SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Melihat potensi daerah di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur yang begitu banyak dan menjanjikan, oleh karenanya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat berupaya meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal, dengan memfasilitasi pelatihan keterampilan hingga pendampingan pemasaran berbasis digital yang disiapkan agar pelaku usaha bisa menembus pasar lebih luas.
Disatu sisi, adanya pendampingan digitalisasi tersebut difokuskan agar warga tidak berhenti mahir diproduksi saja, namun juga mampu menjual produknya secara efektif di era digital. Sehingga, potensi SDM lokal harus dioptimalkan lewat pelatihan yang sesuai kebutuhan lapangan. Seperti keterampilan menjahit hingga berbagai kemampuan berwirausaha.
"Kalau ada warga kita yang dibutuhkan, ibaratnya orang menjahit, ya kita harus akomodir. Kita adakan pelatihan, kita adakan pendampingan," jelas Bupati Sidoarjo Subandi, Minggu (19/04/2026).
Selain itu, pihaknya juga menyoroti pentingnya kemampuan pemasaran digital. Subandi menilai, penguasaan media sosial hingga strategi penjualan di era digital menjadi faktor penting keberhasilan usaha saat ini. Menurutnya, tidak semua pelaku usaha siap beradaptasi dengan sistem digital. Karena itu, pendampingan menjadi krusial, terutama bagi para pelaku usaha maupun UMKM.
"Kita harus lakukan pendampingan terkait sistem manajemen orang berjualan. Marketing business kita sekarang kan digitalisasi. Kita ada pendampingan gimana cara kita bermedsos, gimana kita jual melalui medsos. Nah ini kan belum tentu semuanya orang bisa," jelasnya.
Dengan intervensi ini, Pemkab Sidoarjo menargetkan pelaku usaha mampu menguasai dua aspek sekaligus yakni produksi dan pemasaran. Dan untuk mempercepat hal ini, Pemkab Sidoarjo juga menggandeng perguruan tinggi dalam pendampingan digitalisasi. "Kita juga kerjasama dengan kampus-kampus, terutama untuk UMKM yang ada di Kabupaten Sidoarjo," pungkasnya. sd-01/dsy
Editor : Redaksi