Tindaklanjuti Instruksi Presiden, Kapolres Blitar Kota bersama Komandan Kodim 0808 Blitar, Danyon 511 Blitar Pantau Peredaran Migor Curah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana Kapolres Blitar Kota/Dandim 0808, DanYon 511 Blitar dalam sidak Migor Curah. SP/Hadi Lestariono
Suasana Kapolres Blitar Kota/Dandim 0808, DanYon 511 Blitar dalam sidak Migor Curah. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Tidak ingin keberadaan harga jual migor curah di wilayah Blitar Raya tidak sesuai dengan harga di  pasaran atau ditimbun dan memastikan stok migor curah aman, secara mendadak Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono, Komandan Kodim 0808 Blitar Letkol Inf Didin Nasrudin Darsono dan Komandan Batalyon 511 Letkol Inf Ruli Noriza didampingi dari pihak Disperindag Kota Blitar melakukan sidak di beberapa toko. 

Dalam kesempatan itu orang nomor satu di Polres Blitar Kota ini mengatakan, tujuan utama sidak kali ini adalah untuk mengetahui secara pasti ketersediaan stok minyak goreng (migor) curah di pasaran, dengan pemantauan di sejumlah tempat bersama petugas gabungan dalam kegiatan tersebut. 

"Seperti hasil pantauan kami bersama Pak Dandim Pak Danyon 511 secara langsung, ketersediaan migor curah di beberapa toko penyalur migor curah seperti Toko Setia Kawan Jl. Merdeka, Toko Jl. Bromo, juga para pedagang  pengecer di Pasar Pon dan beberapa toko sebelah uara Pasar Legi aman bahkan cenderung berlebih, bahkan harga jual pun normal," kata AKBP Argowiyono.

Disinggung mengenai harga jual migor curah di Kota Blitar menurutnya, relatif normal artinya dari Harga Eceran Tertinggi (HET) berkisar Rp 14.300 atau harga pasaran dijual dibawah Rp 15.000 per kilogram. 

 

"Dari dua tempat yang kita survei harganya masih wajar tidak ada kenaikan yang signifikan seperti di daerah lain, tadi kita juga cèk pada toko toko di pasar tradisional harga migor curah Rp 14.300,-" tambah AKBP Argowiyono pada wartawan.

Pamen polisi dengan dua melati emas di pundaknya ini menegaskan bahwa jajaran TNI dan POLRI  maupun pemerintah daerah akan terus mengawal dan mengecek harga migor agar tidak jauh dengan HET yang ditentukan pemerintah pusat seperti yang diInstruksikan presiden.

"Menindaklanjuti instruksi Bapak presiden guna memastikan persediaan migor curah, Alhamdulillah secara umum tidak ada masalah, kami dari kepolisian bersama TNI dan Pemerintah Daerah akan terus mengawal dan mengawasi peredaran migor curah di wilayah, baik dalam bentuk penimbunan," pungkas AKBP Argowiyono sambil menyaksikan masyarakat saat transaksi pembelian migor curah di sebuah toko. Les

Berita Terbaru

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh m…

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER — Gejolak Warga ditengah rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, memasuki b…

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur meminta Raperda Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi m…

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Wacana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri mulai SD hingga perguruan tinggi mendapat respons DPRD Jawa Timur. …

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Ketegangan terjadi saat massa yang diduga pesilat berusaha menuju Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota …

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat sebanyak 174 dari total 198 desa telah berstatus Desa Mandiri berdasarkan hasil Pemutakhiran In…