SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan telah melakukan revitalisasi kawasan Monumen Nasional (Monas). Pihaknya mengatakan revitalisasi Monas tahap pertama menelan dana Rp 100 miliar.
Hal tersebut dijelaskan oleh Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekretariat Daerah (Setda) DKI Afan Adriansyah Idris yang menyebut, rencana penataan Kawasan Monas ini akan dilakukan dalam beberapa tahap.
“Total anggaran untuk yang tahap pertama ini Rp100 miliar kalau enggak salah,” ucapnya di Balai Kota Jakarta, Selasa (11/4/2024).
Afan mengatakan anggaran yang dikeluarkan berasal dari dana APBN dan APBD. Direncanakan revitalisasi tersebut dimulai bulan Juli tahun ini.
"Kita kolaborasi ada dari APBD ada dari APBN. Ada dari penyelesaian sanksi kewajiban dan lain-lain," ujarnya.
Sebelumnya Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono melaksanakan rapat pimpinan bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono terkait penataan kawasan Monas. Heru menyampaikan konsep penataan Monas adalah menambah lebih hijau.
Untuk tahap awal ini, penataan bakal dilakukan pada wilayah silang Monas hingga kawasan sisi Selatan yang dulu sempat digunduli Gubernur Anies Baswedan untuk dijadikan plaza.
Untuk wilayah silang Monas, nantinya Pemprov DKI bakal memperlebar luasan jalur hijau di bagian tengahnya yang awalnya 12 meter menjadi 30 meter.
“Empat silang Monas itu nanti akan kami lebarkan untuk media hijaunya,” ujarnya.
"Konsep ini adalah menambah hijau, mulai yang awalnya 50 persen menjadi 64 persen, dan tadi Pak Menteri PUPR dan Sesmen BUMN sudah memberikan tambahan arahan dan ini akan kami bawa ke Kementerian Sekretaris Negara untuk di-approval dan ditindaklanjuti," kata Heru kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta Pusat.
Sementara itu, Basuki juga mengatakan penghijauan Monas nantinya dapat menjadi ruang terbuka hijau bagi masyarakat Jakarta. Pemerintah pun berencana memulai penataan kawasan tahun ini.
"Seperti yang sudah disampaikan, kita rencana penataan, penghijauan di Monas ini untuk lebih nyaman sebagai ruang terbuka bagi masyarakat. Kita akan bawa Dewan Pengarah Penataan Kawasan dan diketuai oleh Bapak Mensesneg dan akan kita segera laksanakan tahun 2023 ini," kata Basuki.
Rencana desain ulang Monas sebelumnya terungkap setelah Heru Budi bertemu dengan Menteri BUMN Erick Thohir. Saat itu, keduanya juga membahas terkait sinkronisasi aset yang dimiliki BUMN dan pemda untuk jadi fasilitas publik dan mendukung UMKM. dsy/trb/dc
Editor : Desy Ayu