Produk Ternama Tupperware Terancam Gulung Tikar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu produk Tupperware. SP/ SBY
Salah satu produk Tupperware. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Produk penyimpanan dapur dan rumah ternama, Tupperware dikabarkan segera gulung tikar karena tidak memiliki cukup uang untuk mempertahankan usahanya dan perusahaan ikonik ini sulit beradaptasi dengan tren hingga tidak bisa menarik pelanggan baru.

Padahal, penjualanan Tupperware sempat melonjak selama pandemi Covid-19, karena banyak keluarga yang menyimpan banyak makanan di rumah selama masa lockdown

Namun sayangnya, setelah pandemi mereda, tren justru berbalik tajam pada 2022 lalu karena restoran sudah banyak yang buka lagi.

CEO Tupperware Miguel Fernandez mengungkapkan keraguan mereka tentang kemampuan untuk melanjutkan usaha mereka. Apalagi, ada tekanan dari kreditur setelah pihaknya membuat kesalahan dalam laporan keuangan, yang membuat perusahaan tidak dapat mengajukan laporan tahunan tepat waktu.

"Perusahaan berusaha melakukan segala daya untuk mengurangi dampak peristiwa baru-baru ini. Dan kami mengambil tindakan segera untuk mencari pembiayaan tambahan dan menangani posisi keuangan kami,' katanya, dikutip Rabu (12/04/2023).

Para ahli juga menilai kejatuhan Tupperware juga disebabkan oleh matinya penjualan langsung di era banyaknya e-commerce saat ini, merek lain yang menawarkan harga lebih murah, termasuk wadah yang dapat digunakan lagi dan disediakan oleh restoran.

Hal ini senada dengan diungkapkan oleh Direktur Pelaksana Ritel GlobalData, Neil Saunders, bahwa produk-produk Tupperware gagal mengikuti perkembangan zaman. 

Saunders menilai metode penjualan langsung ke pelanggan yang lebih muda sudah kurang efektif. Apalagi di toko-toko online dijual wadah penyimpanan yang lebih murah dan modis dengan motif atau berwarna-warni.

Di sisi lain, meski dianggap sudah berupaya melakukan inovasi pada produk-produk yang dijualnya, tetapi masih belum bisa menyamai kelebihan-kelebihan yang ditawarkan oleh merek lainnya.

"Pelanggan yang lebih muda juga menggunakan produk yang lebih ramah lingkungan untuk menjaga kesegaran makanan, serta dapat digunakan berulang-ulang kali," kata Saunders, dilansir BBC.

Diketahui, Tupperware didirikan oleh seorang ahli kimia asal Amerika Serikat, Earl Tupper, pada 1946. Perusahaan yang sudah berusia 77 tahun ini pernah menjadi andalan rumah-rumah di berbagai belahan negara, termasuk di Indonesia. dsy/kmp

Berita Terbaru

Halal Bihalal SAPMA Jatim Jadi Ajang Konsolidasi dan Penjaringan Kader

Halal Bihalal SAPMA Jatim Jadi Ajang Konsolidasi dan Penjaringan Kader

Sabtu, 11 Apr 2026 08:00 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 08:00 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- – Kegiatan halal bihalal yang digelar PC SAPMA Kota Madiun tak sekadar menjadi ajang silaturahmi, namun juga dimanfaatkan sebagai mo…

Wujudkan Ketahanan Pangan Dampak Dinamika Global, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Salurkan Bantuan CPP

Wujudkan Ketahanan Pangan Dampak Dinamika Global, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Salurkan Bantuan CPP

Jumat, 10 Apr 2026 16:52 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 16:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menyalurkan bantuan pangan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada ribuan warga di…

Khofifah Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf, Cegah Sengketa dan Penyusutan Aset

Khofifah Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf, Cegah Sengketa dan Penyusutan Aset

Jumat, 10 Apr 2026 14:45 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 14:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur memperkuat kolaborasi dengan pesantren, perguruan tinggi, dan masyarakat u…

Libatkan 56 Bidang Lomba, LKS Dikmen Jatim 2026 Perluas Kompetisi Lintas Jenjang

Libatkan 56 Bidang Lomba, LKS Dikmen Jatim 2026 Perluas Kompetisi Lintas Jenjang

Jumat, 10 Apr 2026 14:38 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 14:38 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menutup Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (Dikmen) Tingkat Provinsi Jawa …

Investasi Raksasa US$600 Juta di JIIPE Gresik, Industri Melamin Siap Dorong Ekonomi dan Efisiensi Energi

Investasi Raksasa US$600 Juta di JIIPE Gresik, Industri Melamin Siap Dorong Ekonomi dan Efisiensi Energi

Jumat, 10 Apr 2026 13:34 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 13:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Arus investasi besar kembali mengalir ke sektor industri kimia nasional. Pembangunan pabrik melamin senilai sekitar US$600 juta di J…

Kantor Imigrasi Klas II Non TPI Lakukan Operasi Wirawaspada

Kantor Imigrasi Klas II Non TPI Lakukan Operasi Wirawaspada

Jumat, 10 Apr 2026 13:30 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 13:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar-  Operasi Wirawaspada yang di gelar Kantor Imigrasi Blitar di wilayah kerjanya, mengawasi dengan sasaran  keberadaan dan aktivitas o…