Kenali Faktor Penyebab dan Tips Hilangkan Bau Apek Helm Pada Helm

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Penggunaan helm untuk berkendara. SP/ JKT
Ilustrasi. Penggunaan helm untuk berkendara. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pemakaian helm memang penting saat berkendara untuk keselamatan dijalan. Namun, dalam waktu lama, terutama saat cuaca panas atau musim hujan, sering kali menyebabkan munculnya bau tidak sedap, Selasa (18/03/2025).

Bau apek ini umumnya disebabkan oleh keringat, kelembapan, serta debu dan kotoran yang menumpuk di bagian dalam helm. Jika tidak segera dibersihkan, bau tersebut bisa semakin parah dan mengganggu kenyamanan saat digunakan. 

Sementara itu, perlu diketahui faktor-faktor yang menyebabkan bau tidak sedap ini muncul. Beberapa penyebab utama antara lain, keringat dan minyak di kepala – saat berkendara, kepala sering berkeringat, terutama dalam kondisi panas. Keringat yang terserap ke dalam busa helm dapat menimbulkan bau apek jika tidak segera dibersihkan.

Selain itu Helm yang basah karena terkena hujan atau disimpan dalam kondisi lembap dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri dan jamur, sehingga menyebabkan bau tidak sedap. Hingga jarang dibersihkan.

Untuk menghilangkan bau apek pada helm tersebut, berikut beberapa cara menghilangkan bau apek pada helm agar tetap segar dan nyaman digunakan, diantaranya, mencuci helm secara berkala. Gunakan sabun lembut atau sampo bayi untuk membersihkan bagian dalam helm. Jika helm memiliki busa yang bisa dilepas, cuci dengan air hangat dan jemur hingga benar-benar kering sebelum digunakan kembali.

Selain itu, dapat menggunakan baking soda yang dikenal sebagai bahan alami yang mampu menyerap bau tidak sedap. Taburkan sedikit baking soda pada bagian dalam helm dan diamkan selama beberapa jam. Setelah itu, bersihkan dengan lap kering atau gunakan vacuum cleaner untuk menghilangkan sisa-sisa baking soda.

Jemur, helm yang terkena keringat atau lembap sebaiknya segera dijemur di tempat yang terkena sinar matahari langsung. Dan hindari rambut yang masih basah atau lembap dapat menyebabkan busa helm menjadi basah dan memicu pertumbuhan bakteri. Pastikan rambut dalam kondisi kering sebelum mengenakan helm untuk mencegah bau apek.

Dengan menerapkan cara menghilangkan bau apek pada helm yang telah dijelaskan di atas, helm akan tetap segar, bersih, dan nyaman digunakan setiap hari. Jangan lupa untuk selalu merawat helm secara berkala agar tidak hanya terbebas dari bau, tetapi juga lebih awet dan higienis. jk-03/dsy

Berita Terbaru

Ekonomi RI Tumbuh 5,47%, Airlangga: Lebih Tinggi dari China dan Jerman

Ekonomi RI Tumbuh 5,47%, Airlangga: Lebih Tinggi dari China dan Jerman

Jumat, 06 Nov 2026 07:32 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa fondasi perekonomian Indonesia masih menunjukkan kinerja…

IHSG Ditutup Menguat

IHSG Ditutup Menguat

Jumat, 06 Nov 2026 07:31 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat ditopang oleh kombinasi sentimen dari tingkat…

Menekraf Sebut Sektor Digital Jadi Potensi Baru Ekraf Di Cirebon

Menekraf Sebut Sektor Digital Jadi Potensi Baru Ekraf Di Cirebon

Jumat, 06 Nov 2026 07:28 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:28 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya menyebut sektor digital menjadi salah satu potensi ekonomi kreatif (ekraf ) di Kota…

Utang Pemerintah 2026 Tembus Rp 1.600 Triliun

Utang Pemerintah 2026 Tembus Rp 1.600 Triliun

Jumat, 06 Nov 2026 07:25 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Berdasarkan perkiraan Kementerian Keuangan, kebutuhan pembiayaan utang pemerintah Indonesia pada 2026 diperkirakan mencapai lebih dari Rp…

Jumat Berkah: Tidak Ada Kejahatan yang Sempurna

Jumat Berkah: Tidak Ada Kejahatan yang Sempurna

Jumat, 06 Nov 2026 07:24 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:24 WIB

Oleh: Hj. Lordna Putri Ini adalah terjemahan dari Adagium hukum paling terkenal di dunia: “Summum Ius Summa Iniuria”* (Cicero - Romawi) artinya: Keadilan Ter…

Gerindra Minta Polisi Periksa Teddy

Gerindra Minta Polisi Periksa Teddy

Jumat, 06 Nov 2026 07:20 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pendiri Partai Gerindra Rahmat Sorialam Harahap, S.H., meminta Bareskrim Polri mendalami setiap informasi dan petunjuk yang relevan…