Diterjang Banjir Lahar Semeru, Pemkab Gerak Cepat Perbaiki Tanggul Rusak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas memasang bronjong dan krip untuk mengurangi tekanan banjir lahar dingin Gunung Semeru di tanggul yang rusak. SP/ LMJ
Petugas memasang bronjong dan krip untuk mengurangi tekanan banjir lahar dingin Gunung Semeru di tanggul yang rusak. SP/ LMJ

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Usai peristiwa diterjang erosi dan banjir lahar dingin Gunung Semeru di Desa Sumberwuluh, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bergerak cepat untuk memperbaiki tanggul yang rusak tersebut.

Bupati Lumajang Indah Amperawati mengungkap, jika langkah itu diambil untuk mengantisipasi potensi bahaya terhadap keselamatan warga dan kelangsungan lahan pertanian di sekitarnya tepatnya di Dusun Bondeli, Desa Sumberuluh, Kecamatan Candipuro.

Saat ini, tim gabungan mulai mengerahkan bronjong dan membangun krip sepanjang 100 meter sebagai penghalang arus agar tidak semakin mendekati bagian tanggul yang kritis, dengan menggandeng Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Timur serta UPT YKD.

"Panjang tanggul yang mengalami kerusakan tercatat mencapai sekitar 300 meter. Penanganan darurat telah dimulai hari ini dengan pengerahan bronjong dan pembangunan krip sepanjang 100 meter di sisi tanggul yang paling kritis," tuturnya, Selasa (13/05/2025).

Sementara itu, untuk mengurangi tekanan pada sisi tanggul yang rusak, arus Sungai Bondeli juga akan dialihkan ke arah selatan. Upaya itu menjadi bagian dari skema darurat yang ditargetkan rampung dalam waktu tiga bulan ke depan.

Pemkab Lumajang juga menyusun rencana jangka panjang untuk penanganan permanen yang akan dilakukan setelah proses evaluasi teknis dan penghitungan kebutuhan anggaran selesai. Dan untuk nilai investasi dalam proyek perbaikan menyeluruh itu diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

"Pemkab Lumajang berharap langkah cepat dan terkoordinasi itu mampu mencegah risiko banjir susulan yang dapat mengancam permukiman serta produktivitas lahan pertanian warga. sehingga, keselamatan dan kesejahteraan masyarakat melalui tindakan tanggap, kolaboratif, dan berkelanjutan," ujarnya. lj-01/dsy

Berita Terbaru

Pengadilan Perintahkan Penyidik Kejaksaan Agung

Pengadilan Perintahkan Penyidik Kejaksaan Agung

Selasa, 03 Mar 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Mar 2026 19:07 WIB

Seret Pemilik Korporasi Wilmar Group, Musim Mas Group, dan Permata Hijau Group ke Pengadilan     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ada terobosan dari Majelis h…

M Syafei, Pegawai Wilmar Group, Hanya Pembantu Penyuapan

M Syafei, Pegawai Wilmar Group, Hanya Pembantu Penyuapan

Selasa, 03 Mar 2026 19:05 WIB

Selasa, 03 Mar 2026 19:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Majelis hakim menyatakan eks Head of Social Security and License Wilmar Group, M Syafei, hanya seorang karyawan yang membantu…

Negara-negara Teluk Mulai Saling Serang

Negara-negara Teluk Mulai Saling Serang

Selasa, 03 Mar 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Mar 2026 19:02 WIB

Pemerintah AS Serukan Warganya Segera Tinggalkan Kawasan Timur Tengah   SURABAYAPAGI.COM, Tehran - Militer negara-negara Teluk sejauh ini fokus pada …

Aksi Iran Murni Bela diri

Aksi Iran Murni Bela diri

Selasa, 03 Mar 2026 19:00 WIB

Selasa, 03 Mar 2026 19:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tehran - Ketua Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran (SNSC), Ali Larijani, mengatakan Iran tidak memulai perang saat ini, tetapi tetap…

Hakim Praperadilan Yaqut Peringatkan Jangan Lobi

Hakim Praperadilan Yaqut Peringatkan Jangan Lobi

Selasa, 03 Mar 2026 18:58 WIB

Selasa, 03 Mar 2026 18:58 WIB

KPK Ajak Masyarakat Kawal Tudingan Kuasa Hukum yang Anggap Penetapan Tersangka  Mantan Menag tak Sah     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta -  Pengadilan Negeri (PN) …

Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan di OTT, Golkar Menyesalkan

Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan di OTT, Golkar Menyesalkan

Selasa, 03 Mar 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Mar 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, dalam kegiatan operasi tangkap tangan (OTT). KPK mengatakan Fadia ditangkap bersama…