Diikuti Ratusan Pemuda se Jawa Timur, Dragon Boat Carnival Kota Mojokerto Meriah

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Event Bahari Majapahit Dragon Boat Carnival pertama kalinya sukses digelar di Sungai Ngotok Kota Mojokerto. SP/Dwy AS
Event Bahari Majapahit Dragon Boat Carnival pertama kalinya sukses digelar di Sungai Ngotok Kota Mojokerto. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Event Bahari Majapahit Dragon Boat Carnival pertama kalinya sukses digelar di Sungai Ngotok, kawasan Taman Bahari Mojopahit (TBM), Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, (Jatim).

Sejumlah tim dayung dari berbagai Kota/ Kabupaten di Jawa Timur turut berpartisipasi di ajang balap perahu naga tersebut.

Setiap tim beranggotakan 12 orang, dengan 10 orang pendayung, satu juru kemudi dan satu orang di bagian depan perahu.

Persaingan sengit antar kedua tim dayung begitu terlihat dalam laga final merebutkan juara pertama.

Para pendukung dan masyarakat yang menonton dari atas Jembatan Rejoto bersorak lantang, ketika perahu peserta mulai menerjang arus Sungai Ngotok dari arah berlawanan hingga ke garis Finish jaraknya sekitar 200 meter dari Start.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan, event Bahari Majapahit Dragon Boat Carnival menjadi ajang pengembangan prestasi bagi para atlet dayung, promosi olahraga hingga persiapan menuju multi event.

Kegiatan ini sekaligus menjadi penggerak ekonomi di Kota Mojokerto, khususnya di kawasan TBM lantaran banyak peserta dan pengunjung dari berbagai Kota/ Kabupaten.

"Lomba dayung perahu naga, kompetisi ini juga mengaktifkan Sungai Ngotok (Wisata) yang menjadi bagian dari Taman Bahari Majapahit. Semoga kedepan, wisata di TBM bisa semakin ramai sehingga harapannya dapat menjadi pengungkit ekonomi yang lebih tinggi lagi," kata Ning Ita sapaan akrab Walikota Mojokerto.

Ning Ita mengungkapkan, Bahari Majapahit Dragon Boat Carnival bakal menjadi event tahunan yang turut mendukung kegiatan pariwisata di TBM. 

Dirinya memiliki semangat besar untuk menghidupkan pusat keramaian baru di sektor pariwisata, khususnya di wilayah sisi barat Kota Mojokerto.

"Di sini ada TBM dengan segala fasilitas yang sudah disediakan, ada juga ekonomi kreatif. Kita punya harapan besar, wilayah Kota Mojokerto sisi barat bisa hidup  seperti di wilayah tengah maupun wilayah timur sehingga pusat keramaian (Wisata) merata semuanya," ujar Ning Ita.

Suasana semakin semarak ketika Walikota Ning Ita menyerahkan langsung tropi dan hadiah berupa uang pembinaan kepada tim dayung yang menjadi juara dalam event ini.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Mojokerto, Ani Wijaya menjelaskan, dalam event ini menampilkan Dragon Boat Race dan Dragon Boat Contest.

Kategori Race juara pertama diraih tim dayung Pasmar 2 A , dan juara 2 PODSI Bangkalan kemudian juara 3 dari Pasmar 2 B.

Masing-masing pemenang mendapat hadiah berupa uang pembinaan, juara 1 senilai Rp 10 juta, juara 2 sebesar 5 juta dan juara 3 senilai Rp 3 juta.

Kategori kontes Best Performance dimenangkan PODSI Kota Mojokerto mendapat hadiah uang pembinaan sebesar Rp 3 juta.

"Tahun depan kita akan menyiapkan yang lebih baik lagi untuk event dayung, karena ini event pertama untuk memfasilitasi atlet berprestasi sekaligus promosi olahraga dayung," jelasnya.

Dirinya mengapresiasi kepada peserta dari berbagai wilayah di Jawa Timur yang telah berpartisipasi dalam event Dragon Boat Race dan Dragon Boat Contest 2025. 

"Untuk beberapa peserta yang terpaksa mundur ada 14 kontingen yang tidak bisa hadir, karena ada peserta yang ujian sekolah dan bekerja semoga bisa kembali berpartisipasi dalam event tahun depan," pungkas Ani.

Kepala Pelatih Dayung Pasmar 2, Kapten Marinir Taufik Hidayat mengaku, dirinya bersyukur dua tim binaannya menjadi pemenang juara pertama dan ketiga kategori Race di ajang perlombaan di Kota Mojokerto. 

Taufik sekaligus Dankie Chetah di Bataliyon Pasmar 2 ini  memaparkan, kondisi lintasan di cukup menantang dengan karakteristik arus Sungai Ngotok yang menjadi pengalaman tanding berharga bagi atlet.

Dirinya berharap penyelenggaraan event kedepan dapat lebih baik untuk mendukung atlet Indonesia khususnya atlet olahraga dayung Jawa Timur.

"Persiapan atlet berlatih setiap pagi dan sore, sebelum bertanding di event Dragon Boat Race dan Dragon Boat Contest Kota Mojokerto. Tantangan utama adalah angin dan di sini (Lintasan) cukup ada arus, kedepan semoga diselenggarakan lebih bagus," ucap Taufik.

Taufik juga berharap, ada perhatian lebih bagi atlet junior olahraga dayung untuk mengembangkan bakatnya hingga tingkat Nasional.

"Harapan kami sederhana, tolong perhatikan atlet-atlet dayung junior minimal sampai jenjang PON," tukasnya. Dwi

Berita Terbaru

Serangan Kasus Hama Kresek Naik di Awal Musim Tanam, Petani di Jombang Ketar-ketir

Serangan Kasus Hama Kresek Naik di Awal Musim Tanam, Petani di Jombang Ketar-ketir

Selasa, 03 Feb 2026 11:12 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 11:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menindaklanjuti kewaspadaan terhadap serangan penyakit hama kresek yang saat ini menunjukkan adanya peningkatan kasus yang mulai…

Diduga Lupa Panggang Kayu Bakar di Tungku, Rumah Terbakar, Kerugian Capai Rp70 Juta

Diduga Lupa Panggang Kayu Bakar di Tungku, Rumah Terbakar, Kerugian Capai Rp70 Juta

Selasa, 03 Feb 2026 10:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 10:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga Desa Sumberagung  Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, semalam Senen 2 Februari 2026 di kejutkan teriakan Pamuji 29 dari …

Per Januari, Disnakkan Vaksinasi Massal Puluhan Sapi yang Terinfeksi PMK di Trenggalek

Per Januari, Disnakkan Vaksinasi Massal Puluhan Sapi yang Terinfeksi PMK di Trenggalek

Selasa, 03 Feb 2026 10:37 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 10:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Trenggalek melaporkan hingga sepanjang Desember 2025 hingga Januari 2026, terdapat…

Musim Tanam 2026, Pemkab Sampang Tambah Kuota Pupuk Bersubsidi Dorong Produktivitas Pangan

Musim Tanam 2026, Pemkab Sampang Tambah Kuota Pupuk Bersubsidi Dorong Produktivitas Pangan

Selasa, 03 Feb 2026 10:36 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 10:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sampang - Memasuki musim tanam 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, menambah kuota pupuk bersubsidi oleh pemerintah pusat berdasarkan…

Lewat Kemitraan, Bulog Bojonegoro Komitmen Perkuat Peran KDMP

Lewat Kemitraan, Bulog Bojonegoro Komitmen Perkuat Peran KDMP

Selasa, 03 Feb 2026 10:26 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 10:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Melalui kemitraan penyediaan kebutuhan bahan pokok yang nantinya dijual kepada masyarakat, Perum Bulog Sub Divre Bojonegoro,…

Di Tengah Wacana Pengangkatan Staf SPPG Jadi PPPK, Guru SD di Madiun Hanya Digaji Rp250 Ribu Per Bulan

Di Tengah Wacana Pengangkatan Staf SPPG Jadi PPPK, Guru SD di Madiun Hanya Digaji Rp250 Ribu Per Bulan

Senin, 02 Feb 2026 20:49 WIB

Senin, 02 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun – Di tengah rencana pemerintah pusat mengangkat puluhan ribu pegawai inti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi Pegawai P…