Pesona Air Mancur Sedot Pengunjung di Akhir Pekan

Sempat Dihantam Isu Miring, DPRKP-CK Lamongan Tegaskan Proyek Revitalisasi dan Landscape Lapangan Gajah Mada Sesuai RAB

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Air mancur 7 warna di lapangan Gajah Mada menjadi daya tarik warga untuk berekreasi. SP/MUHAJIRIN
Air mancur 7 warna di lapangan Gajah Mada menjadi daya tarik warga untuk berekreasi. SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sempat dihantam isu miring  atas dugaan ketidakberesan proyek pembangunan revitalisasi dan landscape  Lapangan Gajah Mada Lamongan, akhirnya  terbantahkan menyusul hasil pemeriksaan yang menyebut, pembangunan itu sudah sesuai dengan Rancangan Anggaran Biaya (RAB).

Fakhrudin Ali Fikri, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPRKP-CK) Lamongan menegaskan, bahwa seluruh pengerjaan telah sesuai dengan prosedur.

Fakhrudin menjelaskan bahwa proyek revitalisasi ini didanai oleh APBD Tahun 2025 dengan nilai Rp 924.000.000,-. Anggaran tersebut mencakup pembangunan kolam air mancur, taman, pemasangan batu alam, drainase, hingga pengadaan tanaman hias, dan dikerjakan oleh CV Alvira Cipta Lestari  

"Secara pengerjaan sudah tidak ada masalah, dan dikerjakan sesuai RAB (Rencana Anggaran Biaya). Air mancurnya juga berfungsi dengan baik dan ketinggian mancurnya juga sesuai," tegas Fakhrudin, Senin (13/4/2025).

Fakhrudin juga meluruskan persepsi masyarakat mengenai jenis vegetasi yang ada di Kagama. Jika sebelumnya warga mengira terdapat 12 pohon palem, nyatanya dinas menanam 16 pohon ental, atau siwalan untuk menjaga karakteristik lokal.

"Pohonnya itu bukan pohon palem, tapi pohon ental (siwalan), dan ada juga jenis tumbuhan lainnya. Semuanya sudah tertanam bahkan kondisinya saat ini hidup, tidak ada yang mati. "Lebih jelasnya, masyarakat bisa melihat langsung ke lokasi biar tahu bagaimana kondisinya," pinta Fakhrudin meluruskan.

Kini proyek revitalisasi dan landscape di kelurahan di Kelurahan Sukomulyo ini,  resmi bertransformasi menjadi ruang publik kedua setelah Alun-alun,  yang memadukan aktivitas sosial, interaksi, hingga geliat ekonomi.

Daya tarik utama yang menjadi primadona warga adalah kehadiran air mancur tujuh warna yang dapat "menari" mengikuti irama. Tak hanya itu, penataan landscape yang asri membuat kawasan ini langsung dibanjiri pengunjung, terutama bagi mereka yang hobi berolahraga maupun sekadar berswafoto.

Salah satu pengunjung, Robi, mengaku sengaja memboyong istri dan kedua anaknya ke Kagama untuk melihat langsung air mancur yang tengah populer tersebut. Meski datang di pagi hari saat pendar cahaya lampu belum terlihat, ia tetap terkesan dengan dinamika air mancur tersebut.

"Istri dan anak jadi senang saya ajak ke sini. Walaupun warnanya tak terlihat karena pagi hari, tapi kami cukup senang melihat air mancurnya menari-nari. Ditambah bunga-bunganya juga enak dipandang mata," ujar Robi di lokasi, pada Minggu (12/04/2026) pagi. jir

Berita Terbaru

KPK Dalami Relasi dengan Maidi, Faizal Rachman: Saya Hanya Jawab yang Saya Tahu

KPK Dalami Relasi dengan Maidi, Faizal Rachman: Saya Hanya Jawab yang Saya Tahu

Senin, 13 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 13 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Faizal Rachman, pengusaha Event Organizer  yang diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku hanya dimintai keterangan t…

Merawat Harapan di Hari Kartini, Srikandi PLN Kembali Gelar Posyandu Disabilitas di Malang

Merawat Harapan di Hari Kartini, Srikandi PLN Kembali Gelar Posyandu Disabilitas di Malang

Senin, 13 Apr 2026 17:31 WIB

Senin, 13 Apr 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Malang — Dalam rangka menyambut Hari Kartini, Srikandi PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Malang berkolaborasi dengan Yayasan Bersama Anak Bangsa …

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandeng Lele melontarkan kritik keras terhadap kinerja pihak-pihak terkait, dalam penanganan dugaan…

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti program terbaru Presiden Prabowo Subianto terkait Sekolah Rakyat (SR), saat ini untuk progres pembangunan Sekolah…

Hari Pertama Penerapan WFH, Pemkot Surabaya Tegaskan Pantau ASN Lewat Aplikasi ‘Kantorku’

Hari Pertama Penerapan WFH, Pemkot Surabaya Tegaskan Pantau ASN Lewat Aplikasi ‘Kantorku’

Senin, 13 Apr 2026 15:22 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di hari pertama penerapan  work from home (WFH) pada Jumat (10/04/2026), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan tetap …

Satgas MBG Trenggalek Bakal Beri Sanksi Suspend, Jika SPPG Abaikan Standar Standar Kualitas

Satgas MBG Trenggalek Bakal Beri Sanksi Suspend, Jika SPPG Abaikan Standar Standar Kualitas

Senin, 13 Apr 2026 15:04 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Trenggalek dengan tegas menyatakan bahwa seluruh Satuan Pelayanan…