periode 2…

Mu+ku, Zes, Suko Hadir dan Siap Jadi Icon Fashion Baru

Mu+ku, Zes, Suko Hadir dan Siap Jadi Icon Fashion Baru

Jumat, 16 Okt 2026 11:20 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 11:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PT MDS retailing tbk grup resmi menghadirkan Mu+ku, zes, dan suko di Tunjungan plaza 3 dengan konsep yang unik. Serta setiap…