Musim Panen Raya Padi Jadi Ladang Cuan Tukang Ojek Gabah di Nganjuk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu ojek gabah yang mengangkut hasil panen menggunakan motor di Nganjuk, Jawa Timur. SP/ NGJ
Salah satu ojek gabah yang mengangkut hasil panen menggunakan motor di Nganjuk, Jawa Timur. SP/ NGJ

i

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Memasuki musim panen raya di wilayah Nganjuk, Jawa Timur menjadi berkah tersendiri bagi para usaha ojek gabah di wilayah Desa Kepanjen, Kecamatan Pace. Saat musim panen raya padi tiba, mereka bahkan dapat cuan hingga Rp350 ribu. Dimana mereka mengangkut gabah sejak pagi, dari sawah menuju rumah pemiliknya.

Kardi, salah satu ojek gabah mengungkap, dengan motor yang telah dimodifikasi, satu unit bisa mengangkut empat karung gabah sekali berangkat. Dengan lincah, mereka melewati jalan persawahan hingga sampai ke rumah pemilik gabah. Dan dalam operasionalnya, ojek gabah sering dilakukan secara berkelompok, melibatkan 4 orang dalam satu kelompok.

"Hari ini kami dapat borongan mengangkut gabah dengan luas lahan 1.400 ru (1,96 hektar). Ya, sekitar 14 sampai 15 ton gabah," ungkapnya, Rabu (08/04/2026).

Lebih lanjut, menurut Kardi, borongan angkut gabah untuk 100 ru adalah Rp 100 ribu. Sehingga untuk lahan 1.400 ru, dia dan ketiga temannya mendapat ongkos borongan Rp 1,4 juta. "Jadi Rp 1,4 juta itu kami bagi berempat. Satu orang dapat Rp 350 ribu," bebernya.

Sehingga, untuk mengangkut gabah yang dihasilkan lahan seluas 1.400 ru, Kardi dan ketiga rekannya hanya membutuhkan waktu setengah hari. Sehingga, setengah harinya dia bisa mengambil borongan berikutnya. "Paling enam jam sudah selesai untuk lahan segini (1.400 ru). Kalau ada yang borong tenaga kami, ya kami lanjut lagi," tutur dia.

Lebih lanjut, panen raya padi bagi Kardi dan rekan-rekannya, selalu menjadi berkah. Karena keahlian mereka dalam mengangkut gabah menggunakan motor telah teruji. Sehingga banyak petani yang memakai jasa mereka. Bahkan, jika saat ramai, setiap orang dari kami bisa mendapat Rp 700 ribu per hari. 

Sementara itu, Salah satunya petani padi bernama Hamid, yang juga memanfaatkan layanan pengangkutan hasil panennya. Dirinya mengatakan, alasan memilih jasa ojek gabah ini karena lebih praktis dan efisien untuk mengangkut hasil panen dari sawahnya. ng-02/dsy

Berita Terbaru

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Hari Jadi Tulungagung ke-821 bertema ‘Gumregah, Nyawiji lan Ngabekti Tumuju Tulungagung Lohjinawi’ tahun ini lebih semarak den…

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kabupaten Gresik kini memiliki alternatif baru untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar. Yayasan Petrokimia Gresik (…

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Komitmen PT Smelting dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir kembali mendapat apresiasi. Perusahaan pengolahan dan pemurnian t…

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus mendukung upaya menekan angka pengangguran, Polres Blitar Kota menggelar…

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memaparkan dua inovasi unggulan daerah, yakni Klinik Perisai dan Siti Pinter, di hadapan d…

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pelaksanaan program ketahanan pangan berbasis alokasi 20 persen Dana Desa di Jawa Timur dinilai memerlukan perlindungan regulasi d…