Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi siswa di Jember yang rela berangkat dan pulang sekolah menggunakan rakit imbas jembatan penghubung putus. SP/ JBR
Kondisi siswa di Jember yang rela berangkat dan pulang sekolah menggunakan rakit imbas jembatan penghubung putus. SP/ JBR

i

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit menjadi sorotan publik pasca jembatan gantung penghubung Dusun Darungan, Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi ke Desa Ajung/Kecamatan Ajung yang putus akibat banjir belum diperbaiki. 

"Jembatan itu putus lagi akibat banjir bandang yang terjadi pada tanggal 12 Februari 2026 lalu. Sebenarnya sudah beberapa kali diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat sebelum pada akhirnya jembatan itu putus lagi," ujar Mulyadi, Ketua RW 08 Dusun Darungan, Selasa (14/04/2026)

Lanjutnya, akibat putusnya jembatan penghubung tersebut, banyak aktivitas masyarakat terganggu. Terutama para pelajar yang harus belajar ke sekolah. Bahkan, pelajar yang setiap harinya harus diseberangkan dari Desa Jubung ke Desa Ajung sekitar enam pelajar. Sementara untuk orang dewasa-orang tua, sebanyak 20 orang yang harus diseberangkan.

"Dampaknya, aktivitas warga terganggu. Khususnya anak-anak sekolah, mereka harus naik rakit. Setiap hari, ada lima anak SD, satu anak TK dan 20 orang dewasa yang menyeberangi sungai menggunakan rakit," imbuh Mulyadi.

Bahkan yang lebih parahnya, sebagian masyarakat lainnya yang hendak menuju Desa Ajung, jika menggunakan kendaraan bermotor harus memutar sekitar 10 kilometer. Sehingga bisa memakan waktu lebih lama.

"Yang gak nyeberang pake rakit, itu memutar. Sekitar 10 kilometer," tandasnya.

Sehingga, pihaknya berharap jembatan bisa dibangun kembali secara permanen. Sehingga aktivitas masyarakat bisa kembali seperti biasanya. "Karena memang jembatan tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak sekolah," harapnya. jr-03/dsy

Berita Terbaru

Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Raih Mandaya Award sebagai Pesantren Mandiri dari Kemenko PM

Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Raih Mandaya Award sebagai Pesantren Mandiri dari Kemenko PM

Selasa, 27 Okt 2026 15:44 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pondok Pesantren Sunan Drajat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, meraih apresiasi Mandaya Awards 2026, atas kiprahnya dalam…

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo menekankan pentingnya transparansi, ketertiban administrasi…

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Menjelang prakiraan cuaca yang harusnya memasuki musim penghujan, namun di Kota Probolinggo justru diprediksi mundur. Hujan…

Intens Fasilitasi Pelatihan, Jurus Ning ita Perkuat Kemandirian Penyandang Disabilitas

Intens Fasilitasi Pelatihan, Jurus Ning ita Perkuat Kemandirian Penyandang Disabilitas

Selasa, 27 Okt 2026 15:05 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Puluhan penyandang distabilitas atau difabel Kota Mojokerto mengikuti pelatihan olahan menu kafe di Gedung PLUT, Kota Mojokerto,…

Ayo Nonton Wayang Kulit di Depan Gedung DPRD Jatim, Lakon Wahyu Jitabsara

Ayo Nonton Wayang Kulit di Depan Gedung DPRD Jatim, Lakon Wahyu Jitabsara

Selasa, 27 Okt 2026 14:53 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelestarian budaya tradisional terus dilakukan DPRD Jawa Timur melalui Pagelaran Wayang Kulit DPRD Jatim 2026 gratis dalam…

Cegah Penularan TBC, Dinkes Kota Batu Perkuat TPT Bagi Masyarakat Kontak Erat

Cegah Penularan TBC, Dinkes Kota Batu Perkuat TPT Bagi Masyarakat Kontak Erat

Selasa, 27 Okt 2026 14:44 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 14:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai upaya menekan risiko penularan, mengingat kontak erat memiliki kemungkinan lebih tinggi terpapar bakteri Tuberkulosis (TBC),…