Viralnya Harga Plastik Ugal-ugalan, UMKM di Sentra Jajanan Lumajang Pilih Gunakan Daun Pisang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penjual jajanan pakai bungkus daun pisang di Lumajang, Jawa Timur imbas harga plastik melambung naik. SP/ LMJ
Penjual jajanan pakai bungkus daun pisang di Lumajang, Jawa Timur imbas harga plastik melambung naik. SP/ LMJ

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Maraknya harga plastik yang melonjak ugal-ugalan kian dirasakan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang saat ini jadi kelimpungan. Namun, berbeda dengan pedagang di Sentra Jajanan Tradisional Kelurahan Ditotrunan, Kecamatan Kota Lumajang, para pelaku UMKM disana memutar otak dengan menggunakan daun pisang sebagai pengganti plastik, agar usahanya tetap bertahan dan tentu ramah lingkungan.

Ternyata, para UMKM di sentra Kota Lumajang tersebut sudah sejak hampir tiga tahun terakhir telah beralih menggunakan bahan alami seperti daun pisang dan karton untuk membungkus makanan dagangan mereka.

"Hampir 3 tahun jualan, bungkusnya pakai daun seperti orang dulu. Saya pakai daun, tidak pakai plastik. Dengan kenaikan plastik, saya tidak terpengaruh," ujar Umi Badriah, salah satu penjual jajan tradisional di Lumajang, Selasa (14/04/2026).

Terpisah, hal serupa juga disampaikan Khusnul Khotimah, penjual terang bulan yang telah menggunakan karton sebagai kemasan selama lebih dari dua tahun. Menurutnya, penggunaan kemasan alami ini juga mendapat respons positif dari pengunjung. Selain dinilai ramah lingkungan, pembungkus dari daun pisang memberikan aroma khas pada makanan.

"Jualan terang bulan saya, jualan 2 tahun lebih, bungkusnya pakai karton. Dengan kenaikan plastik, gak terdampak. Pembungkus pakai daun aromanya harum, dan kembali ke zaman dulu serta ramah lingkungan," kata Pengunjung Emilia.

Perlu diketahui, Sentra Kuliner Tradisional "Dodolan Kampung" di Kelurahan Ditotrunan yang berdiri sejak Juli 2023 memang telah menerapkan penggunaan bahan ramah lingkungan sebagai kemasan. Para pedagang didorong menggunakan daun pisang dan karton sebagai pengganti plastik. lj-01/dsy

Berita Terbaru

Koperasi KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Toreh Prestasi Sebagai Predikat Koperasi Sehat

Koperasi KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Toreh Prestasi Sebagai Predikat Koperasi Sehat

Jumat, 17 Jul 2026 11:47 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 11:47 WIB

Koperasi KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Toreh Prestasi Sebagai Predikat Koperasi Sehat   SURABAYAPAGI.com, Sumenep Satu lagi Prestasi ditorehkan Koperasi …

Percepat Penuntasan Laporan Warga, Wali Kota Surabaya Instruksikan Jajaran OPD hingga Gencarkan Program ASRI

Percepat Penuntasan Laporan Warga, Wali Kota Surabaya Instruksikan Jajaran OPD hingga Gencarkan Program ASRI

Jumat, 17 Jul 2026 11:29 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 11:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mempercepat penuntasan laporan warga, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menginstruksikan kepada jajaran organisasi…

Verval Reklamasi, DLH Jatim Temukan Tambang Ijin Habis Masih Beroperasi di Ponorogo

Verval Reklamasi, DLH Jatim Temukan Tambang Ijin Habis Masih Beroperasi di Ponorogo

Jumat, 17 Jul 2026 11:11 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 11:11 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur bersama DLH Kabupaten Ponorogo menggelar verifikasi lapangan terkait kewajiban r…

Lewat Alat ‘Tax Mapper’, Pemkab Situbondo Optimalkan Penarikan Pajak Restoran dan Hotel

Lewat Alat ‘Tax Mapper’, Pemkab Situbondo Optimalkan Penarikan Pajak Restoran dan Hotel

Jumat, 17 Jul 2026 11:06 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 11:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai langkah strategis untuk meningkatkan pendapatan asli daerah atau PAD, Pemerintah Situbondo, tengah memaksimalkan…

Optimalkan Peran Paralegal, Pemkot Mojokerto Gandeng Kejaksaan Gelar Sosialisasi Penyuluhan Hukum 

Optimalkan Peran Paralegal, Pemkot Mojokerto Gandeng Kejaksaan Gelar Sosialisasi Penyuluhan Hukum 

Jumat, 17 Jul 2026 10:53 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 10:53 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto berkolaborasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Mojokerto menyelenggarakan sosialisasi penyuluhan…

Terjebak Kebakaran Lahan Tebu di Blitar, Nenek 63 Tahun Meninggal Dunia

Terjebak Kebakaran Lahan Tebu di Blitar, Nenek 63 Tahun Meninggal Dunia

Jumat, 17 Jul 2026 10:11 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 10:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Kobaran api yang membakar tanaman tebu di lahan garapan Perum Perhutani Puthuk Anom, RPH Ngrejo di Desa Tumpakepuh, Kec. Bakung, K…