Cakades Sekarkurung Cak Duki Bakal Wujudkan Desa yang Berkemajuan untuk Kemaslahatan Masyarakat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Cakades Sekarkurung Mokhamad Masduki atau lebih akrab disapa Cak Duki bersilaturahmi dengan warga setempat. SP/Grs
Cakades Sekarkurung Mokhamad Masduki atau lebih akrab disapa Cak Duki bersilaturahmi dengan warga setempat. SP/Grs

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Calon Kepala Desa (Cakades) Sekarkurung, Kebomas nomor urut 2 Mokhamad Masduki bakal mewujudkan kawasan ekonomi terpadu untuk meningkatkan pendapatan asli desa (PADes).

Menurutnya, peningkatan PADes merupakan modal dalam pembangunan desa. Meski sudah disokong Dana Desa (DD), saat ini pemerintah desa dituntut untuk mandiri.

"Meningkatkan potensi ekonomi desa melalui kawasan ekonomi terpadu adalah salah satu misi kami," katanya, Senin (21/3/2022).

Jurnalis senior Gresik ini menambahkan, kawasan ekonomi terpadu ini sangat bisa dilaksanakan. Apalagi, Sekarkurung memiliki aset pengelolaan parkir wisata religi di makam Sunan Giri.

Melalui aset itu, Masduki berjanji akan mengelola secara mandiri dengan membangun fasilitas dan pelayanan kepada pengunjung. Misalnya, pasar yang terintegrasi dengan wisata 

"Selama ini, aset itu tak dimaksimalkan. Di sebelah parkir itu bisa dijadikan wisata. Tinggal kita mau atau tidak. Jika itu dilakukan maka bisa meningkatkan PADes," tambahnya. 

Dijelaskan Masduki, PADes Sekarkurung tahun 2020 sebesar 313 juta tujuh ratus ribu. Sedangkan tahun 2021 sebesar 280 juta. "Jika kepala desa bisa memaksimalkan potensi desanya tentu PADes bisa mencapai sekitar 500 juta," jelasnya. 

Kemudian Masduki berkomitmen akan mewujudkan pemerintahan desa yang transparans. Dia juga bakal melakukan reformasi kinerja aparatur pemerintah desa yang profesional, santun, cepat dan bebas pungli sehingga masyarakat bisa terlayani dengan baik.

"Kami didorong masyarakat sehingga berkomitmen untuk mereformasi kinerja aparatur sipil desa agar bekerja lebih bagus. Kemudian, kami akan terbuka dan mengedepankan musyawarah mufakat," imbuh dia.

Kemudian, dalam layanan masyarakat Cak Duki juga akan memaksimalkan program sertifikasi tanah secara massal atau yang lebih dikenal pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL). Tentunya berbiaya murah sesuai SKB Menteri.

"Selama ini belum pernah ada program itu di desa. Padahal, sebenarnya pihak desa bisa mengajukan untuk program PTSL. Karena ini penting, karena sertifikat tanah merupakan legalitas atau bukti kepemilikan hak atas tanah yang sah dan diakui negara," ujarnya.

Selanjutnya, dia juga akan mewujudkan prasarana umum dan nyaman baik warga di perkampungan maupun wilayah perumahan. Semuanya harus diakomodir. 

"Memaksimalkan layanan kesehatan dengan penyediaan mobil 24 jam juga bagian dari misi kami," imbuh dia.

Kemudian, dalam sisi kesejahteraan sosial. Dia menyumbangkan gajinya selama menjabat untuk anak yatim piatu, marbot dan guru TPQ untuk mewujudkan masyarakat yang religius. 

"Semua ini demi terwujudnya pembangunan desa Sekarkurung yang penuh gotong royong dengan melibatkan semua elemen masyarakat dengan tetap menjaga kearifan lokal untuk menjadikan masyarakat yang religius, sehat, cerdas dan sejahtera," terangnya.

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…