Keterlibatan Anak Muda Jadi Faktor Penting bagi Pembangunan Daerah

author surabayapagi.com

- Pewarta

Senin, 13 Mei 2024 19:36 WIB

Keterlibatan Anak Muda Jadi Faktor Penting bagi Pembangunan Daerah

SURABAYAPAGI.COM, Banyuwangi - Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyebut kesadaran dan keterlibatan anak muda akan memberikan dampak yang signifikan dan menjadi faktor penting bagi pembangunan daerah.

"Ini guna memantik kesadaran anak-anak muda untuk terlibat menyelesaikan persoalan. Berhenti mengutuk kegelapan, mari menyalakan lilin," katanya di Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (13/5).

Baca Juga: Ribuan JCH di Banyuwangi Ikuti Manasik Haji

 Ipuk mengaku telah mengajak para anak muda saat menghadiri acara "Nongkibar" (Nongkrongin Ilmu Bareng) yang digelar di ampitheater salah satu radio di kabupaten ujung timur pulau Jawa itu.

"Saya masih menyimpan berbagai harapan anak-anak muda Banyuwangi yang dikumpulkan pada Nongkibar beberapa tahun lalu. Setahap demi setahap hal itu kami upayakan," ujarnya.

Saat ini, lanjut dia, anak-anak muda yang berkumpul di Nongkibar itu juga diajak untuk tidak hanya berharap, akan tetapi bagaimana menghadirkan solusi-solusi konkrit untuk mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi.

Salah satu tantangan yang dihadapi daerah adalah kemiskinan, meskipun angka kemiskinan di Banyuwangi terendah di Jawa Timur, namun hal tersebut tak bisa didiamkan.

Baca Juga: Pemkot Kediri Studi Tiru Layanan Aduan 112 dan SP4N LAPOR!

Sejumlah peserta Nongkibar berebut mengutarakan gagasannya, seperti peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan, pemanfaatan platform digital untuk pemberdayaan ekonomi, hingga peningkatan sport tourism sebagai upaya meningkatkan potensi pariwisata.

Salah seorang peserta Nongkibar, Frisky Eka Ramadani (24) menyampaikan gagasannya dengan membuka destinasi pariwisata berbasis kearifan lokal dan ini dapat membuka lapangan pekerjaan dan bisa mengentas kemiskinan.

"Potensi wisata Banyuwangi banyak sekali, ini bisa terus dikembangkan," katanya.

Baca Juga: Kompetisi Memancing, Dongkrak Potensi Perikanan di Banyuwangi

Berbeda dengan Ajeng asal Kecamatan Blimbingsari. Ia lebih menyoroti terhadap penyiapan sumber daya manusia yang berkualitas sejak dini, karena jika hal tersebut terpenuhi akan lahir generasi emas yang dapat keluar dari jerat kemiskinan.

"Untuk dapat gizi yang baik tak perlu mahal. Asal ter-edukasi dengan baik, maka tidak akan ada stunting. Anak-anak akan tumbuh lebih hebat lagi," katanya. Bn-01/ham

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU