Charm Luncurkan Pembalut Ramah Lingkungan Pertama Gunakan Bio Material Organik

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Jakarta – PT Uni-Charm Indonesia Tbk resmi meluncurkan produk pembalut ramah lingkungan CHARM Daun Sirih Bio Materials Organic Cotton Type ukuran 23 cm dan 29 cm. Produk ini merupakan yang pertama di dalam Unicharm Group yang menggunakan bio material sepenuhnya, termasuk bahan dari tebu, batu kapur, botanical oil, dan resin alami.

Peluncuran dilakukan secara terbatas bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup, dan dihadiri oleh Brand Ambassador CHARM Syifa Hadju serta influencer penggiat lingkungan Veronika Krasnasari.

Produk ini dirancang sebagai jawaban atas meningkatnya kesadaran konsumen muda terhadap pentingnya pelestarian lingkungan. Berdasarkan riset internal Unicharm, dalam empat tahun terakhir minat terhadap produk pembalut ramah lingkungan meningkat lebih dari tiga kali lipat.

“Dengan menggunakan organic cotton pada bagian permukaan yang bersentuhan langsung dengan kulit, kami ingin memberikan kelembutan sekaligus mendukung gaya hidup berkelanjutan,” ujar Presiden Direktur PT Uni-Charm Indonesia, Takumi Terakawa.

Produk Charm Daun Sirih Bio Materials Organic Cotton Type mengusung tiga teknologi utama: Penggunaan Bio Material, semua bagian produk menggunakan bahan alami yang ramah lingkungan, seperti limbah tebu dan resin nabati, guna mengurangi penggunaan plastik dari minyak bumi.

Lapisan Atas Berbahan Organic Cotton, permukaan pembalut yang bersentuhan langsung dengan kulit menggunakan kapas organik yang lebih lembut dan memiliki daya serap tinggi.

Kemasan Berkelanjutan, menggunakan kemasan daur ulang berbahan limbah industri kelapa sawit (EFB) hasil kerja sama dengan PT Oji Sinarmas Packaging, serta selotip yang bisa didaur ulang.

Syifa Hadju menyambut positif peluncuran produk ini. Menurutnya, perempuan muda punya peran penting dalam menjaga lingkungan melalui kebiasaan sehari-hari.

“Charm Bio Materials ini bukan hanya nyaman dan cegah bau, tapi juga ramah lingkungan. Ini cara kecil kita berkontribusi,” ujarnya.

Senada, Veronika Krasnasari menambahkan bahwa kesadaran dalam memilih produk ramah lingkungan penting untuk keberlanjutan bumi.

Unicharm juga memperkenalkan perhitungan carbon footprint untuk pertama kalinya dalam lini pembalut wanita. Produk ukuran 23 cm menunjukkan potensi pengurangan emisi karbon sebesar 15 persen per lembar, sementara ukuran 29 cm mencapai pengurangan hingga 18 persen per lembar. Pada tahap pengadaan bahan baku, angka ini bahkan mencapai pengurangan 30–32 persen.

Takumi Terakawa menegaskan, pihaknya akan terus menghadirkan produk yang mendukung pelestarian lingkungan, termasuk penggunaan energi bersih dan rantai pasok yang berkelanjutan.

“Kami ingin mengajak masyarakat melakukan kebaikan kecil demi masa depan yang lebih baik,” ujarnya. Byb

Berita Terbaru

Bikin Heboh! Bayi Terkunci Dalam Mobil, DPKP Gercep Lakukan Evakuasi

Bikin Heboh! Bayi Terkunci Dalam Mobil, DPKP Gercep Lakukan Evakuasi

Rabu, 22 Apr 2026 15:41 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejadian yang membuat banyak warga terheran-heran, ditemukan seorang bayi dalam keadaaan terkunci di dalam mobil di kawasan Jalan…

Momen Hari Kartini, Khofifah Salurkan Bantuan DBHCHT untuk Buruh Rokok dan Pelaku Usaha Perempuan

Momen Hari Kartini, Khofifah Salurkan Bantuan DBHCHT untuk Buruh Rokok dan Pelaku Usaha Perempuan

Rabu, 22 Apr 2026 15:39 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memanfaatkan momentum Hari Kartini 2026 untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan …

Heboh! Fenomena 'Waterspout' Pusaran Angin Tornado Gegerkan Warga Dekat Jembatan Suramadu

Heboh! Fenomena 'Waterspout' Pusaran Angin Tornado Gegerkan Warga Dekat Jembatan Suramadu

Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini tengah viral di media sosial (medsos) terkait unggahan video yang menampilkan pusara angin bak tornado di sekitar…

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan warga terkait Jalan Staisun Wonokromo Surabaya yang selama ini sempit dan kerap menimbulkan kemacetan…

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Baru-baru ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung tengah di landa dilema pasca banyaknya kekosongan jabatan Kepala…

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong penggunaan atap genteng pada bangunan pemerintah dan fasilitas publik…