Keterlibatan Anak Muda Jadi Faktor Penting bagi Pembangunan Daerah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Banyuwangi - Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyebut kesadaran dan keterlibatan anak muda akan memberikan dampak yang signifikan dan menjadi faktor penting bagi pembangunan daerah.

"Ini guna memantik kesadaran anak-anak muda untuk terlibat menyelesaikan persoalan. Berhenti mengutuk kegelapan, mari menyalakan lilin," katanya di Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (13/5).

 Ipuk mengaku telah mengajak para anak muda saat menghadiri acara "Nongkibar" (Nongkrongin Ilmu Bareng) yang digelar di ampitheater salah satu radio di kabupaten ujung timur pulau Jawa itu.

"Saya masih menyimpan berbagai harapan anak-anak muda Banyuwangi yang dikumpulkan pada Nongkibar beberapa tahun lalu. Setahap demi setahap hal itu kami upayakan," ujarnya.

Saat ini, lanjut dia, anak-anak muda yang berkumpul di Nongkibar itu juga diajak untuk tidak hanya berharap, akan tetapi bagaimana menghadirkan solusi-solusi konkrit untuk mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi.

Salah satu tantangan yang dihadapi daerah adalah kemiskinan, meskipun angka kemiskinan di Banyuwangi terendah di Jawa Timur, namun hal tersebut tak bisa didiamkan.

Sejumlah peserta Nongkibar berebut mengutarakan gagasannya, seperti peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan, pemanfaatan platform digital untuk pemberdayaan ekonomi, hingga peningkatan sport tourism sebagai upaya meningkatkan potensi pariwisata.

Salah seorang peserta Nongkibar, Frisky Eka Ramadani (24) menyampaikan gagasannya dengan membuka destinasi pariwisata berbasis kearifan lokal dan ini dapat membuka lapangan pekerjaan dan bisa mengentas kemiskinan.

"Potensi wisata Banyuwangi banyak sekali, ini bisa terus dikembangkan," katanya.

Berbeda dengan Ajeng asal Kecamatan Blimbingsari. Ia lebih menyoroti terhadap penyiapan sumber daya manusia yang berkualitas sejak dini, karena jika hal tersebut terpenuhi akan lahir generasi emas yang dapat keluar dari jerat kemiskinan.

"Untuk dapat gizi yang baik tak perlu mahal. Asal ter-edukasi dengan baik, maka tidak akan ada stunting. Anak-anak akan tumbuh lebih hebat lagi," katanya. Bn-01/ham

Berita Terbaru

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini, merek kendaraan mewah Lamborghini membuat kejutan dengan memperkenalkan konsep mobil listrik, arah strateginya kini…

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal Jepang, Honda dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu sepeda motor kecil paling menonjol dan…

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di bidang hukum islam, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur yang…

PT Weichuang Kantongi Izin Kawasan Berikat, Serap 120 Tenaga Kerja

PT Weichuang Kantongi Izin Kawasan Berikat, Serap 120 Tenaga Kerja

Selasa, 24 Feb 2026 12:00 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:00 WIB

‎SURABAYA PAGI, Ngawi – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melalui Kanwil DJBC Jawa Timur II menerbitkan izin fasilitas Kawasan Berikat pertama tahun 2026…

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dalam rangka mengembangkan usaha pelaku usaha mikro dan kecil agar usaha yang masih berkembang, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi,…

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Guna mencegah potensi kejadian luar biasa (KLB) akibat persoalan keamanan pangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa…