Nyaru Jual Beli Kayu, Andri Yanto Tipu Rp 5,2 Miliar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Terdakwa Andri Yanto,menjalani sidang diruang Candra PN Surabaya, secara online, Kamis (01/12/2022).
Terdakwa Andri Yanto,menjalani sidang diruang Candra PN Surabaya, secara online, Kamis (01/12/2022).

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Terdakwa Andri Yanto terserah kasus penipuan, yang mengakibatkan korbannya mengalami kerugian sebesar Rp 5,2 miliar. Agenda sidang kali ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rista Erna Soelistiowati dari Kejati Jatim, menghadirkan saksi Dudung Hartito di ruang Candra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis, (01/12/2022).

JPU Rista mengatakan, bahwa saat itu Miftahul Huda menelpon saksi korban Dudung Hartito selaku Komisaris PT. Idub Sufi Wahyu Abadi yang bergerak di bidang kayu dan menyampaikan untuk bertemu. Selanjutnya pada bulan Januari 2018 di My Kopi O Ciputra World Surabaya, saksi korban Dudung Hartito bersama dengan saksi Rudy Sutanto bertemu dengan saksi Miftahul Huda dan saksi korban Dudung Hartito diperkenalkan pula dengan terdakwa Andri Yanto.

Kemudian terdakwa Andri Yanto menawarkan kepada saksi korban Dudung Hartito, ada kayu bulat (log) yang barangnya sudah ready, untuk jangka panjangnya ada tebangan baru dan bisa segera dikirim dengan dilengkapi ijin/legal di areal hutan Kecamatan Long Bagun Kabupaten Mahakam Ulu Kalimantan Timur. Lalu korban Dudung Hartito meminta untuk melihat dokumen legalitas perizinan pengelolaan hasil hutannya terlebih dahulu.

Dengan melihat surat izin usaha penebangan kayu, sehingga korban Dudung Hartito tergerak dan tertarik lalu memesan kayu bulat (log) tebangan baru sejumlah 4.000 M3. kepada terdakwa Andri Yanto,"kata Rista.

Menurutnya, terdakwa Andri Yanto tidak mengirim kayu bulat (log) pesanan korban Dudung Hartito yang telah mengirim somasi sebanyak 3 kali kepada PT. Dewata Wanatama Lestari. "Akibatnya korban Dudung Hartito mengalami kerugian sebesar Rp 5,2 miliar. Sehingga terdakwa dikenakan dengan Pasal 378 KUHP," ungkapnya.bd

Berita Terbaru

Hadapi Kekeringan 2026, Pemkab Trenggalek Siapkan Inovasi Ketahanan Pangan

Hadapi Kekeringan 2026, Pemkab Trenggalek Siapkan Inovasi Ketahanan Pangan

Selasa, 14 Apr 2026 13:48 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai upaya menghadapi kekeringan di Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek telah menyiapkan berbagai…

Raup Ratusan Juta, Pemuda di Ngawi Banting Setir dari Montir Jadi Petani Milenial

Raup Ratusan Juta, Pemuda di Ngawi Banting Setir dari Montir Jadi Petani Milenial

Selasa, 14 Apr 2026 13:20 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Di tengah banyaknya generasi milenial yang memilih kerja di kantoran atau kerja lainnya, justru pemuda asal Dusun Klumpit, Desa…

Periode Tahun 2026: DPRKP Ngawi Anggarkan Rp4,3 M untuk Bangun 215 Unit RTLH

Periode Tahun 2026: DPRKP Ngawi Anggarkan Rp4,3 M untuk Bangun 215 Unit RTLH

Selasa, 14 Apr 2026 13:05 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Dalam rangka meningkatkan kualitas hunian agar aman, sehat, dan nyaman bagi masyarakat berpenghasilan rendah, Pemerintah Kabupaten…

LPG 3 Kg di Jombang Mulai Langka, Disdagrin: Dampak Perang Dunia yang Memanas

LPG 3 Kg di Jombang Mulai Langka, Disdagrin: Dampak Perang Dunia yang Memanas

Selasa, 14 Apr 2026 12:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Fenomena kelangkaan gas LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram mulai dirasakan sebagian masyarakat di Kabupaten Jombang, JAwa Timur,…

Heboh di Medsos! Penampakan Munculnya Buaya di Kawasan Mangrove Picu Kekhawatiran Warga

Heboh di Medsos! Penampakan Munculnya Buaya di Kawasan Mangrove Picu Kekhawatiran Warga

Selasa, 14 Apr 2026 11:55 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 11:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, media sosial (medsos) dihebohkan dengan munculnya penampakan buaya di kawasan mangrove Surabaya. Perekam juga…

Viralnya Harga Plastik Ugal-ugalan, UMKM di Sentra Jajanan Lumajang Pilih Gunakan Daun Pisang

Viralnya Harga Plastik Ugal-ugalan, UMKM di Sentra Jajanan Lumajang Pilih Gunakan Daun Pisang

Selasa, 14 Apr 2026 11:46 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Maraknya harga plastik yang melonjak ugal-ugalan kian dirasakan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang saat ini…