Cara Bersihkan Rambut Rontok di Rumah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gumpalan rambut yang rontok di kamar mandi apabila masuk ke saluran air dapat menyebabkan penyumbatan. SP/JAKA
Gumpalan rambut yang rontok di kamar mandi apabila masuk ke saluran air dapat menyebabkan penyumbatan. SP/JAKA

i

SURABAYAPAGI, Jakarta - Helaian rambut yang jatuh dan menempel di berbagai sudut rumah tentu mengganggu estetika rumah. Seperti melihat debu yang menggumpal, tentu helaian rambut itu perlu dibuang. Selain itu, gumpalan rambut yang rontok di kamar mandi apabila masuk ke saluran air dapat menyebabkan penyumbatan.

Memang penting menjaga kesehatan rambut agar kuat dan tidak mudah rontok. Namun jika terus rontok, melansir dari Apartment Therapy, begini cara membersihkan helaian rambut rontok yang berceceran di rumah.

1. Rambut Rontok di Area Kering di Rumah
Jika helaian rambut yang rontok tersebar dimana-mana, kamu bisa menggunakan sapu kemudian diarahkan ke satu tempat yang sama, baru dibuang. Jika helaian banyak ditemukan di bahan tekstil, seperti sprei atau sofa, kamu bisa bersihkan dengan sapu lidi terlebih dahulu. Namun, jika kamu memiliki alat penyedot debu, itu lebih instan karena rambut langsung bisa dibersihkan tanpa mengotori tangan.


2. Rambut Rontok di Kamar Mandi
Membersihkan rambut di kamar mandi tidak begitu susah, bahkan kamu bisa mencegahnya juga. Saat kamu hendak mandi dan tidak mau keramas, kamu bisa menutup kepala dengan penutup rambut berjaring.
Jika ingin keramas, kamu bisa sisir rambut terlebih dahulu. Cara ini bisa mengurangi jumlah rambut yang rontok. Lalu, tutup lubang saluran air selama mandi agar tidak masuk ke saluran air. Kumpulkan dan buang setelah mandi. Kamu juga bisa menggunakan plastik saat mengambil rambut yang tersangkut di saluran air.

Setelah itu bersihkan juga bagian penutup saluran air kamar mandi dengan soda kue agar tidak berlumut. Biasanya rambut yang rontok sehabis dikeramas mengandung sabun.
Campurkan secangkir soda kue dengan secangkir cuka. Tuang ke area saluran air. Tunggu selama 15-20 menit lalu bilas dengan air hangat untuk membersihkan kotoran yang tertinggal. Hindari penggunaan cairan pembersih yang mengandung asam sulfat karena akan menyebabkan kerusakan pada saluran air.jk/ana

Berita Terbaru

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini, merek kendaraan mewah Lamborghini membuat kejutan dengan memperkenalkan konsep mobil listrik, arah strateginya kini…

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal Jepang, Honda dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu sepeda motor kecil paling menonjol dan…

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di bidang hukum islam, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur yang…

PT Weichuang Kantongi Izin Kawasan Berikat, Serap 120 Tenaga Kerja

PT Weichuang Kantongi Izin Kawasan Berikat, Serap 120 Tenaga Kerja

Selasa, 24 Feb 2026 12:00 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:00 WIB

‎SURABAYA PAGI, Ngawi – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melalui Kanwil DJBC Jawa Timur II menerbitkan izin fasilitas Kawasan Berikat pertama tahun 2026…

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dalam rangka mengembangkan usaha pelaku usaha mikro dan kecil agar usaha yang masih berkembang, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi,…

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Guna mencegah potensi kejadian luar biasa (KLB) akibat persoalan keamanan pangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa…